Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Bluesky Tahun 2025, Fokus di Video?

Ada banyak perubahan yang dibawa platform media sosial 'Bluesky' akhir-akhir ini. Terbaru, Bluesky melanjutkan proyek videonya dengan memfasilitasi sebuah tab baru khusus video di halaman penggunanya. 

Dalam postingan terbarunya akun Bluesky di Threads, platform berlogo kupu-kupu biru ini jumlah penggunanya mendekati 30 juta pengguna dan sudah mencapai jumlah postingan sebanyak 1 Miliar post.

Wew, pertumbuhan pesat dalam jangka waktu singkat semenjak mengumumkan kehadirannya sejak tahun 2023 ini tidak bisa dianggap sebelah mata. Tidak heran, Bluesky terus menggebrak dengan fitur-fitur terbarunya meski harus mengadopsi dari platform tetangga.

Mendorong pengguna posting video

Tahun 2025 sepertinya tren video pendek masih jadi pilihan populer. Bahkan, platform sekelas Linkedin pun ikut ambil bagian di tengah persaingan semakin banyaknya platform bertebaran.

Tampilan tab video di aplikasi

Bluesky sepertinya melihat peluang tersebut. Apalagi dengan jumlah pengguna yang berada di angka puluhan juta. Kami pikir platform memiliki ambisi besar agar dapat bersaing dengan platform baru semacam Thread atau X.

Untuk konten berbasis video sendiri, Bluesky baru memberi ruang kepada penggunanya pada bulan September kemarin yang sudah kami posting di blog.

Sepertinya hasilnya positif semenjak itu. Dan fitur terbarunya dengan menambahkan tab video jadi cara platform ingin terus berkembang di tahun 2025.

Sayangnya, Bluesky masih belum memberi jumlah penayangan atau statistik angka pada tiap unggahan konten yang dikirim pengguna. Padahal bagi kami itu sangat penting. Selain tambahan dorongan semangat posting, juga sebagai acuan bahwa apa yang dibagikan pengguna bisa memberi kepercayaan diri.

Tampilan di web

Bagi kami yang fokusnya terbagi 2 antara update di web dan aplikasi, tampilan tab video pada web kami rasa masih sederhana.

Tampilan tab video di web

Kami lebih menyukai tampilan tab video di aplikasi yang mirip galeri di Instagram dengan grid panjangnya. Entah, apakah pengembang Bluesky akan mengubah pandangannya di masa depan atau tetap bertahan dengan tampilan sekarang.

Yang menarik saat kami memutar video, setelah selesai durasinya, videonya bisa kita scroll ke bawah maupun ke atas mirip dengan konsep video pendek platform sebelah semacam TikTok, Reels maupun Shrots YouTube. Semua mengadopsi cara yang sama.

...

Setelah memberikan fitur 'trending' di platform, Bluesky mengumumkan fitur terbarunya lagi dengan tambahan tab video di bagian halaman penggunanya. Baiklah, mari sebarkan video di Bluesky juga sekarang ini.

Apakah platform ingin ambil bagian juga persaingan video?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🤖 Berkenalan dengan ASUS AI ExpertMeet: Revolusi AI untuk Produktivitas Bisnis

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota