Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Makan Siang di Umbul Songo Kopeng

Meski belum puas mengeksplore Sumowono Bamboo Garden, rombongan harus segera lekas menuju tempat berikutnya. Apalagi hari ini adalah hari Jumat. Kami harus kejar-kejaran dengan waktu, karena aktivitas akan terpotong dengan ibadah solat Jumat.

Perjalanan famtrip hari kedua (29/10) berlanjut menuju lokasi kedua dari rencana 3 tempat yang dikunjungi hari ini.

Ya, Umbul Songo. Saat pertama kali masuk, kami seperti tidak asing dengan gerbangnya yang bertuliskan Taman Nasional Gunung Merbabu. 

Ternyata gerbang ini pernah kami lewati saat kunjungan ke Agrowisata Kopeng Gunungsari pada bulan September 2020.

Ditemani Hujan

Di Umbul Songo ini nantinya kami akan melihat air terjun. Tapi sebelum itu, kami menikmati santap siang terlebih dahulu.

Hujan ternyata menyertai kegiatan kami siang itu. Meski tak lama, suasana dingin dengan pemandangan sekitar pepohonan membuat menu makan siang kami lebih terasa hangat.

Kali ini ada nasi jagung yang berwarna putih kami pilih. Kalau makan nasi jagung, jadi ingat saat di Dieng. Menyenangkan mengingat momen saat itu.

Suasana 

Sebelum kami masuk ke lokasi utama yang harus dilalui dengan jalan setapak yang menurun, kami berikan suasana di sekitar dulu yang digunakan untuk parkir kendaraan dan fasilitas lain.

Oh ya, untuk tiket masuk ke sini dibandrol Rp20.000 per orangnya untuk hari biasa. Sedangkan libur atau akhir pekan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp25.000.



Setelah makan siang, rombongan bersiap mengeksplore lokasi utama

...

Postingan berikutnya akan kami bawa menuju jembatan cinta yang merupakan bagian pemanis sekitar air terjun nantinya. Jadi ditunggu dulu, kalau sudah nanti kami kabarin.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?