Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Review Event] Roadshow OPPO Reno Zoom Indonesia 10x Wonderful Journey di Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Semarang jadi salah Kota yang disinggahi dalam rangka rangkaian aktivitas kampanye OPPO Reno 10x Zoom yang dilaksanakan di Plaza Simpang Lima, Sabtu siang (20/7/2019). Selain OPPO fans yang hadir, beberapa bloger (termasuk kami) pun turut meramaikan.
Akhirnya kami dapat berkenalan dengan OPPO Reno yang sudah dirilis sejak bulan Juni 2019. Perangkat yang menyasar kelas atas ini memang tidak banyak dibawa saat perkenalannya yang dibalut workshop ini
Karena terbatas, terpaksa harus bergantian dengan peserta yang datang. Tapi tunggu dulu, halaman ini ingin kami fokuskan pada acara yang berlangsung. Soal perangkatnya, kami akan bahas berikutnya.
Tempat yang tidak optimal
Kami mengerti bahwa tempat yang digunakan diharapkan mengambil keuntungan seperti keramaian dan jadi lebih menarik. Namun bagi kami, OPPO Store Citraland Semarang yang dipakai sebagai lokasi acara, menurut kami tidak optimal.
Sebagai bloger, kami punya sedikit pengalaman yang berhubungan dengan kampanye promosi seperti yang dilakukan OPPO. Bagaimana pentingnya suasana untuk peserta, terutama bloger, agar mendapatkan informasi yang lebih banyak dan maksimal.
Dan kali ini, kami anggap sebagai pengalaman baru dan sedikit banyak dapat dimengerti oleh pihak OPPO bahwa kami tetap akan tertarik dengan kampanye yang kembali dilakukan di masa depan.
Persentasi
Mas Nakula dan mbak Cristin
Acara dimulai dengan persentasi tentang OPPO Reno 10x Zoom oleh trainer Indonesia, ada Cristin dan Nakula. Sedangkan yang mewakili Semarang dan Jawa Tengah, ada Alfa yang juga menjabat sebagai trainer.
Ada 3 kelebihan yang ditampilkan layar televisi tentang OPPO Reno 10x Zoom, seperti kamera, penampilan dan pengalaman. Saat dipraktekkan mengenai kamera yang mengusung konsep pop up, kami jadi ingat OPPO F11 Pro. Bedanya dari sisi tampilan, OPPO Reno 10x Zoom lebih menarik dari F11 Pro.
Workshop
Setelah sesi pengenalan lewat persentasi usai, kami diberikan materi tentang fotografi oleh Ardi (@fotokonser), seorang Photografer Expert.
Mas Ardi, belajar fotografi secara otodidak
Tipsnya kurang lebih sama dari beberapa kali acara yang kami ikuti. Namun yang paling berharga adalah bagaimana pengalaman Photografer Expert yang berbicara.
Beliau sangat berpengalaman dalam suasana konser seperti musik. Beberapa rekan bloger tertarik untuk bertanya soal pengambilan foto karena itu.
Mencoba OPPO Reno 10x Zoom
Sesi yang paling ditunggu akhirnya tiba. Percuma dong, hanya mendengarkan pengalaman mas Ardi yang menggunakan OPPO Reno 10x Zoom tanpa dicoba langsung.
Meski sesi ini paling menyenangkan, tapi tetap saja kurang menurut kami. Maklum, perangkat yang ditampilkan saat acara sangat terbatas.
Mau tidak mau, kami harus bergantian. Apesnya, pengalaman kami juga tidak maksimal karena harus menunggu yang lain puas memegang perangkatnya.
Lomba menulis (blog)
Selain memaksimalkan kampanye promosi lewat kegiatan seperti ini, pihak OPPO juga mengkampanyekan lomba kepenulisan atau blog dari acara yang berlangsung.
Salah satu syaratnya bila kami baca pada ketentuan umum, yang dapat mengikuti atau peserta lomba adalah media atau bloger aktif yang hadir pada acara workshop OPPO Reno 10x Zoom-Indonesia.
Entah apakah ini tetap boleh bagi yang tidak hadir, mengingat beberapa rekan bloger yang namanya sudah masuk dalam daftar hadir tidak jadi datang. Menyayangkan sebenarnya, tapi itu adalah pilihan.
Semua peserta
...
Kegiatan kampanye OPPO ini akan datang ke kota-kota lainnya. Mengutip situs selular.id (21/7), lebih dari 15 kota akan disambangi selama bulan Juli. Semarang adalah salah satunya.
Dengan acara seperti ini, saat mencoba perangkat (meski tak membeli) lebih nyaman ketimbang harus datang ke pameran handphone. Dari sisi konten, Smartphone selalu menarik untuk dibawa ke blog.
Oh ya, tidak adanya rilis yang dapat menambah informasi untuk acara ini atau perangkat OPPO Reno 10x Zoom ini sangat disayangkan. Kami pikir dalam goodi bag ada rilis, ternyata info lomba menulis.
Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2016, kota Semarang identik dengan acara 'dugderan'. Acara ini menurut saya dibagi dalam 3 bentuk event seperti pasar dugderan, karnaval budaya dan karnaval anak-anak - remaja. Lalu, bagaimana dengan timeline? Yang dibahas di halaman ini adalah 'karnaval budaya Dugderan' yang berlangsung di Balaikota. Kemudian karnaval ini berjalan menuju Masjid Agung Semarang dan berhenti di Masjid Agung Jawa Tengah. Memantau hashtag #Dugderan2016 Acara karnaval budaya dugderan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2016 di Balaikota mulai siang hari. Tahun ini, saya memutuskan tidak mengikuti acara seperti tahun-tahun sebelumnya dengan datang secara langsung. Saya mengikuti perkembangan acara lewat timeline dengan hashtag. Salah satu akun yang menginfokan perkembangan acara di sana adalah akun @VisitJawaTengah seperti berikut ini. Semangat Siang. Yuk, bersiap dengan kemeriahan #Dugderan2016 ? Nantikan #LiveTweet nya dari Balaikota S...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Kehadiran Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi dengan Padangju di Jalan Jolotundo sejak akhir Juni kemarin jelas bukan sekadar menambah daftar tempat nongkrong baru. Bagi kami yang gemar mengamati dinamika urban dan bisnis kuliner lokal di Kota Semarang, ekspansi brand besar dari Semarang Atas ini menjadi pemantik peta persaingan baru yang semakin sengit di kawasan sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Jolotundo beberapa tahun terakhir memang sedang seksi-seksinya bersolek menjadi hub kuliner baru. Sebelum Parjo datang membawa hiruk-pikuk meja biliar dan operasional 24 jamnya, koridor jalan ini sudah lebih dulu dihidupkan oleh beberapa kedai kopi lokal. Dua di antaranya yang cukup mencolok dan sempat kami ulas adalah Kopi Maju 57 dan Bale Kompi —kedai kopi baru yang baru saja kami tulis pada bulan Mei 2025 lalu. Pertanyaannya, bagaimana kehadiran raksasa baru dari Tembalang ini memengaruhi ekosistem tempat ngopi yang sudah mapan di sekitarnya? Guncangan Efek FOMO Jangk...
Smartphone merek asal Tiongkok ini sebenarnya tidak pernah masuk dalam rencana kami saat berniat memiliki ponsel 5G pertama. Namun karena satu dan lain hal, kami akhirnya tergoda untuk melakukan sedikit "perjudian." Apa yang sebenarnya membuat kami mendadak tertarik dengan itel P55 5G ini? Cerita bermula saat keberuntungan kami mendadak luntur di pertengahan tahun. Smartphone utama yang kami gunakan sehari-hari performa baterainya drop total. Bahkan, saking parahnya, bagian layarnya sampai terangkat (melendung). Padahal semenjak mempensiunkan ASUS Zenfone 5, kami sangat mengandalkan perangkat ini—yang kebetulan didapat dari kebaikan rekan-rekan komunitas bola kami (istilahnya, kami dipinjamkan perangkat untuk operasional). Karena perangkat yang kami gunakan, termasuk tablet, bukanlah barang baru, masalah umur memang tidak bisa bohong. Sadar bahwa menunggu perangkat ini benar-benar mati total akan memicu masalah besar bagi produktivitas blog, kami memutuskan untuk mempercepat ...
Bagi sebagian besar orang, laptop tipis dan ringan sering kali diidentikkan dengan barang ringkih yang harus diperlakukan super hati-hati. Tapi, pemandangan berbeda justru tersaji di acara ASUS Media Gathering Semarang kemarin. Pihak ASUS Indonesia langsung mematahkan stigma tersebut lewat sebuah eksperimen ekstrem yang sukses membuat para blogger dan jurnalis di ruangan menahan napas. Targetnya adalah ASUS ExpertBook Ultra , sebuah laptop bisnis premium yang tebalnya cuma sekitar 1 sentimeter dengan bobot di bawah 1 kilogram. Di atas meja, laptop dalam kondisi tertutup ini mulai ditumpuk lempengan besi barbel. Tidak main-main, angkanya merangkak naik dari 10 kg, 30 kg, 50 kg, hingga menyentuh angka 100 kilogram! Ruangan sempat riuh, bahkan ada celetukan miris karena khawatir bodi laptopnya akan langsung melengkung atau layarnya retak menjadi serpihan. Namun, momen magis terjadi saat barbel diturunkan satu per satu dan laptop perlahan dibuka. Clack! Layar laptop langsung menyala nor...
Comments
Post a Comment