Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Puasa 2021, Jalan Jolotundo Semarang yang Semakin Ramai

Sama seperti tahun lalu, jalan penghubung Kartini dan Gajah ini tetap jadi magnet sendiri beberapa puasa belakangan. Meskipun ada pandemi, orang-orang lebih memilih pergi mencari hidangan berbuka puasa di sini.

Puasa tahun 2021, jalan Jolotundo bukan hanya ramai, tapi juga jadi tempat para pedagang meraup rejeki. Kami bersyukur roda perekonomian di sini tidak berjalan mundur, dan malah maju ke depan.

Beberapa kali setiap sore kami lewati, kawasan Jolotundo ramai masyarakat yang berburu hidangan berbuka puasa. Ramainya cukup mengesankan dari pada tahun lalu.

Berbagai kuliner hadir di sini, seperti es campur yang memiliki banyak rasa dan tren sendiri saat puasa kali ini. Ya, banyak sekali para pedagang menjual es yang ditaruh dalam tempat yang trasnparant depan mereka.

Minuman yang paling banyak terlihat di sini

Lalu, ada es pijang ijo, tahu bulat, manisan, es campur, es kelapa muda, pisang karamel/getuk, mendoan, es gempol, lontong sayur hingga jasuke.

Bertahan sampai malam

Selain melihat para pedagang kuliner disepanjang jalan Jolotuno, ada juga pedagang yang jualan pakaian. Wah, puasa memang bulan berkah.

Meski waktu berbuka dan suara azan sudah berkumandang dari tadi, sebagian para pedagang masih ada yang bertahan. Kawasan ini seolah menjadi magnet tersendiri yang sayang apabila tidak dimanfaatkan.

...

Seperti sebuah puncak gunung es terbalik, pandemi dari tahun lalu saat puasa sangat mempengaruhi, kali ini menjadi titik cerah bagi sebagian masyarakat yang merindukan ngabuburit sambil berburu takjil.

Kami harap, masyarakat  tetap menjaga protokol kesehatan. Dan para pedagang tetap jualannya lancar. Selamat berbuka puasa.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026