Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

[Event] Nyebar, Nyekrek Nyeket Bareng

Kami baru tahu ada peringatan Bulan Menggambar yang ditetapkan tiap bulan Mei dan tanggalnya berbarengan Hari Jadi Kota Semarang dan Hari Pendidikan Nasional. Acara ini pun dilaksanakan dalam rangka momen peringatan tersebut.

Akhir pekan kemarin atau Sabtu, tanggal 14 Mei 2022, kami turut hadir acara NYEBAR (Nyeket Nyekrek Bareng) yang tempatnya berada di kawasan Balai Kota Semarang. 

Dari nama acaranya saja, mudah ditebak, ini penyelenggaranya komunitas Semarangan, yaitu Semarang Sketchwalk. Beberapa wajah sangat familiar buat kami.

Lalu, ada Komunitas Fografer Semarang (KFS) yang juga turut andil memeriahkan. Kami pikir kolaborasi keduanya sudah cukup untuk alasan kami datang yang begitu lama tidak mengikuti kegiatan mereka.

Ternyata, masih ada komunitas lain yang berpartisipasi untuk mendukung acara ini. Mengutip dari website onlinekoe.com, komunitas lainnya tersebut adalah Kolcai Chapter Semarang, Arsisketure, ISAI UIN, komunitas Raden Saleh, Pakarti, USK Semarang, Gold Pencil, serta didukung Forum Drawing Indonesia dan Art Semarang.ed. 

Banyak juga ternyata, sudah lama sekali kami tidak menulis tentang komunitas yang biasanya sering ditemui di Kota Lama. Sepertinya kami butuh pembaruan data.

Menjual Kota dengan Seni

Ternyata ada alasan kenapa titik kumpulnya ditaruh di salah satu ruang Balai Kota. Sebenaranya ada Wali Kota yang akan membuka acara, namun karena ada kegiatan lain juga, acara diwakilkan pejabat lainnya.

Menurut perwakilan Pemkot Semarang, acara ini sangat diapresiasi. Apalagi sudah lama tidak berkegiatan dan juga ini acara kolaborasi yang menarik untuk dilakukan.

Lewat acara ini, mari menjual Kota Semarang lewat seni kata beliau lagi. Dan satu pesan yang membekas diingatan kami sebelum beliau turun dari meja adalah Kota Semarang ramai, tidak sepi.

3 tempat wisata

Kami sangat kurang persiapan untuk acara ini, dan tujuan kami mengikuti juga hanya sekedar meramaikan. Bayangan kami, peserta yang dibagi tiga kelompok ini nantinya akan pergi bersama-sama atau ada transportasi disediakan atau jalan kaki. Ternyata masing-masing. Langsung kena mental karena ke sini naik ojek online. 😅

Ya, 3 kelompok ini akan menyesuaikan urutas absensi untuk mendatangi 3 tempat wisata yang sudah diberitahukan saat kembali registrasi. Ada Kota Lama, Masjid Kauman dan Klenteng Tay Kak Sie. 

Kami sendiri tidak mengikuti kegiatan sampai selesai. Sudah payah (baca capek) duluan. Saat kami tinggal acara masih berlangsung dan selesai dari sini (Klenteng), peserta kembali ke Balai Kota lagi.

...

Salah satu peran komunitas dalam mengenalkan potensi Kota adalah berkegiatan atau acara. Acara NYEBAR ini adalah bagaimana komunitas mengambil peran tersebut. 

Dengan semakin lebih dikenal lagi, khususnya wisata, ini berdampak juga turut menaikan perekonomian masyarakat lebih baik juga.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💡 Lebih Bahaya dari Hoaks: Mengenal 'Misleading Content' dan Peran Penting Blogger

📲 PlayFix dan iFixied Semarang: Pengalaman Langsung Masuk ke Dalam Servis Gadget

🌸 Ketika Madukoro Mendadak ‘Jepang’: Fenomena Tabebuya, Algoritma Threads, dan Budaya FOMO Kota

🇮🇩 Bukan Cuma Bulan Puasa, Car Free Day Simpang Lima Semarang Juga Libur Pas Momen 17-an

⚽ Review Main Bola Malam Hari di Kick Off POJ Semarang