Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

[Review] Karnaval seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh


Tanggal 27 Maret 2016, digelar arak-arakan yang bertema 'Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh’. Karnaval ini berlangsung dari Kota Lama menuju Balaikota. 

Minggu siang, matahari begitu terik sekali hari itu. Masyarakat sudah berkumpul di Kota Lama. Untuk masuk ke kawasan ini pun sudah agak sulit. Ruas jalan utama banyak yang ditutup polisi.

Gedung Spigel pun menjadi titik dimana Ogoh-ogoh dan peserta karnaval menunggu aba-aba ketika Walikota Semarang hadir. Bukan lokasi ini yang menjadi sambutan kehadiran beliau, namun panggung kecil sudah ada di sekitaran Gereja Blenduk.

Saat beberapa pihak memulai sambutan-sambutan, ada perwakilan kementrian Pariwisata juga, acara diharapkan menjadi daya tarik Semarang untuk menggaet wisatawan baik lokal maupun luar.

Lagi-lagi mendengarkan promosi wisata. Semarang memang selalu punya banyak cara, tentunya Karnaval dan Ogoh-ogoh ini.



Lintas agama dan budaya

Karnaval pun dimulai sekitar jam 3 an sore. Setiap melewati panggung kecil dimana hadir Walikota, dipertunjukkan atraksi dari peserta. Sebelumnya, para penari membuka acara yang berhasil menarik perhatian para jurnalis dan netizen dengan kameranya.



Dilihat dari rentang waktu dari awal hingga selesai (perjalanan menuju Balaikota), peserta karnaval memang tidak begitu banyak. Keberagaman menjadi catatan yang bisa terlihat dari peserta dengan kustom yang digunakan.

Ya, hanya itu yang saya ikuti dari acara ini meski acara belum selesai. Saya sengaja tidak mengikuti hingga ke Balaikota. Mungkin ceritanya beda, tapi secara garis besar seperti ini suasananya.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🚲 Car Free Day Semarang Libur Selama Ramadan 2026, Kapan Aktif Lagi?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

🥣 Menghidupkan Kembali Nasi Glewo, Kuliner Langka Semarang di Pasar Ambyar Horison Nindya

📌 Dugderan Semarang 2026: Menikmati "Gong" Terakhir di Pelataran MAJT

🌙 Branding "Kurma" MAJT: Wajah Baru Program Ngabuburit yang Lebih Estetik dan Digital