Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Arak-arakan Duderan Tahun 2025, Suasana yang Dirindukan

Tahun 2024 kami memutuskan tidak melihat langsung karena kondisinya saat itu jika tidak salah turun hujan di tempat tinggal kami. Dan tahun ini, suasana yang biasa dirasakan akhirnya kembali membuat kami rindu. Terutama hiruk pikuk orang yang menyaksikan.

Tradisi menjelang bulan puasa kembali menyapa meski dengan cerita pemangkasan anggaran yang mengakibatkan acara dilakukan hanya satu hari. Biasanya tradisi Dugderan Semarang dilakukan dua hari yang puncaknya dilakukan dengan arak-arakan menuju Masjid Agung Semarang (Kauman) dan dilanjut ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Rundown acara

Arak-arakan Dugderan Semarang tahun 2025 dilakukan di penghujung bulan atau pada 28 Februari. Kali ini tempat yang kami tuju bukan lagi Balai Kota seperti pada tahun-tahun sebelumnya untuk menyaksikan langsung sekaligus mengambil dokumentasi.

Melainkan di jalan Pemuda yang dekat dengan Queen City Mall dan simpang tiga antara Johar, Kauman dan Kota Lama.

Di Instagram @SemarangPemkot, arak-arakan atau pawai karnaval Dugderan mengusung tema Bhinneka Tunggal Budaya dalam Harmoni Dugder 2025'. Daftar acaranya bisa dilihat di atas.

Suasana

Meski sudah diniatkan untuk datang, kami sempat dilema karena cuaca mendadak gerimis di tempat kami. Tapi bukan Kota Semarang namanya kalau cuacanya kadang tidak merata.

Dan benar keputusan kami untuk tetap pergi meski acara sudah dimulai dari jam setengah 2 siang. Karena dipastikan terlambat, kami mengincar arak-arakannya yang akan melewati jalan Pemuda depan Queen City Mall Semarang. Cuaca di sekitar Kauman benar-benar terang dan kami senang di sana sudah banyak orang-orang menunggu.

Suasananya tumpah ruah. Banyak kendaraan yang terjebak macet meski sebenarnya pengumuman info acara ini ada banyak beredar di media sosial. Memang sih, promosi atau pemberitahuan offline sepanjang jalan yang kami lalui tidak terlihat. Mungkin itu adalah salah satu alasannya.

Peserta arak-arakan yang jalan dari Balai Kota menuju Kauman tidak sebanyak yang kami lihat beberapa tahun lalu. Sepertinya memang terbatas karena rutenya yang lumayan jauh itu yang kami pikirkan.

Namun diantara arak-arakan yang satu persatu lewat, kerinduan sesungguhnya adalah suasana tumpah ruahnya masyarakat menyaksikan. Bahkan, ada yang datang dari luar Kota Semarang untuk melihat langsung. 

Sepasang muda-mudi yang ikut nonton bersama kami mengungkapkan tentang sudah rutinitasnya menonton arak-arakan Dugderan meski tempat tinggalnya di Demak. Sebenarnya ia pernah tinggal di Kota Semarang, sekarang pindah ke sana.

Untuk diketahui, arak-arakan baru tiba di jalan yang kami tunggu sekitar jam 3 lebih. Usai kumandang azan sholat Ashar. Hampir 1 jam kami menunggu, mengingat kami sudah datang di lokasi sekitar pukul 3 kurang.

Halaman ini tidak kami bawa banyak dokumentasi karena nanti kami fokuskan di blog satunya yang biasa memposting foto dan video, yakni fotodotsemarang.blogspot.com. Jadi, bersabar untuk menunggu hasil dokumentasi dari kami selama acara pawai karnaval dugderan tahun 2025.

...

Dugderan Semarang sendiri dibagi beberapa aktivitas, mulai dari Pasar Dugderan yang sudah dimulai 2 minggu sebelumnya (pertengahan bulan Februari) dan diakhiri dengan tradisinya atau puncaknya yang berlangsung satu hari sebelum diumumkannya puasa atau 1 Ramadan.

Hari puncaknya pun dibagi juga dalam 3 sesi. Sesi pertama di Balai Kota, lalu dilanjutkan di Masjid Agung Semarang dan terakhir di Masjid Agung Jawa Tengah. Lihat kegiatannya ada di rundown acara.

Kami sendiri hanya mengikuti sesi arak-arakannya yang melewati jalan Pemuda. Tiga tempat acara utamanya tidak kami ikuti. Apalagi yang di MAJT, itu sudah sangat berat untuk pergi mengingat kami hanya mengendarai sepeda menuju ke sini.

Sampai jumpa tahun depannya lagi. Semoga kita diberi kesehatan untuk menyaksikannya kembali.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

⚡ SPKLU Ultra Fast Charging 120kW Hadir di Bank Jateng Cabang Utama Semarang

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda