Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Akhirnya Berkunjung Ke Waroeng Kopi Alam yang Berlokasi di Singsosari Timur Semarang

Bulan Februari 2019, kami masih ingat, yaiyalah karena ada postingannya di blog 😅, adalah kunjungan kami pertama di Waroeng Kopi Alam yang masih berlokasi di kawasan Pecinan. Sekarang, sejak bulan Desember 2020, tempat ini punya lokasi baru.

Sebenarnya kami sudah pernah diberitahu lewat pesan WhatsApp, jika tempat mereka menghuni tempat baru. Yah, saat itu kami abaikan karena itu hanya sebuah pemberitahuan. Bukan sebuah undangan mampir datang.

Lebih dekat

Minggu pagi (28/11), akhirnya kami berkunjung karena sebuah alasan. Kami bertemu dengan pengelolanya di sana sambil menikmati hidangan bubur Ayam Hainan. 

Ada menu kopi klepon

Tempat yang cocok bila ingin berdebat atau sambil mengobrol yang ditemani sarapan pagi di sini. Nanti kami cerita tentang bubur dan segelas kopi yang nikmat.

Bila dilihat dari lokasinya, jaraknya tentu lebih dekat dengan kawasan Simpang Lima. Khususnya daerah peleburan yang notabene dihuni outlet-oulet kuliner dan pedangan kaki lima yang berlimpah. Strategi bagus untuk tempat usaha.

Lokasi yang nyaman dan tempat yang lebih luas

Bagi kami yang pernah berkunjung ke lokasi lama, tentu sangat merasakan perbedaan dengan lokasi yang sekarang. Jalan ke lokasi memang lebih rindang ketimbang dulu yang lebih banyak bangunan dan pasar pagi hari.

Aksesnya mudah, seperti kami yang melewati Simpang Bangkong menuju jalan Atmodirono lalu belok kiri ke jalan Singosari Timur. Setelah Halmahera Music School.

Seperti masuk sebuah perkampungan, Waroeng Kopi Alam berada di kiri jalan saat kami tiba. Apakah ini sebuah rumah dengan pagar besar yang akses masuknya bisa disusupi 2 kendaraan roda empat.

Pertama tiba, pandangan mata sudah terpampang kursi meja yang ditata sedemikian rupa. Ternyata di luar digunakan juga dengan atap yang menutupi, setidaknya saat hujan.

Ruang dalam, kami kurang tahu karena tidak sempat masuk ke dalam. Siapa tidak ingin duduk di tempat favorit di luar ruangan dengan udara pagi yang masih segar.

Di tempat duduk kami, ada akses ke dapur lewat pintu samping. Lalu, jendela besar yang memperlihatkan para pegawai yang bekerja membuat hidangan sampai meracik minuman.


Ide bagus menambahkan toilet di luar, jadi tidak perlu ke dalam

Pagi hari di sini tampak ramai. Mungkin karena hari Minggu, kebanyakan pelanggan yang datang bersama keluarga. Ini bukan lagi sekedar kedai kopi seperti dulu. Apalagi jam bukanya dari jam 7 pagi.

Cek official Instagram-nya di @warkop.alam.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📖 Catatan dari Luar Pagar Grand Opening Gramedia Jalma Semarang: Mewah, tapi…

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

🚗 Wajah Baru Eks Gedung GO Majapahit: Pengalaman Pertama Servis Mobil Tanpa Drama di QuikFix & New Prodi Ban Semarang

⚽ Cerita Senyap Nonton Piala Dunia 2026 Lewat Platform Alternatif Snack Video

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren