Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Review Film My Stupid Boss


Film yang disutradarai Upi ini Rilis secara resmi diseluruh bioskop Indonesia tanggal 19 Mei 2016. Durasinya pun tak tanggung-tanggung, 108 menit alias 1 jam 48 menit.

Ciri khas film yang diproduksi Falcon Pictures selalu identik dengan full color, meriah dan gambar yang bagus. Filmnya pun selalu dikemas dengan sesuatu yang menarik. Termasuk film terbaru mereka bulan ini.

Diangkat dari sebuah novel

Ceritanya tentu sudah pakem, tidak jauh berbeda dengan versi novelnya. Ini hanya soal kemasan saja. Buat penggemar novelnya tentu ini menjadi rasa penasaran mendalam. Apalagi para pemainnya yang terbilang pemain papan atas tanah air, Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari.




Genre Drama Komedi

Dibintangi oleh pemain non-komedian, film ini sukses mengocok perut penonton. Meski begitu, beberapa bagian ada yang membuat saya tidak tertawa sama sekali. Padahal penonton pada ketawa.

Suasana yang dibangkitkan inginnya komedi, tapi ekspresi yang didapat kadang hanya membuat saya diam. Apaan sih, pikir saya. Mungkin karena terlanjur dibuat jengkel dengan kelakuan boss dan gestur yang memang tidak lucu.

Filmnya benar-benar fokus pada kedua pemain utama. Sedikit bumbu rumah tangga, suasana kota, rekan kerja, tetangga dan perdebatan antara karyawan dan bos.


Alur cerita

Seorang wanita yang harus mengikuti suami berpindah-pindah tempat kerja dan mulai resah karena tidak beraktivitas selama 3 bulan di tempat tinggal barunya. Suami, seorang konsultan yang kerjaannya dihandle dari rumah.

Akhirnya, sang istri mendapatkan pekerjaan karena relasi suami dan boss. Di sinilah, alur cerita dimulai. Perdebatan-perdebatan kecil hingga besar diramu dengan suasana ruangan kantor dan beberapa karyawan.

Jam pertama film ini tayang di bioskop Semarang, semua bangku ludes diduduki. Animo yang sangat besar layaknya film AADC 2 pada pemutaran perdana akhir April.

Untuk kali ini, penonton didominasi pekerja yang rata-rata pegawai dan karyawan sebuah perusahaan. Menarik melihat sekumpulan ini memutuskan menonton. Apakah ini semacam perwakilan dari kehidupan mereka di kantor?


Berkolaborasi dengan aktor dan aktris Malaysia 

Sold out, mungkin ini alasannya

Selain diangkat dari novel yang termasuk best seller, film ini juga memiliki beberapa hal menarik yang membuat penonton di Semarang menutup hari pertama dengan penjualan tiket sold out.

Mulai dari trailer, poster hingga pemain bintang yang dilibatkan, semuanya benar-benar dikemas dengan sangat menarik. Beberapa penonton tentu juga ada yang penasaran bagaimana kisah dalam novel kesayangan mereka diangkat lewat sebuah film.


...

Film ini sukses sold out pada hari pertama untuk semua jam pemutaran. Antrian penonton membludak dan membuat 1 bulan ini bioskop Semarang terlihat lebih ramai daripada sebelumnya.

Selain disuguhin tawa dan rasa kesal, kuatnya cerita menjadi pengikat emosi penonton diakhir film. Jangan pernah membenci bos di kantor. Dan pesan yang saya tangkap adalah kekuatan mental menjadi modal seorang karyawan untuk menghadapi atasan.

Film ini juga punya segmen penonton bioskop baru, yaitu pegawai atau karyawan. Kisah yang memang diangkat secara nyata ini memang lebih dekat dengan penonton tipe seperti mereka. Jadi tidak heran saat disebelah tempat duduk Anda nanti, banyak pegawai yang datang dengan rombongannya.


Berapa nilai film ini menurut Anda? Kofindo memberi 8,5 (6-10)
Sumber gambar lainnya : screencapture Youtube 

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap


Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🎞 Shopee Drama: Ketika Aplikasi Belanja Bertransformasi Jadi Layanan Streaming Drama Pendek

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?