Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Melihat Strategi Media Kemenpar Untuk Promosikan Pariwisata Indonesia di Vietnam


Kementerian Pariwisata Indonesia atau Kemenpar akan mengadakan acara Festival Wonderful Indonesia di Vietnam, 25-26 Juni 2016. Apa yang menarik dari berita ini? 

Adalah strategi yang digunakan lewat media dan keterlibatan blogger Vietnam di sana. Tentu, blogger yang dipilih pasti yang punya nama. Dan lagi-lagi melibatkan hal seperti ini sudah menjadi bagian promosi di era sekarang.

Seperti apa strategi yang digunakan

Mengutip situs jpnn.com (10/6), I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata menerangkan kepada awak media 

"Kalau bicara strategi media, ada empat channel yang kami pakai. Paid Media atau media berbayar, Own Media atau media yang kita miliki sendiri, Social Media atau media sosial, dan Endorser Media atau menggunakan orang perpengaruh untuk mempromosikan destinasi kita."


Bila ditulis ulang, maka berikut 4 strategi media yang digunakan Kemenpar 
  1. Paid Media atau Media Berbayar
  2. Own Media 
  3. media sosial
  4. Endorser Media
Tidak ketinggalan adalah pemanfaatan fans page facebook sebagai alat promosi. Beberapa web news dari Vietnam yang termasuk kategori populer pun digandeng juga. Dan terakhir 2 nama top blogger Vietnam yakni Hang Dienh dan Rosie Nguyen. 

Hingga postingan ini dibuat, saya belum mendapatkan informasi kedua blogger ini lewat mesin pencari. Masih agak susah mendapatkannya karena namanya lumayan banyak tanda bacanya.


Apa yang bisa dipetik

Strategi ini tentu bukan sekedar asal buat. Menurut data internetworldstats 2016 menyebutkan Vietnam masuk ke dalam top 15 pengguna internet terbanyak di dunia. Dari populasi sebesar 94,3 juta, 47,3 juta di antaranya adalah pengguna internet yang aktif berselancar di dunia maya. 

Semua tentu berhubungan dengan data statistik. Ini bisa menjadi contoh buat siapa saja seperti perusahaan atau UMKM mempromosikan produk/jasa mereka (lihat 4 strategi media di atas).

Hadirnya blogger di sana juga yang menjadi bagian strategi bersama media sosial, tentu sangat menarik. Mengapa blogger selalu terlibat, dan bahkan Kemenpar sekalipun, menjadi penting untuk diketahui sepak terjang blogger saat ini. Ayo manfaatkan blogger di sekitar Anda untuk berpromosi.

...

Sudah banyak informasi yang berhubungan seperti ini. Namun masih sedikit pemahaman cara menggaet blogger sebagai media promosi yang termasuk dalam kategori Endorser Media.

Betapa pentingnya peran blogger tentu bukan soal bagaimana mereka dibayar. Tapi bagaimana mengikuti tren yang ada dalam hal promosi. 

Original post klik di sini.
Sebagian sumber gambar : google image

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap
   

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali