Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Film Bukan Cinta Malaikat Hanya Bertahan Kurang dari 3 Hari di Bioskop Semarang


Film Bukan Cinta Malaikat rilis pada tanggal 13 Juli 2017 di seluruh bioskop tanah air, termasuk Semarang. Tapi sayang, film yang membawa Donita dan Fachri Albar ini tidak dapat bertahan lebih sepekan di bioskop Semarang. Bahkan sebelum hari minggu.

Membawa durasi sekitar 96 menit, film produksi Ganesa Perkasa Films ini tayang bersamaan film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Nasib beruntung lebih menaungi film Filosofi 2 sepertinya yang hingga tulisan ini dibuat, film ini masih bertahan di Semarang.

Hanya mendapat 2 bioskop di Semarang

Ini sebuah catatan berharga bagi kami yang tengah tahun ini, kota Semarang sudah memiliki 6 bioskop (3 bioskop baru yang baru buka). Kami pikir hadirnya banyak bioskop bisa memanjakan film-film tanah air untuk mendapatkan waktu lebih lama untuk tetap bertahan, setidaknya sepekan.

Sayang, film Bukan Cinta Malaikat setelah Semarang memiliki 6 bioskop merupakan film pertama yang harus merasakan turun lebih awal. Dan bahkan belum segenap sepekan.

Dari awal rilis di Semarang, film yang bercerita tentang Reyhan (Fachri Albar), seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah ini hanya mendapatkan 2 bioskop, yaitu DP Mall XXI dan Transmart Setiabudi XXI. 

Dan melihat jam tayangnya tidak banyak, dan mulai berkurang di hari berikutnya (jumat), ini menandakan minat terhadap film ini memang sangat kurang. Ini tentu bukan kabar baik buat produser film.


Gambar cover by : riyardiarisman.com
....

Meski kami tidak dapat menonton film Indonesia di bioskop lagi, kami harap film Indonesia yang baru rilis dapat bertahan, setidaknya selama 1 minggu. Berlimpahnya bioskop di kota Semarang setidaknya dapat dimanfaatkan betul oleh pemilik film, meski kami pikir itu sulit bila bicara sisi bisnis dan penonton.

Semoga harapan dan saran kami lewat postingan ini bisa bermanfaat. Tetap maju perfilman tanah air.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Agenda Jateng Fair 2018

[Review] Mencoba Perawatan di Klinik Estetika Semarang

Fitur Pro TikTok, Pengguna Bisa Tingkatkan Kualitas Konten

[Review] Kereta Ambarawa Ekspres : Semarang - Surabaya dan Sebaliknya

🚲 Mengayuh Pedal ke Pasar Ambyar Nusantara di Hotel Horison Nindya Semarang