Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Jelajah Kampoeng Batik Laweyan Solo


Senang rasanya bisa mengunjungi kampung batik tertua di Indonesia, Kampoeng Batik Laweyan salah satu objek wisata di kota Solo. Hari ketiga jalan - jalan ke Solo (17/02) peserta #FamTripSolo diajak untuk berkunjung kesini. Apa yang menarik disini?

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, daerah Laweyan sudah ada sebelum kota Jogja dan Solo sekitar tahun 1400. Jadi dikatakan Kampoeng Batik Laweyan merupakan kampoeng batik tertua di Indonesia.

Saya sangat senang bisa menjelajah Batik Laweyan Solo, karena disini saya bisa melihat proses membatik mulai dari awal hingga pewarnaan. Perjalanan dimulai dari kelurahan Laweyan, kemudian dilanjutkan ke Galeri Batik Putra Laweyan. Salah satu galeri batik yang ada di kampoeng batik ini.

Di Galeri Batik Laweyan bisa melihat proses membatik dengan yang dilakukan ibu - ibu yang sedang bekerja. Dan bapak - bapak yang bertugas mengecap batik dengan alat cap. Menarik melihatnya.




Masih di Galeri Batik Putra Laweyan, saya juga masuk ke toko batik yang tak jauh dari workshop. Disini aneka baju batik dan souvenir batik bisa dibeli sebagai oleh - oleh. Dan ada Cafe untuk tempat istirahat dan melepas lelah setelah berkeliling.

Selanjutnya melanjutkan perjalanan untuk melihat proses menghilangkan wax (lilin) dan proses pewarnaan menggunakan mesin. Jaraknya sekitar 100 meter dari Galeri Batik Putra Laweyan.

Di Kampoeng Batik Laweyan ini proses pewarnaan kain batik dilakukan dengan menggunakan mesin karena kain yang digunakan juga lebih panjang. Panjangnya 10 meter. 5 kali panjang kain batik ukuran normal.

Nah, selain melihat proses membatik dari awal hingga selesai, Pak Widi guide yang menemani peserta #FamTripSolo jelajah Kampoeng Batik Laweyan juga menjelaskan kepada saya mengenai managemen enterpreneur batik disini. Bahwa managemennya lebih modern. Sehingga prosesnya bisa lebih cepat.

Kualitas dan proses pengerjaan batik pun tak diragukan lagi. Sesuai dengan harga yang dibanderol. Menyenangkan bisa mendapatkan edukasi tentang batik di Kampoeng Batik Laweyan. Jika kamu wisata ke Solo, jangan lupa berkunjung kesini. Kamu juga bisa belajar membatik. Menarik bukan?

by @moiismiy

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang