Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Istilah Pinjol Diganti Pindar, Lalu Bagaimana dengan Ojol?

Sudah lihat beritanya atau mendengar kabar tentang istilah Pinjol atau Pinjaman Online ingin diubah menjadi Pindar atau Pinjaman Daring? Istilah ini coba dikenalkan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Ternyata ada asosiasinya sekarang. Bahkan, bloger yang sudah lama berkecimpung dalam pemasaran pun belum ada yang mau menggagas ada asosiasi bloger. Itu keren menurut kami.

Pinjol jadi Pindar

Kabar keinginan ini kami baca dari laman detik.com yang dipublish tanggal 8 Desember kemarin. Kami tertarik dengan keinginan asosiasi tersebut sehingga membawanya ke blog. Itu menarik, apalagi jika kami kaitkan dengan Ojol. Apakah akan jadi Oring?

Alasan pergantian istilah dari Pinjol menjadi Pindar karena kesan negatifnya yang melekat. Padahal Pindar akan membedakan antara pinjol ilegal dan yang legal di masyarakat.

Citra negatif tersebut ingin ditepis mengingat saat ini jumlah pinjol ilegal lebih banyak beredar di masyarakat. Ini berbeda dengan Pindar yang legal.

Lebih 9 ribu yang tak berizin

Detik dalam halamannya menambahkan sebuah fakta dari data Satgas PASTI yang sebelumnya bernama satgas waspada investasi. Sejak 2017 hingga bulan September 2024, satgas telah menghentikan 9.610 entitas pinjaman online ilegal atau pinpri (pinjaman pribadi).

Angka ini jauh di atas jumlah entitas pinjol legal atau yang berizin yang sampai saat ini data menurut OJK hanya ada 97 perusahaan saja.

Tantangan

Meski niat baik yang dilakukan asosiasi agar masyarakat lebih teredukasi, rupanya detik juga menambahkan pendapat dari tokoh ekonom yang berasal dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), yaitu Tauhid Ahmad.

Menurut beliau, istilah Pindar tidak akan mudah diterapkan dan mengubah pandangan yang sudah melekat pada Pinjol. Apalagi kebiasaan masyarakat semenjak pandemi yang memberi kesan kuat hingga sekarang.

Istilah baru ini tidak akan efektif mengingat kata beliau pinjaman online merupakan pintu utama untuk melakukan pinjaman ketimbang lewat jalur pinjaman konvensional seperti ke bank.

...

Menarik mengikuti perkembangan ini. Hanya dengan mengganti istilah sedikit saja, maka akan menghilangkan kesan yang selama ini melekat. Tujuannya baik, namun butuh waktu dan proses.

Jika keinginan benar-benar terwujud, bagaimana dengan istilah Ojol atau Ojek Online? Apakah akan menjadi Oring atau Ojek daring? Tidak-tidak, istilah tersebut hanya kami plesetkan saja. 😅

Halaman ini tidak berisi konten rilis atau kerja sama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

🚲 Ramah Pesepeda: Cerita Parkir di Hotel Horison Nindya Semarang

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai