Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Shopee Live yang Menyebalkan Akhir-akhir Ini

Rasanya dalam 2 bulan terakhir ini, aplikasi Shopee mendadak berubah konsep. Awalnya saat kita buka akan diarahkan ke halaman belanja, namun sekarang langsung diarahkan pada siaran langsung para penjual. Sangat menyebalkan menurut kami, apakah kamu merasakan hal yang sama?

Sebagai pengguna pada umumnya, tentu ini sangat menyebalkan buat kami. Karena terkadang saat sedang beraktivitas di luar ruangan, saat membuka aplikasi, suara host yang sedang siaran terdengar.

Apalagi kami lupa suara di hape kami masih sangat kencang dan tidak memakai pendengar telinga atau headset. Yang membuat tambah tidak nyaman adalah orang-orang sekitar mendadak memperhatikan kami.

Strategi

Kami tidak membenci para host yang sedang siaran. Kami hanya tidak menyukai konsep aplikasinya yang langsung tertuju pada ruang siarang saja.

Memang ini adalah strategi baru yang sedang diterapkan. Kami jadi ingat saat pernah menulis tren shopee tahun 2024 pada bulan September kemarin.

Shopee mendorong para pembuat konten, khususnya para afiliator untuk terus membuat video. Ya, itu menarik untuk kembali dibaca jika kamu tertarik, link-nya ada di bawah nanti.

Sekarang tren itu berubah. Shopee rupanya lebih mendorong live streaming ketimbang video, meski video masih tetap ada.

Apakah kamu juga melihatnya? Namun pengguna seperti kami hanya bisa pasrah. Mau menyebalkan seperti apapun, itu bukan ranah kami agar bisa mengubah sistem.

Dorongan live streaming lagian juga lebih mendorong para pelaku bisnis, ada sisi positif kami rasa. Apakah kamu pelaku bisnis di Shopee, manfaatkan peluang tersebut.

Solusi

Tentu, kami tidak ingin menyerah begitu saja. Salah satu menyingkirkan hal yang menyebalkan adalah membuka Shopee lewat web di komputer. Yah, di sana benar-benar sempurna.

Karena murni hanya sebuah website, tanpa adanya aktivitas seperti live streaming maupun video-video yang berjejalan. 

...

Perubahan tren begitu cepat terjadi di Shopee, entah itu mengubah cara pengguna berbelanja atau mencari keuntungan lain yang lebih berguna.

Perubahan ini juga memberi dampak pada pebisnis di aplikasi, karena mereka terus dipromosikan oleh Shopee saat sedang siaran langsung. Tinggal bagaimana para host dan pemilik bisnis dapat memanfaatkan peluangnya. Khususnya sisi kreatifitas. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?