Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Tradisi Dugderan 2021 yang Sederhana dan Masih Tanpa Arak-arakan

Setelah melihat Instagram @semarangpemkot, ternyata seperti itu suasana tradisi dugderan yang dilaksanakan tahun 2021. Memang tidak ada arak-arakan seperti tahun lalu, namun melihat konsep acaranya terlihat sangat menarik.

Pandemi masih jadi kekhawatiran tersendiri. Tidak hadir acara seperti dugderan ini, tidak ada foto maupun video yang dapat dibagikan versi dari kami sendiri.

Video Instagram TV

Video berdurasi 1 menit 28 detik ini melihatkan suasana tradisi menyambut bulan suci ramadan yang dilakukan dari Balai Kota Semarang hingga Masjid Agung Semarang (Kauman).

Ada beragam acara yang menjadi bagian prosesi, seperti anak-anak bermain gasing hingga tarian dugder. Yang paling ditunggu tentu saat Wali Kota memukul bedug.

Setelah selesai acara di Balai Kota, kemudian dilanjutkan di Masjid Agung Semarang. Sangat jarang melihat secara langsung prosesi yang ada di dalam. Di sini pun, Wali Kota kembali memukul bedug.

Roti ganjel rel yang biasanya tiap tradisi dibagikan, ternyata tetap dihadirkan. Wah sayang kali ini tidak dapat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Prosesi pun selesai sampai Masjid Agung Semarang. Sebenarnya, bila tidak pandemi, mungkin kita dapat merasakan kemeriahan prosesi hingga Masjid Agung Jawa Tengah.

...

Acara-acara seperti ini yang kami rindukan. Sayangnya, karena acara terbatas, tentu bila tak ada undangan maka sulit untuk melihat langsung dan merasakannya dari dekat.

Semoga tahun depan, masih bisa bertemu dengan acara ini lagi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?