Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Launching Pertama Tahun 2021, ASUS Luncurkan Jajaran Laptop Gaming ROG Terbaru lewat CNN Indonesia
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Panggung yang tampak lebih megah dari pengalaman kami mengikuti peluncuran ASUS seperti memberitahukan kepada khalayak betapa istimewanya laptop yang diluncurkan hari ini, Jumat sore (23/4). Selain disiarkan CNN Indonesia, acara juga disiarkan lewat kanal media resmi ASUS ROG (YouTube dan Facebook).
Bertajuk 'ROG Born Champions', acara dimulai jam 3 sore waktu Indonesia barat. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya selama masa pandemi ini, kali ini pembukaan acara disuguhkan para penari. Wuih, istimewa. Jadi rindu acara offline jika begini.
Mereka adalah Alpha Plus Dancer. Dengan kostum serba gelap, tarian mereka mengekspresikan betapa canggih dan performa tinggi dari jajaran laptop yang ditampilkan.
Launching pertama tahun 2021
Akhirnya acara resmi dibuka dengan dipandu 2 host, yaitu Gerry Eka dan Jeanice Ang yang menginfokan kehadiran ROG sejak tahun 2006 dan tahun 2021 ini, umur ROG sudah 15 tahun.
Davina Larissa, Marketing Manager of ASUS Indonesia jadi orang pertama dari ASUS yang berbicara di atas panggung. Ia mengungkapkan bahwa acara launching ini merupakan yang pertama bagi ROG di tahun 2021.
Seperti yang sudah-sudah, tiap persentasi di awal-awal, ASUS akan menginfokan pencapaian mereka. Tahun 2020, ASUS ROG masih menjadi laptop gaming nomor 1 di dunia. Dan memimpin pangsa pasar dengan 24,7% pangsa pasar.
3 Kategori
Dalam peluncuran yang menghadirkan bintang tamu yaitu Fiersa Bersari, ASUS membawa 3 segmen atau kategori dalam perkenalan laptop gaming terbarunya.
Muhammad Firman, PR Manager ASUS
#BornToCreate
Laptop gaming terbaru yang sudah dikampanyekan jauh-jauh hari dibanyak saluran media sosial adalah ROG Zephyrus Duo 15 SE. Laptop 2 layar canggih ini bukan saja menarik dari sisi layarnya yang ada dua, tapi juga mengubah cara menggunakannya.
Berikutnya yang menurut kami adalah evolusi laptop gaming adalahb ROG Flow X13. Dalam sesi wawancara dengan Fiersa Bersari, laptop ini memiliki bobot yang ringan untuk sekelas perangkat gaming.
Desainnya yang lebih tipis, juga mengusung convertible, membuat layarnya bisa diputar hingga 360 derjaat. Ya, laptop ini multifungsi. Bisa digunakan dengan berbagai bentuk, seperti tablet semisalnya.
Bahkan, ROG Flow X13 dianggap menjadi tonggak inovasi terdepan dalam industri laptop gaming di tahun 2021. Dari kategori ini, dua laptop ASUS yang dihadirkan dapat membawa evolusi dalam penggunannya.
#BornToWin
Kami pikir hanya melihat 2 laptop gaming yang berevolusi, ternyata masih ada laptop lainnya yang membawa misi sebagai pemenang. Adalah ROG Strix G Series dan Strix SCAR Series yang hadir.
Dibekali panel dengan refresh rate hingga 300Hz dan response time 3ms, ROG Strix G Series dan Strix SCAR Series merupakan laptop gaming yang akan selalu membawakan kemenangan untuk Anda di medan pertempuran.
#BornToSlash
Kategori terakhir ini, ASUS ingin mengubah persepsi tentang laptop gaming Dengan jargon inovasi, laptop gaming sekarang bukan hanya canggih dan memiliki performa tinggi, tapi juga lebih ringan, stylish dan lebih kecil.
ROG Zephyrus memiliki desain yang eksentrik dan stylish dengan performa terbaik di kelasnya. Sehingga seri ROG Zephyrus dapat digunakan untuk bermain, bekerja, dan beraktivitas seharian.
Daftar laptop yang diluncurkan
Ini adalah sesi Muhammad Firman, Public Relation Manager of ASUS Indonesia yang mengenalkan semua produk yang diluncurkan. Dua nama sudah kami sebutkan sebelumnya, cek lagi di bawah ini
ROG Zephyrus Duo 15 SE
ROG Flow X13
ROG Strix Scar 15/17
ROG Strix G15/17
ROG Zephyrus G15
ROG Zephyrus G14
Untuk spesifikasi dan harga, kamu bisa menengok langsung ke kanal YouTube ASUS ROG atau media-media lain yang sudah dipublikasikan. Untuk blog dotsemarang, kamu harus bersabar dulu.
Tim e-sport RRQ
Sebelum menutup halaman ini, dalam sesi peluncuran juga hadir pula tim eSports RRQ yang sangat dikenal di Indonesia. Dua perwakilannya adalah KenBoo dan Next Jack.
Keduanya bertukar cerita tentang pengalaman menjadi gamers yang membutuhkan perangkat yang menunjang aktivitas mereka.
...
“Pengguna ROG merupakan seorang juara (champion), apapun profesi dan kegiatannya. Tidak hanya gamer, para content creator bahkan hingga fashion lover pun dapat bergabung menjadi champion bersama ROG,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia. “ROG telah lama menjadi champion dalam industri laptop gaming. Jajaran laptop gaming ROG terbaru kali ini disiapkan secara khusus untuk membuat penggunanya menjadi champion dan bergabung bersama Republic of Gamers!”
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Entah apa yang terjadi dengan semangat kami belakangan ini. Setelah sebelumnya melewatkan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami kembali harus menerima kenyataan gagal hadir secara fisik pada gelaran Karnaval Paskah Kota Semarang yang berlangsung tanggal 17 April 2026 kemarin. Padahal, suasana kemeriahannya sudah sangat terasa bahkan sebelum acara dimulai. Meski kali ini kami hanya bisa memantau dari kejauhan dan layar digital, ada satu hal yang sangat mencolok: skala acara tahun ini terasa jauh lebih besar dan lebih ramai dibandingkan tahun 2025. Perasaan "lebih ramai" itu rupanya bukan sekadar asumsi, melainkan fakta yang tercermin dari data di lapangan. Lonjakan Peserta dan Kehadiran Mobil Karnaval Jika pada tahun 2025 jumlah peserta berada di angka sekitar 10.000 orang, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 15.000 orang . Kenaikan sebesar 50% ini menjelaskan mengapa arus informasi dan dokumentasi di media sosial terasa jauh lebih masif. Salah sa...
Minggu pagi (19/4), saat suasana Kota Semarang masih nampak tenang, langkah kami kembali tertuju pada sebuah ruko di Jalan Kartini. Ada rasa dejavu yang menyeruak saat menatap bangunan yang kini tampil dengan fasad hitam minimalis yang elegan. Bagi yang sering melintas di sini, ruko ini punya sejarah panjang. Dulu, lokasinya ditempati oleh Pitstop Computer . Sayangnya, meski sempat mengundang rekan-rekan Blogger Semarang saat grand opening tahunan lalu, nasib mereka di Jalan Kartini akhirnya kandas. Kabar terbarunya, Pitstop kini memilih "hijrah" ke Java Supermall dan meninggalkan jejak ruko ini untuk penghuni baru. Kini, pertanyaannya adalah: Apakah penghuni baru ini mampu mematahkan "kutukan" lokasi tersebut dan tidak mengulangi nasib yang sama? Mengenal PlayFix dan iFixied Papan namanya terpampang besar dan mencolok. Ada dua nama yang bersanding di sana: iFixied dan PlayFix . Setelah kami telusuri, keduanya memang berada di bawah naungan manajemen yang sama na...
Biasanya, pengalaman menikmati menu berbuka puasa yang mewah identik dengan undangan dari hotel-hotel berbintang di pusat kota. Namun, kali ini ceritanya berbeda. Cardea Semarang , yang baru saja meresmikan cabangnya di kawasan Jangli pada bulan Maret 2026 kemarin, menyuguhkan pengalaman kuliner yang tidak kalah berkelas. Bisa dibilang, menunya sebelas dua belas dengan hotel, lengkap dengan konsep all you can eat yang sangat terasa premiumnya. Kami sempat mengulas mengenai peresmian fasilitas kesehatan dan fisioterapi mereka sebelumnya. Namun, ada cerita di balik layar yang rasanya sayang jika dilewatkan, terutama mengenai bagaimana rencana besar terkadang harus berkompromi dengan alam. Ketika Langit Semarang Tak Merestui Agenda Lari Sejatinya, Cardea ingin menanamkan memori mendalam pada momen grand opening tersebut dengan mengadakan kegiatan lari. Secara konsep, misi ini sangat tepat sasaran mengingat lokasinya berada di jalur favorit para pegiat olahraga di Semarang. Namun sayang ...
Penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Haul KH Sholeh Darat (Mbah Sholeh Darat) tahun 2026 ini memberikan kesan yang berbeda. Ini merupakan kali pertama kami menghadiri acara tersebut, yang secara resmi baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sebuah upaya menarik yang mempertemukan pariwisata dan tradisi di jantung Kampung Melayu. Meskipun rencana awal sempat mencuat akan digelar di Lapangan Garnisun Kalisari, pada pelaksanaannya hari Minggu kemarin (19/4), seluruh kemeriahan justru terpusat di kawasan Kampung Melayu Semarang. Perubahan lokasi ini bagi kami menjadi daya tarik tersendiri; menegaskan bahwa Kampung Melayu bukan sekadar pemukiman padat di utara Semarang, melainkan gerbang sejarah maritim dan intelektual yang kuat. Pilihan Strategis di Antara Lima Kirab Bulan April ini sepertinya menjadi bulan yang padat bagi pecinta kirab di Semarang dengan total lima agenda serupa. Setelah sebelumnya tidak sempat hadir di karnaval Paskah dan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami tid...
Comments
Post a Comment