Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Film Bukan Cinta Malaikat Hanya Bertahan Kurang dari 3 Hari di Bioskop Semarang


Film Bukan Cinta Malaikat rilis pada tanggal 13 Juli 2017 di seluruh bioskop tanah air, termasuk Semarang. Tapi sayang, film yang membawa Donita dan Fachri Albar ini tidak dapat bertahan lebih sepekan di bioskop Semarang. Bahkan sebelum hari minggu.

Membawa durasi sekitar 96 menit, film produksi Ganesa Perkasa Films ini tayang bersamaan film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Nasib beruntung lebih menaungi film Filosofi 2 sepertinya yang hingga tulisan ini dibuat, film ini masih bertahan di Semarang.

Hanya mendapat 2 bioskop di Semarang

Ini sebuah catatan berharga bagi kami yang tengah tahun ini, kota Semarang sudah memiliki 6 bioskop (3 bioskop baru yang baru buka). Kami pikir hadirnya banyak bioskop bisa memanjakan film-film tanah air untuk mendapatkan waktu lebih lama untuk tetap bertahan, setidaknya sepekan.

Sayang, film Bukan Cinta Malaikat setelah Semarang memiliki 6 bioskop merupakan film pertama yang harus merasakan turun lebih awal. Dan bahkan belum segenap sepekan.

Dari awal rilis di Semarang, film yang bercerita tentang Reyhan (Fachri Albar), seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah ini hanya mendapatkan 2 bioskop, yaitu DP Mall XXI dan Transmart Setiabudi XXI. 

Dan melihat jam tayangnya tidak banyak, dan mulai berkurang di hari berikutnya (jumat), ini menandakan minat terhadap film ini memang sangat kurang. Ini tentu bukan kabar baik buat produser film.


Gambar cover by : riyardiarisman.com
....

Meski kami tidak dapat menonton film Indonesia di bioskop lagi, kami harap film Indonesia yang baru rilis dapat bertahan, setidaknya selama 1 minggu. Berlimpahnya bioskop di kota Semarang setidaknya dapat dimanfaatkan betul oleh pemilik film, meski kami pikir itu sulit bila bicara sisi bisnis dan penonton.

Semoga harapan dan saran kami lewat postingan ini bisa bermanfaat. Tetap maju perfilman tanah air.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📩 Balas DM Threads di Komputer, Apakah Bisa? Pengalaman Kami Menggunakan Chromebook

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

💻 Masa Depan Chromebook di 2026: Mengintip ASUS Chromebook CM32 Detachable (CM3206)

📶 Koneksi Smartfren Lagi Kurang Stabil di Wilayah Kami, Ada Apa Ya?

🚴 Car Free Day Simpang Lima Semarang Kembali Berdenyut: Persentase Keramaian Masih di Bawah 40 Persen?