Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Serunya Naik Bus Wisata 'Yuk Muter-muter Semarang'
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Satu lagi kampanye pemerintah kota Semarang dalam bidang wisata untuk menarik kunjungan wisatawan dengan menghadirkan bus wisata yang resmi dilaunching awal Oktober 2017. Sudah mencobanya?
Sepekan setelah resmi beroperasi, animo masyarakat sangat luar biasa untuk mencoba naik bus yang berkapasistas 70 penumpang ini. Bahkan ada yang tidak kebagian jatah tempat duduk, meski sudah datang jauh-jauh.
Kami sendiri beruntung, bisa menaiki secara langsung dan ikut muter-muter Semarang dengan bus yang memiliki jadwal tiap senin harus libur. Sisanya, bus ini terus melayani calon penumpang yang tiap akhir pekan bertambah 1 jadwal dari 3 jadwal yang diberikan hari biasa. Selengkapnya tentang jadwal bus wisata ini bisa dilihat di sini.
Naik bareng duta wisata Semarang
Minggu siang (8/10), kami tidak perlu ribet mengurusi antrian pemesanan yang dilakukan pagi biasanya untuk bisa naik bus. Kami hanya perlu datang setelah sebelumnya diajak oleh salah satu anggota HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) kota Semarang.
Spesialnya, naik bus wisata kali ini yang dimulai dari Mandala Bhakti, kami naik bareng duta wisata seperti Denok Kenang, Duta Museum Jawa Tengah, Saka pariwisata kota Semarang, Pokdarwis Karangsawo Bongsari dan Bala Museum, serta Duta Kota Lama (KoLa).
Menjadi pemandu City Tour itu tidak mudah
Selama perjalanan, para duta wisata ini ditantang untuk menampilkan kemampuan mereka saat menjadi pemandu city tour. Pengetahuan mereka tentang Semarang memang tidak perlu diragukan, namun dengan langsung mencoba di dalam bus, apakah mereka bisa dikatakan mampu?
Melihat para duta wisata ini menjadi pemandu, banyak hal seru yang terjadi di dalam bus. Suara penumpang atas yang kebanyakan berasal dari Denok Kenang semacam memberi semangat kepada perwakilannya. Berikut video singkat tentang duta wisata yang menjadi pemandu city tour di dalam bus.
Ada 5 orang yang mewakili tiap duta wisata. Dengan jarak tertentu, mereka saling bergantian berbicara kepada para penumpang yang diilustrasikan sebagai wisatawan maupun masyarakat yang naik bus wisata.
PHI kota Semarang yang menjadi tuan rumah yang juga didukung dinas Pariwisata kota Semarang diakhir kompetisi para duta wisata memberikan penilaian dan koreksi serta reward kepada peserta. Tidak mudah memang menjadi pemandu city tour rupanya. Jam terbang merupakan kunci bagaimana pemandu wisata nantinya bisa terus berkembang.
Berhenti di Kota Lama dan Kampung Pelangi
Bila kamu membaca sekilas tentang bus wisata Semarang ini di sini, kamu pasti sudah tahu jika bus akan berhenti selama 15 menit di dua kawasan wisata.
Di Kota Lama, perberhentian pertama, kami turun dan menyaksikan Duta Kota Lama memberikan informasi terkait Kota lama kepada penumpang bus, seperti gambar berikut ini.
Perwakilan Duta KoLa selain mempromosikan tentang mereka, juga mengenalkan Kota Lama kepada peserta
Berhenti sejenak selama 15 menit dan mari menikmatinya
Kami tidak tahu, apakah kamu nanti bila naik bus wisata akan mendapatkan informasi seperti yang disampaikan pemandu wisata dari Kota Lama ini.
Sedangkan di Kampung Pelangi, kami hanya berhenti sejenak tanpa konsep seperti yang dilakukan di Kota Lama seperti sebelumnya.
Foto bareng
Perjalanan akhirnya kembali ke kawasan Mandala Bhakti. Semua peserta mengakhiri perjalanan dengan foto bersama.
...
Menurut kami terlepas dari perjalanan kami yang seru, bila kamu nanti naik bus wisata ini, tenang saja, nanti kamu juga akan dipandu oleh pemandu wisata. Saat ini, pemandu sepertinya masih berasal dari Dishub kota Semarang (informasi yang kami dapatkan). Atau koreksi kami bila salah.
Memang rencananya akan ada pemandu khusus, tapi saat kami naik bus, acara masih khusus yang dilakukan PHI kota Semarang bersama Dinas Pariwisata Semarang.
Untuk naik bus wisata Ayo Muter-muter Semarang, usahakan mendapatkan Co card yang tujuannya sebagai tanda kursi yang ditempati nanti. Untuk mendapatkannya, kamu harus mendatangi lokasi Mandala Bhakti. Dimana di sana ada petugas yang membuka pendaftaran naik bus. Detailnya klik di sini.
Selamat menikmati kota Semarang dengan cara yang lebih asyik.
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Festival Kota Lama (FKL) 2026 yang berlangsung pada 4–20 September lalu telah resmi usai. Seperti yang sempat kami ulas sebelumnya mengenai suasana Kota Lama di pagi menjelang siang yang terkesan 'hampa' dari ornamen visual khas festival, penanda fisik FKL memang terbilang minim di koridor-koridor utama. Pengunjung yang melintas di siang hari hampir tidak merasakan atmosfer bahwa di kawasan cagar budaya ini sedang digelar hajatan tahunan berskala besar. Namun, ada satu titik "pengecualian" yang cukup menyita perhatian kami, yakni di area lahan parkir Metro Point, tepat di depan Polsek Kawasan Pelabuhan/Kota Lama. Di titik inilah, atmosfer festival baru terasa hidup secara fisik berkat keberadaan dua instalasi gerbang yang berdiri berdampingan: Gerbang Utama Pasar Malam Sentiling dengan ornamen lengkungnya yang khas serta deretan tent sponsor di dalam area. Gapura "Gebyar Pasar Malam Berkah Ria 08" yang menjadi pintu masuk menuju arena permainan rakyat den...
Masih lekat dalam ingatan kami ketika bulan Agustus lalu kita sempat mengulas dinamika dan arah pergerakan lini perangkat baru dari Google. Waktu itu, diskusinya mengerucut pada satu pertanyaan besar: apakah lini baru ini bakal sepenuhnya menggantikan Chromebook yang selama ini sudah akrab di dunia pendidikan dan segmen entry-level? Ternyata, jawaban itu datang lebih cepat dari perkiraan. Tanpa perlu menunggu terlalu lama, ASUS secara resmi memamerkan wujud fisik dari perangkat yang paling dinanti: ASUS Googlebook 14 . Mengusung tajuk "The Art of Intelligence" , teaser penampakan perdana ini yang diposting di akun resmi Instagram ASUS langsung yang memantik rasa penasaran para penikmat gadget global, termasuk kami yang memantaunya dari sudut Kota Semarang. Desain Premium yang Jauh dari Kesan "Laptop Entry" Jika stigma lama menempel bahwa perangkat berbasis Chrome OS atau ekosistem ringan identik dengan bodi plastik tebal, ASUS membuktikan sebaliknya. Dari foto-foto ...
Masih ingat dengan ulasan galeri foto kami pada awal September lalu mengenai fase awal pembangunan diler di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan? Saat itu, perancah besi dan jaring pengaman masih menutupi fasad bangunan . Namun, hanya berselang beberapa pekan, pemandangan di sudut jalan tersebut sudah berubah total . Diler Lepas Mas Semarang rupanya telah melangsungkan peresmian ( Grand Opening ) secara resmi pada Rabu, 9 September 2026 . Hasil kolaborasi dengan PT Mitra Auto Sinergi ini hadir sebagai fasilitas 3S ( Sales, Service, Sparepart ) untuk memperkuat jaringan kendaraan energi baru (NEV) di Jawa Tengah. Saat kami melintas kembali pada 12 September kemarin, sisa-sisa kemeriahan peresmian masih terasa hangat . Barisan karangan bunga ucapan selamat berjejer di pelataran depan, menyambut fasad kaca modern yang tampil bersih dengan logo "Lepas" terpasang tegas . Di halaman parkir, satu unit SUV listrik berwarna hijau toska metalik dipajang anggun, seolah menegaskan kesia...
Kabar gembira buat kamu yang hobi jogging atau latihan lari pagi di tengah Kota Semarang! Setelah sempat ditutup sementara sejak awal Agustus lalu untuk perbaikan fasilitas, lintasan atletik sintetis di GOR Tri Lomba Juang (TLJ) kini sudah resmi dibuka kembali untuk umum . Pada Minggu pagi (20/9/2026), kami sempat mampir langsung ke lokasi. Suasana di dalam area stadion sudah kembali hidup dan dipadati warga yang antusias berolahraga lari maupun sekadar jalan santai. Pengerjaan perbaikan karpet sintetis lintasan lari yang sebelumnya mengelupas dan rusak di beberapa titik terlihat sudah selesai dikerjakan. Permukaan lintasan kini terasa lebih nyaman dan aman digunakan kembali. Bagi kamu yang kemarin sempat berpindah lokasi olahraga ke alternatif lain seperti Lapangan Pancasila Simpang Lima, sekarang sudah bisa kembali menikmati fasilitas lintasan atletik favorit warga Semarang ini. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan mematuhi tata tertib area lapangan, seperti tidak memakai ...
Comments
Post a Comment