Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Buka Puasa Bareng Blogger dan Media, Cara Hotel GranDhika Semarang Kenalkan Paket Puasa Bertema Kampung Melayu
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Selain mengenalkan tema ramadan bertajuk 'Kampung Melayu', pihak hotel menyuguhkan kegiatan hingga penampilan tarian kepada tamu, awak media dan rekan blogger yang hadir. Mungkin undangan kali ini yang paling berkesan buat kami dari undangan-undangan sebelumnya.
Berada di Kapolagha Restaurant yang terletak di lantai 1 hotel, Jumat sore (10/5), kami turut hadir dalam undangan. Bulan puasa tahun ini rasanya sangat spesial buat kami.
Ramadhan Kampoeng Melayu
Kesan Melayu coba ditunjukkan dengan hidangan yang disediakan. Seperti Laksa Melayu, Mie Lender, Nasi Lemak, Sate Godog, Ayam Pingteh, Soto Melayu, Nasi Kebuli, hingga kudapan dan hidangan penutup seperti Leng Chee Kang, Bubur Cha Cha, Ang Ku Kueh, Kuih Ketayap, dan kuliner Melayu lainnya.
Tentu, paket puasa Hotel GranDhika yang beralamat di jalan Pemuda ini sudah termasuk ta’jil, hidangan utama, hingga hidangan penutup. Kita hanya harus membayar 110.000,00 nett/orang.
Demi kenyamanan, kamu yang berminat dapat melakukan reservasi terlebih dahulu dengan menghubungi Agung di nomor telepon/WhatsApp 081249752056 atau Dani di nomor telepon/WhatsApp 082227174559.
Sate Godog, pertama kali mencoba menu beginian
Oh ya, pihak hotel memberikan kejutan spesial untuk tamu-tamu Ramadhan Kampoeng Melayu dengan memberikan doorprize smartphone Oppo A3S dan juga grandprize Samsung Galaxy A9 yang akan diundi di akhir periode Ramadhan.
Selain hadiah utama tersebut, Hotel GranDhika Pemuda Semarang juga memberikan hadiah kejutan yang dibagikan setiap hari berupa voucher belanja dari brand busana muslim ternama, seperti Ina Priyono.
Penampilan spesial
Suasana buka bersama sangat ramai. Saat semua masih menyelesaikan makanannya, ada penampilan spesial dari Tari Ratoh Jaroe yang dibawakan mahasiswa kampus Undip.
Yang belum pernah melihat dari dekat, tentu ini momen istimewa. Terikan melengking beberapa bagian dalam tarian cukup menarik orang-orang untuk lebih mendekat.
Selain penampilan spesial tadi, ruangan sudut disebelah terdapat musik akustik yang menemani tamu. Kalau ini rasanya bakal setiap hari ke sini.
Video ini berdurasi 3 menit lebih
Food Presentation Competition
Setelah berbuka puasa, dan mengambil beberapa foto dari daftar menu yang dihidangkan, kami para undangan diajak berpartisipasi lomba menghidangkan menu yang sudah disediakan.
Beruntungnya, salah satu rekan bloger yang hadir mengambil daftar pemenang setelah dinyatakan menang. Tidak mudah mengkreasikan menu menjadi sebuah hidangan ala Chef. Apakah nilai persentasi peserta juga dihitung oleh juri yang langsung dinilai Chef dan GM hotel?
Selamat buat para pemenang lomba mengkreasikan garnish. Salah satu hadiahnya berupa voucher menginap di Hotel GranDhika Pemuda Semarang. Sayang sekali kami tidak ikutan.
Acara pun berakhir dengan ditutup sesi foto bersama. Apa yang dilakukan Hotel GranDhika memang tahun ini sudah banyak dilakukan beberapa hotel yang kami juga datangi demi menangkap momen bulan puasa.
Yang menarik dari acara berbuka puasa kali ini, selain penampilan tarian, adalah lomba kreasi garnish. Paket Buka Puasa Bersama Ramadhan Kampoeng Melayu Hotel GranDhika Pemuda Semarang tersedia mulai tanggal 6 Mei – 3 Juni 2019. Cek akun Instagram mereka di sini > @grandhikapemudasemarang.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Entah apa yang terjadi dengan semangat kami belakangan ini. Setelah sebelumnya melewatkan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami kembali harus menerima kenyataan gagal hadir secara fisik pada gelaran Karnaval Paskah Kota Semarang yang berlangsung tanggal 17 April 2026 kemarin. Padahal, suasana kemeriahannya sudah sangat terasa bahkan sebelum acara dimulai. Meski kali ini kami hanya bisa memantau dari kejauhan dan layar digital, ada satu hal yang sangat mencolok: skala acara tahun ini terasa jauh lebih besar dan lebih ramai dibandingkan tahun 2025. Perasaan "lebih ramai" itu rupanya bukan sekadar asumsi, melainkan fakta yang tercermin dari data di lapangan. Lonjakan Peserta dan Kehadiran Mobil Karnaval Jika pada tahun 2025 jumlah peserta berada di angka sekitar 10.000 orang, tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 15.000 orang . Kenaikan sebesar 50% ini menjelaskan mengapa arus informasi dan dokumentasi di media sosial terasa jauh lebih masif. Salah sa...
Ada hal unik yang kami sadari sejak setahun terakhir menggunakan laptop berbasis Chromebook, terutama jika dibandingkan dengan Windows atau Mac. Biasanya, pada menu tombol power (daya) di laptop Windows, kita akan dengan mudah menemukan opsi Sleep . Namun di Chromebook, opsi itu seolah hilang. Benarkah demikian? Bulan April ini menjadi kali kedua kami mengangkat topik Chromebook di blog. Akhir-akhir ini kami memang sedang bersemangat membagikan pengalaman seputar perangkat ini. Kali ini, kami ingin mengulas sesuatu yang sederhana namun krusial bagi calon pengguna. Filosofi "Instant-On" Bagi pengguna yang baru melirik Chromebook, ketiadaan tombol ini tentu memicu kebingungan. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak di depan laptop dalam durasi lama. Mode sleep (tidur) sangat berguna agar laptop tidak perlu bolak-balik dimatikan melalui shutdown , yang tentunya lebih menghemat waktu. Sebenarnya, alasan utamanya bukan karena fiturnya tidak ada, melainkan adanya perubahan ...
Comments
Post a Comment