Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Jelajah Kampoeng Batik Laweyan Solo


Senang rasanya bisa mengunjungi kampung batik tertua di Indonesia, Kampoeng Batik Laweyan salah satu objek wisata di kota Solo. Hari ketiga jalan - jalan ke Solo (17/02) peserta #FamTripSolo diajak untuk berkunjung kesini. Apa yang menarik disini?

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, daerah Laweyan sudah ada sebelum kota Jogja dan Solo sekitar tahun 1400. Jadi dikatakan Kampoeng Batik Laweyan merupakan kampoeng batik tertua di Indonesia.

Saya sangat senang bisa menjelajah Batik Laweyan Solo, karena disini saya bisa melihat proses membatik mulai dari awal hingga pewarnaan. Perjalanan dimulai dari kelurahan Laweyan, kemudian dilanjutkan ke Galeri Batik Putra Laweyan. Salah satu galeri batik yang ada di kampoeng batik ini.

Di Galeri Batik Laweyan bisa melihat proses membatik dengan yang dilakukan ibu - ibu yang sedang bekerja. Dan bapak - bapak yang bertugas mengecap batik dengan alat cap. Menarik melihatnya.




Masih di Galeri Batik Putra Laweyan, saya juga masuk ke toko batik yang tak jauh dari workshop. Disini aneka baju batik dan souvenir batik bisa dibeli sebagai oleh - oleh. Dan ada Cafe untuk tempat istirahat dan melepas lelah setelah berkeliling.

Selanjutnya melanjutkan perjalanan untuk melihat proses menghilangkan wax (lilin) dan proses pewarnaan menggunakan mesin. Jaraknya sekitar 100 meter dari Galeri Batik Putra Laweyan.

Di Kampoeng Batik Laweyan ini proses pewarnaan kain batik dilakukan dengan menggunakan mesin karena kain yang digunakan juga lebih panjang. Panjangnya 10 meter. 5 kali panjang kain batik ukuran normal.

Nah, selain melihat proses membatik dari awal hingga selesai, Pak Widi guide yang menemani peserta #FamTripSolo jelajah Kampoeng Batik Laweyan juga menjelaskan kepada saya mengenai managemen enterpreneur batik disini. Bahwa managemennya lebih modern. Sehingga prosesnya bisa lebih cepat.

Kualitas dan proses pengerjaan batik pun tak diragukan lagi. Sesuai dengan harga yang dibanderol. Menyenangkan bisa mendapatkan edukasi tentang batik di Kampoeng Batik Laweyan. Jika kamu wisata ke Solo, jangan lupa berkunjung kesini. Kamu juga bisa belajar membatik. Menarik bukan?

by @moiismiy

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

💻 Berkenalan dengan ASUS Chromebook CR11 Flip (CR1104F)

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026