Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Mudik Dilarang, Tapi Tempat Wisata Tetap Buka

Berita tentang kegiatan wisata tetap boleh dibuka di tengah larangan mudik lebaran jadi perbincangan hangat beberapa waktu belakangan. Pro dan kontra mewarnai informasi ini. Kami ingin mengabadikannya di blog agar kelak di masa depan, berita seperti ini bisa kembali diingat.

Tahun 2021, pemerintah melarang masyarakat mudik. Sama seperti tahun lalu sebenarnya, hanya saja kali ini lebih ketat. Himbauan ini bukan sekedar informasi saja, melainkan dilakukan sebuah tindakan untuk mencegah mudik lebaran.

Seperti di Kota Semarang semisalnya. Beberapa titik yang menuju masuk Kota Semarang dilakukan penyekatan. Bukan saja dihentikan, tapi juga dilakukan tes Covid-19. Yang ngeyel dengan kendaraan plat nomor bukan Semarang malah disuruh putar balik.

Hanya boleh berwisata dalam satu kawasan

Mengutip kompas.com (29/4/2021), Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan tentang diizinkannya kegiatan wisata di tengah larangan mudik Lebaran.

"Kegiatan tersebut hanya bisa dilakukan di kabupaten/kota asal domisili, atau dalam satu kawasan aglomerasinya masing-masing," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

Jadi, adanya anjuran untuk tidak mudik, masyarakat dapat memanfaatkan tempat-tempat wisata yang ada di dalam kota saja. Semisal Kota Semarang, kamu hanya perlu main ke Lawang Sewu, Kawasan Kota Lama, Sam Poo Kong dan sebagainya. 

Kita tidak dianjurkan dan bahkan dilarang untuk mengunjungi tempat wisata yang berada di luar kota, semisalnya ke Solo atau Jogjakarta andai kamu adalah masyarakat Semarang.

Mencegah penyebaran dan menggerakkan ekonomi daerah

Larangan mudik lebaran yang berlaku dari tanggal 6-17 Mei diperuntukkan untuk semua masyarakat. Dengan dibukan tempat wisata, masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan. Termasuk pengelola tempat wisata.

Sebagian mungkin mengeluh kenapa mudik dilarang, malah tempat wisata dibuka. Wajar untuk memprotes hal seperti ini bila tujuannya mencegah penyebaran.

Namun sisi lain, perekonomian haruslah tetap berjalan. Saat kami mengobrol dengan salah satu pelaku pariwisata di Kota Lama Semarang, tanpa larangan mudik lebaran pun yang saat ini, mereka juga sangat kesulitan.

Kegiatan wisata selama pandemi sangat terpukul. Apalagi sebagian besar pelaku pariwisata bergantung hidupnya dari kunjungan wisata. Mungkin persoalan ini yang didengar pemerintah sehingga keluar kebijakan tersebut.

...

Pandemi dan lebaran tahun ini masih jadi dilema. Semua ingin melakukan yang terbaik. Semoga lebaran di tahun akan datang sudah kembali normal. Mari bersabar dulu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT