Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Berkenalan Dengan Kampoeng Djadhoel di Kampung Batik Semarang

Meski sudah beberapa kali ke Kampung Batik yang berada di dekat Bubakan atau Museum Kota Lama, ternyata ini pertama kalinya memposting tentang kategori kampung batik Semarang di blog dotsemarang. Entah, kemana saja kami selama ini.

Tahun 2013, kami pernah ke Sanggar Batik Semarang yang terletak di Meteseh Tembalang. Tahun 2015, kami juga pernah menjelajah kampoeng Batik Laweyan. Dan hari ini, kebenaran ada mood menulis, kami ajak kamu menengok Kampoeng Djadoel yang lokasinya berada di dalam kawasan Kampung Batik.

Kampoeng Djadoel 

Jumat sore, tanggal 18 Maret 2022, kami berkesempatan berkunjung ke Kampoeng Djadoel. Kebenaran ada acara dari teman-teman komunitas pemandu budaya Kota Semarang yang salah satu anggotanya berasal dari sini (Kampoeng Djadhoel).

Informasi Kampoeng Djadhoel bisa dilihat di sini (pindai QR Code)

Bukan sekedar dijamu dengan jajanan tradisional, tapi juga berkenalan dengan Kampoeng Djadoel lewat tur ala famtrip yang biasa kami ikuti. Meski tur kali ini dilakukan malam hari, kami sangat antusias sekali.

Mengutip informasi yang disediakan oleh pihak Kampoeng Djadoel yang hanya perlu dipindai lewat smartphone, Kampung ini mulai bertransformasi pada akhir tahun 2016. Dulu, kampung ini kondisinya terlihat kumuh, gelap, banjir dan tak jarang pula terjadi kriminalitas.

Lalu, lewat bantuan dana dari PT PLN, kampung ini kemudian direvitalisasi dan akhirnya pada tanggal 29 April 2017, kampung ini diresmikan dengan wajah baru.

Rentang waktu antara tahun 2018-2019, kampung ini sukses membranding namanya hingga sekarang menjadi Kampoeng Djadhoel

Perubahan yang menginspirasi

Transformasi selalu memiliki dampak, begitu pula dengan apa yang terjadi pada Kampoeng Djadhoel. Kehadiran Kampoeng Djadhoel membantu geliat perekonomian warga dan kampung lebih tertata rapi dan bersih.

Perubahan lingkungan juga mengubah persepsi warga sekitar dan warga dari luar tentang Kampoeng Djadhoel itu sendiri.

...

Rasanya menulis tentang Kampoeng Djadhoel tidak bisa selesai dalam satu halaman. Sama seperti saat kami diceritakan oleh Pak Luwi yang penuh semangat mengenalkan Kampoeng Djadhoel kepada kami. 

Masih ada cerita di sini. Tur kami baru saja dimulai, kira-kira ada hal-hal menarik apa lagi dari sini?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali