Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Melihat Penggunaan QR Code dari Restoran Khas Jepang, Kimukatsu Semarang

Akhirnya kami mendapatkan inspirasi menarik dari penggunaan QR Code untuk usaha tempat makan. Kami menulis ini karena beberapa tempat yang sudah menerapkan QR Code hanya mengarahkan ke Google Drive.

Ini pertama kalinya kami mengunjungi Kimukatsu Semarang yang lokasinya berada di DP Mall, Minggu kemarin (18/4/2021). Suasananya ramai, desain restorannya juga terlihat menarik. Dan mendadak fokus kami pada QR Code yang berada di meja yang kami tempati untuk berbuka puasa. Gambar di atas.

Waitress datang menyapa kami untuk memilihkan meja yang kosong. Lalu, mengarahkan kami ke daftar menu yang bisa dilihat lewat QR Code. Apakah kamu masih belum tahu cara menggunakan QR Code? 

Setelah mengaktifkan kamera dan memindai (scan), sebuah link keluar dari sana dan bukan mengarahkan ke halaman Google Drive seperti yang kami tahu. Melainkan halaman situs yang sudah berisi menu-menu.

Mirip saat pesan makanan di layanan aplikasi online, kami hanya perlu mencari makanan dan memesannya dengan fitur jumlah makanan, harga yang ditawarkan dan total keseluruhan menu yang bisa dilihat nominalnya.

Bagian bawah halaman, hanya ada 3 pilihan untuk digunakan, yaitu order, call waiter dan view bill. Tampilannya mudah dipahami dan sederhana. Siapapun yang menggunakannya pasti bisa.

Bukan aplikasi ternyata

Halaman website yang terintegrasi tersebut kami kira aplikasi, ternyata bukan. Saat kami mencoba lewat manual, mengetikkan alamat ke kotak pencarian, ternyata tidak bisa. Memang harus menggunakan kamera pemindai. Mungkin itu adalah salah satu fitur keamanan yang dimiliki.

Bila sudah dipesan semua menunya, bagaimana cara memesan kembali ? Ternyata, hanya perlu memesan seperti awal tadi. Dengan sendirinya jumlah pembayaran akan bertambah sendiri. Pembayaaran dilakukan langsung ke meja resepsionis di depan.

Terinspirasi

Kami sempat bingung ketika makanan yang akhirnya ditunggu-tunggu tiba juga di meja kami. Bagaimana bisa menu yang kami pesan tidak tertukar (mejanya)? Apalagi tidak ada banyak percakapan dengan waitress, selain memilihkan tempat duduk.

Sesaat kami pikirkan, ternyata memang semua itu sudah terintegrasi dengan QR Code dan halaman menu. Sangat sederhana pengaplikasiannya, kenapa kami malah memikirkan terlalu berlebihan.

Andai QR Code yang di meja ini tertukar dengan meja lain, pasti pesanannya juga ikut tertukar. Kami harap, kamu tidak melakukannya.

Teknologi pemindai kode QR memang selalu menarik minat kami. Dan hari ini, kami terinspirasi dari cara kerjanya yang berada di Kimukatsu Semarang.

Salah satu menu

Tentang halaman menu, itu pasti dibuat sangat profesional.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali