Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Bus Wisata Semarang Sekarang Bisa Diajak Muter-muter Malam Hari

Akhirnya kami bisa update lagi tentang Bus Wisata Kota Semarang yang bernama Si Denok dan Si Kenang usai terakhir kali kami posting di blog pada tahun 2017. Wow, sudah hampir 8 tahun. Lalu, apa kabar terbarunya?

Bagi yang baru tahu, mungkin info ini bisa dimanfaatkan untuk mencobanya. Apalagi jadwalnya bukan hanya bisa diikuti malam hari, tapi dari pagi dan siang. Lumayan dapat mengeksplore Kota Semarang dari bus dan juga, ini gratis. 😊

Trip malam

Kabar ini disampaikan langsung oleh Dishub Kota Semarang lewat akun Instagram-nya yang beralamat @dishubkotasmg pada 1 Februari 2025. Cek di bawah ini.

Untuk mengaksesnya, kamu bisa melakukan pemesanan online dengan mengakses web buswisata.dishub.semarangkota.go.id atau bisa juga ke Instagram @buswisata_kotasemarang.

Saat kami cek web bus wisata, entah kenapa jadwal malam harinya tidak terlihat. Yang ada hanya 3 jadwal

  • 08.00
  • 11.00
  • 15.00

Namun saat kami telusuri lagi, kami ketemu website kompas yang dipublish tanggal 2 Februari 2025 jika trip malam sementara hanya ada di hari Sabtu dan Minggu. Terutama yang datang sendiri atau umum. Padahal di Instagram Dishub disebutkan setiap hari. Jadi bingung kalau gini.

Ternyata untuk trip malam tidak bisa pesan online. Kita diharuskan datang ke loket langsung yang berada di Museum Ranggawarsita. Loket buka dari jam 07.00 wib.

Yah, kalau gitu agendanya bisa malam mingguan romantis di dalam bus nih ceritanya. Karena satu tiket dapat 2 orang, jangan lupa ajak teman. Oh ya, syarat mendapatkan tiket adalah dengan kartu identitas diri semacam KTP.

Rute bus wisata 

Nah, ini rute yang akan menemanin kamu berkeliling Kota Semarang. Ada 2 rute yang dibagiin dari web kompas, yaitu :

  • Rute 1 : Museum Ronggowarsito – Jl.Jendral Sudirman – Jl. Sugiyopranoto – Jl. Imam Bonjol – JLPemuda – Jl Pandanaran- Simpang 5 – Jl. Pandanaran – Dr. Sutomo (Transit Kampung Pelangi 15 / 20 Menit)- Kaligarang- Simongan- Pamularsih – Museum Ronggowarsito 
  • Rute 2 : Museum Ronggowarsito – Jl. Jend Sudirman – Sugiyopranoto – Jl.Pandanaran- Simpang 5- Jl.Gajah Mada- Pemuda – Dr. Sutomo (Transit Kampung Pelangi 15 / 20 Menit ) – Kaligarang- Simongan- Pamularsih – Museum Ronggowarsito

Oh sekarang namanya ada 3 selain Si Denok dan Si Kenang, yaitu Si Kuncung. Kami baru tahu, duh saking jarang update. Gambar yang kami pakai ini adalah Si Kuncung yang dipotret pada tahun 2023. Kami ternyata punya gambarnya setelah scroll-scroll galeri foto di hape.

Jadi pengen coba lagi naik bus wisata Semarang ini. Informasinya masih kurang sreg. Kapan ya bisa nyobain? Ntar kami cari waktu yang tepat dulu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali