Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Film Bukan Cinta Malaikat Hanya Bertahan Kurang dari 3 Hari di Bioskop Semarang


Film Bukan Cinta Malaikat rilis pada tanggal 13 Juli 2017 di seluruh bioskop tanah air, termasuk Semarang. Tapi sayang, film yang membawa Donita dan Fachri Albar ini tidak dapat bertahan lebih sepekan di bioskop Semarang. Bahkan sebelum hari minggu.

Membawa durasi sekitar 96 menit, film produksi Ganesa Perkasa Films ini tayang bersamaan film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Nasib beruntung lebih menaungi film Filosofi 2 sepertinya yang hingga tulisan ini dibuat, film ini masih bertahan di Semarang.

Hanya mendapat 2 bioskop di Semarang

Ini sebuah catatan berharga bagi kami yang tengah tahun ini, kota Semarang sudah memiliki 6 bioskop (3 bioskop baru yang baru buka). Kami pikir hadirnya banyak bioskop bisa memanjakan film-film tanah air untuk mendapatkan waktu lebih lama untuk tetap bertahan, setidaknya sepekan.

Sayang, film Bukan Cinta Malaikat setelah Semarang memiliki 6 bioskop merupakan film pertama yang harus merasakan turun lebih awal. Dan bahkan belum segenap sepekan.

Dari awal rilis di Semarang, film yang bercerita tentang Reyhan (Fachri Albar), seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah ini hanya mendapatkan 2 bioskop, yaitu DP Mall XXI dan Transmart Setiabudi XXI. 

Dan melihat jam tayangnya tidak banyak, dan mulai berkurang di hari berikutnya (jumat), ini menandakan minat terhadap film ini memang sangat kurang. Ini tentu bukan kabar baik buat produser film.


Gambar cover by : riyardiarisman.com
....

Meski kami tidak dapat menonton film Indonesia di bioskop lagi, kami harap film Indonesia yang baru rilis dapat bertahan, setidaknya selama 1 minggu. Berlimpahnya bioskop di kota Semarang setidaknya dapat dimanfaatkan betul oleh pemilik film, meski kami pikir itu sulit bila bicara sisi bisnis dan penonton.

Semoga harapan dan saran kami lewat postingan ini bisa bermanfaat. Tetap maju perfilman tanah air.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Mengunjungi Oemah Herborist Beauty Factory Outlet Semarang

🌐 Sama-Sama dari Google, Apa Bedanya Mode AI di Pencarian dan Aplikasi Gemini?

🏟️ Menjajal Rumput Sintetis Standar FIFA di Stadion Citarum Semarang: Sebuah Catatan Komparatif

📱 Realitas Pahit Merawat Hape Super Jadul: Ketika iPhone 5S Akhirnya Harus Pensiun

🚌 Menatap Masa Depan Trans Semarang Melalui Diskusi Publik Angkot #12