Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Tradisi Dugderan 2021 yang Sederhana dan Masih Tanpa Arak-arakan

Setelah melihat Instagram @semarangpemkot, ternyata seperti itu suasana tradisi dugderan yang dilaksanakan tahun 2021. Memang tidak ada arak-arakan seperti tahun lalu, namun melihat konsep acaranya terlihat sangat menarik.

Pandemi masih jadi kekhawatiran tersendiri. Tidak hadir acara seperti dugderan ini, tidak ada foto maupun video yang dapat dibagikan versi dari kami sendiri.

Video Instagram TV

Video berdurasi 1 menit 28 detik ini melihatkan suasana tradisi menyambut bulan suci ramadan yang dilakukan dari Balai Kota Semarang hingga Masjid Agung Semarang (Kauman).

Ada beragam acara yang menjadi bagian prosesi, seperti anak-anak bermain gasing hingga tarian dugder. Yang paling ditunggu tentu saat Wali Kota memukul bedug.

Setelah selesai acara di Balai Kota, kemudian dilanjutkan di Masjid Agung Semarang. Sangat jarang melihat secara langsung prosesi yang ada di dalam. Di sini pun, Wali Kota kembali memukul bedug.

Roti ganjel rel yang biasanya tiap tradisi dibagikan, ternyata tetap dihadirkan. Wah sayang kali ini tidak dapat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Prosesi pun selesai sampai Masjid Agung Semarang. Sebenarnya, bila tidak pandemi, mungkin kita dapat merasakan kemeriahan prosesi hingga Masjid Agung Jawa Tengah.

...

Acara-acara seperti ini yang kami rindukan. Sayangnya, karena acara terbatas, tentu bila tak ada undangan maka sulit untuk melihat langsung dan merasakannya dari dekat.

Semoga tahun depan, masih bisa bertemu dengan acara ini lagi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?