Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

[Review] Tempat Makan Ayam Kampung Bu Toha Cabang Semarang

Akhirnya ada kesempatan juga mampir ke sini. Tempat makan yang populer dengan ayamnya ini, khususnya sambelnya, memang cabang dari Tuntang. Kira-kira seperti apa suasana di dalamnya?

Akhir tahun 2020, lebih tepatnya tanggal 29 Desember, kami mencoba makan di Ayam Kampung Bu Toha Cabang Semarang yang lokasinya berada di jalan Mayjend Sutoyo nomor 59.

Kami datang bukan dalam rangka undangan atau liputan. Hanya sekedar mampir karena menemani keluarga datang. Siapa tidak tergiur ketika diajak ke sini, mumpun bisa sekalian menambah pengalaman yang bisa dibaca di halaman ini.

Ruangan yang sederhana

Memiliki parkir yang lumayan luas, kedatangan kami disambut gerimis. Setelah mencuci tangan sebagai bagian protokol kesehatan, isi ruangan yang membuat penasaran akhirnya terpampang jelas di depan mata.

Tidak ada yang terlalu istimewa atau penuh orang-orang seperti saat makan di Tuntang. Pandemi memang sangat berdampak pada pelaku usaha. Mungkin tempat ini juga. Tapi kami bersyukur, selain kami ada pengunjung lain yang sedang makan juga. Mereka satu keluarga.

Kursi dan meja yang terbuat dari kayu memang lebih baik dipandang mata. Ada yang untuk 4 orang, hingga ukuran panjang (banyak pengunjung).

Ada yang mencuri perhatian pandangan kami saat melihat karangan bunga yang seharusnya tidak lagi ada. Maklum, tempat ini dibuka secara resmi bulan Maret 2020. Sedangkan saat kami datang, ini sudah bulan Desember. 

Dari rata-rata karangan bunga yang sengaja tetap dipajang adalah nama para pengirimnya yang membuat decak kagum. Wow, ada banyak nama artis ternyata. Pantas saja.

Memilih sendiri

Seperti sedang acara dengan tema prasmanan, di sini kita tinggal memilih hidangan apa yang ingin dimakan. Semisal dada ayam, tinggal taruh di piring, lalu berikan kepada karyawan untuk menggorengnya. Kurang lebih sama dengan cabang Tuntang.

Selain menu andalan favorit kami, Ayam Goreng, di sini juga ditawarkan menu-menu lainnya yang bisa dilihat dari gambar di atas. Ada paruh sapi, babat sapi, iso sapi, hingga sayur asem.

Update

Semenjak bulan Juli 2021, tempat ini, bangunannya sudah disewakan. 

...

Kami baru sadar, jika foto-foto makanan yang datang tidak diambil gambarnya. Kami benar-benar lapar sampai lupa. Dengan sambel yang enak dilidah, makan ayam goreng saat hujan itu adalah kenikmatan yang hakiki.

Jika kamu penasaran dengan rupa menu-menunya, bisa buka Instagram mereka yang berada di alamat https://www.instagram.com/ayamkampungbutoha1. Silahkan klik saja,

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?