Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Perpustakaan Film Pertama di Semarang?


Ini masih menjadi impian yang muluk-muluk. Namun saya sudah mulai nabung buku-buku maupun pdf, juga film-film dalam harddisk dengan harapan semua itu bisa di 'bendakan' suatu hari nanti dan dapat di pergunakan oleh siapapun yang butuh referensi film maupun buku untuk menambah wawasan mereka seputar film. 

Paragraf pembuka diatas, dotsemarang ambil dari media sosial yang ditulis oleh salah satu penggiat komunitas film di Semarang yaitu mbak Yulia Hesti

Niat yang sangat positif bila melihat misinya untuk membangun wajah perfilman di kota Semarang dengan membangun perpustakaan film pertama. Sebagai pentolan komunitas ruang film Semarang, mbak Hesti melihat kondisinya sebagai berikut :
  • Belum ada 'perpustakaan film' di Kota Semarang yang menyediakan referensi film maupun buku film yang memadai untuk bahan pembelajaran.
  • Perpustakaan daerah di Semarang pun tidak banyak memiliki koleksi buku seputar film.
  • Referensi bahan pembelajaran bagi filmmaker di Semarang belum memadai.
...

Untuk mewujudkan impian 'Perpustakaan Film Pertama di Semarang memang tidak mudah, tapi teman-teman yang membaca postingan ini bisa membantu mbak Hesti dan komunitasnya.

Dotsemarang sendiri dengan konten filmnya, KOFINDO, berharap yang sama dari teman-teman mendukung mereka. Pasti mengasyikkan, melihat banyak orang menemukan tempat belajar dan berbagi bersama tentang film.

Kofindo juga berharap kelak semisal impian mereka terwujud perlahan-lahan, mereka harus juga mengkampanyekan dukungan terhadap film Indonesia. Cara mudahnya dengan pergi ke bioskop, meski sebulan sekali. 

Sumber gambar & referensi :
facebook.com/yuliahestin

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🍜 Mencicipi Eko Mie di Masjid Agung Jawa Tengah, Strategi Jemput Bola yang Mewah

☕ Kopi Kenangan Ahmad Yani: Penantang Baru di Jalur Strategis Semarang

🎬 Di Balik Kontroversi Billboard Raksasa Film "Aku Harus MATI" di Kota Semarang

✨ Natasha Skin Clinic Center Buka di DP Mall Semarang

📱 [Review] Oppo F1 Plus (X9009): Hape OPPO Pertama Kami Setelah Zenfone 5 Pensiun