Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Bolehkan Mengajukan Pinjol?

Awal tahun 2025, pinjol (atau pindar, istilah baru yang coba dikenalkan) akan dibuatkan ketentuan baru yang syaratnya bakal membuat rumit calon penggunanya. Namun sebelum melihat kabar tersebut apakah akan jadi diterapkan, mari melihat alasan kenapa orang-orang menggunakan pinjol?

Sebenarnya jika dipergunakan dengan benar, pinjaman online atau pinjol memiliki banyak manfaat tersendiri. Hanya saja, terkadang ada saja yang salah mengartikan dan lupa dengan ketentuan dan syaratnya yang akhirnya merugikan diri sendiri.

Alasan pinjol

Sumber referensi halaman ini masih dari acara Sampoerna Fest 2024 yang diadakan bulan November kemarin. Kami ingin membawa literasi keuangan ke dalam blog ini untuk sedikit menyebarkan edukasi.

Ada 6 alasan kenapa orang menggunakan pinjol :

  1. Coba-coba
  2. Gaya hidup
  3. Penghasilan tidak cukup
  4. Kebutuhan darurat
  5. Gengsi
  6. Pengajuan mudah

Sebagai salah satu pengguna pinjol, kami tak keberatan mengatakan ini, mungkin nomor 3 adalah alasan akhirnya kami memutuskan mengambil pinjaman online.

Namun sebenarnya saat pertama kali mengajukan syarat pinjol karena alasan nomor 4, kebutuhan darurat. Saat itu kami ketipu oleh seseorang yang seharusnya sudah kami berikan uang kepadanya, tapi malah disalahgunakan.

Uang yang seharusnya membantu meringankan orang tersebut, membuat kami harus membayar double lagi. Maaf sedikit curhat karena kami tidak akan lupa masalah tersebut hingga akhir hayat kami. 😓

Sekarang, jika harus mengajukan syarat pinjaman lagi, kami hanya akan memilih alasan nomor 3 saja. Menjadi bloger yang hanya mengandalkan Adsense tidak seberapa, sangat sulit bertahan di tengah perkembangan internet sekarang.

Lalu, pertanyaannya adalah bolehkan mengajukan pinjol?

Selain karena alasan kebutuhan darurat dan penghasilan tidak cukup, kami pikir boleh-boleh saja. Terutama bagi pemilik bisnis kecil yang butuh dana segar.

Bagi pebisnis semacam UMKM atau UKM, modal sangat penting. Tapi kudu diingat tujuan meminjam dan syarat-syarat yang harus dibayarkan ke depannya kelak. Untuk modal awal masih bisa, namun berikutnya usahakan dikurangin.

...

Tentu, tiap orang memiliki alasannya masing-masing yang tidak bisa diperdebatkan. Namun apabila kamu belum pernah menggunakan pinjol, sebaiknya hindari sebisa mungkin.

Kami tahu pinjol adalah solusi di saat yang tepat, hanya saja kamu akan merasa ketergantungan setelah sukses membayar lunas pinjol yang pertama (semisal sudah 1 tahun).

Ada hasrat yang akan membuat kamu akan melakukan pinjaman ke-2, ketiga dan seterusnya karena sudah mengerti polanya. Jika untuk membangun bisnis tidak masalah, namun jika mengejar gengsi dan penggunaan pribadi, sebaiknya dihindari saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali