Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Review Film Abdullah v Takeshi


Film Abdullah v Takeshi resmi meluncur ke bioskop Semarang pertama kali tanggal 24 Maret 2016. Awal saya suka film ini dan memutuskan menonton karena video trailernya yang menarik.

Berdurasi 87 menit, harapan untuk mendapatkan tawa lebih banyak sudah disematkan saat melihat nama pemainnya adalah Ahmad Kemal Palevi. Maklum, anak Stand UP. Sudah jaminan tentunya. Apalagi dalam film ini, Kemal menjadi sutradara, penulis plus pemain.

Harapan yang terlalu tinggi

Saya yakin ceritanya sangat menarik dan berbeda, meski pada akhirnya diplesetin sama film yang ngetop di televisi. Beberapa pemain utama pun semua good looking. Ada Dion dan Nasya Marcella. Jadi jaminan buat mendongkrak film yang Produksi MVP Pictures ini.

Namun harapan yang terlalu tinggi tersebut tidak sesuai ternyata. Banyak adegan yang terlalu dipaksa sehingga suara tawa penonton di dalam bioskop tak begitu nyaring terdengar. Ini sangat disayangkan sekali memang.

Cerita

Kalau membaca ceritanya secara keseluruhan, film ini ingin memberitahukan tentang perasaan dua anak yang tertukar dari lahir hingga menjadi dewasa. Saat dewasa, keduanya baru menyadari dan mencoba bertukar kembali kepada keluarnya masing-masing. Sayang, itu tidak bisa juga.

Selain mengangkat kisah dua pemain utama, Abdullah dan Takeshi, film dengan kategori film diatas 17 tahun ini juga mengangkat kisah asmara. Polemik muncul saat keduanya jatuh cinta pada orang yang sama. Dan kekonyolan-kekonyolan untuk membangkitkan suasana pun dikeluarkan.




Pada akhirnya, penonton tidak menemukan sesuatu yang dipikirkan. Kehidupan bahagia, mencintai orang yang disayang dan kembali menjadi anak asli kedua orang tuanya.

Jualan Jepang

Meski menurut kofindo film ini gagal dalam mengangkat antusias, sisi lainnya yang dapat dieksplor adalah suasana negeri Jepang. Tren film Indonesia sepertinya belum berubah. Jualan negeri tetap menjadi daya pikat.

Jadi ingat film Wa'alaikummussalam Paris yang sudah ditonton. Sebenarnya film ini menurut Kofindo lebih baik dari sisi antusias dan jualan pemandangan, tapi nasibnya naas. Bertahan belum sepekan. Padahal tidak ada tanda-tanda pengurangan jam pemutaran.

...

Meski film diperuntukkan buat 17 tahun keatas, film ini tetap menjadi daya pikat buat penonton terutama kaum remaja. Hadirnya Kemal, genre komedi dan suasana Jepang, rasanya alasan film ini dapat bertahan hingga tulisan ini dibuat (31/3), karena faktor tersebut.

Ya, film Abdullah v Takeshi menjadi satu-satunya film lawas yang menemani dua film baru yang tayang kamis ini,  Raksasa dari Joga dan Oops! Ada Vampir.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional