Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Review Aplikas] My Blue Bird Tersedia di Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Tren pengguna Internet yang terus meningkat dan perkembangan aplikasi layanan yang semakin dibutuhkan, mau tidak mau membuat banyak perusahaan melakukan peningkatan layanan. Termasuk aplikasi transportasi burung biru ini.
Namanya 'My Blue Bird', sudah tersedia di play store Android. Aplikasi ini sebenarnya tidak baru-baru banget buat perusahaan yang namanya dijadikan aplikasi ini. Karena sebelumnya sudah diluncurkan dengan nama yang berbeda, aplikasi ini hanya lebih baik dari sebelumnya.
Instal Aplikasi
Aplikasi My Blue Bird cukup ringan bila melihat ukurannya yang tak lebih dari 4MB. Setelah menemukan aplikasi dan menginstalnya, jangan lupa aktifkan gps yang ada pada smartphone Anda.
Tampilan warna biru mendominasi saat aplikasi dibuka. Sebelum masuk menu utama, Anda harus membaca peraturan. Kemudian mengikuti proses registrasi dengan mengisi nomor hp sebagai verifikasi, nama, tanggal lahir dan email. Semacam buat situs jejaring sosial aja.
Setelah semua proses berhasil, maka Anda langsung dibawa ke halaman dengan tampilan peta. Di sinilah gps Anda akan sangat berguna untuk mendeteksi keberadaan Anda.
Menu
Beberapa menu berikut ini setidaknya memberi warna tersendiri buat aplikasi my Blue Bird. Silahkan Anda coba sendiri. Untuk menu akun masih sangat sederhana, saya berharap kedepannya bisa terhubung dengan yang lain.
.
Menu news and promo mengandalkan feed dari website perusahaan. Jadi kalau nggak update dipastikan tampilannya hanya itu-itu saja. Menu more menampilkan beberapa menu lainnya seperti call center, feedback, Re-register (bila Anda mengganti nomor ponsel), Dispatcher function (masih tahap devlop), Change City (ingat, hanya ada 6 kota saat postingan ini dibuat), dan terakhir share application (berbagi di media sosial maupun email dan lainnya).
Diperkenalkan di Semarang
Lewat acara bertajuk gathering blogger Semarang, aplikasi ini dikenalkan kepada 30 blogger yang hadir di kantor pusat Bluebird yang ada di jalan Bridjend Sudiarto. Seru, pasti.
Tren blogger yang selalu hadir ditiap acara setiap diundang tentunya dimanfaatkan betul oleh bagian marketing. Dan inilah yang selalu menarik untuk dinanti. Baca ulasannya lebih lengkap di sini.
Lalu, apa saja kelebihan aplikasi ini? Klik DI SINI.
...
Bagi kota-kota besar, aplikasi layanan seperti ini tentu sudah biasa dan sangat menjamur. Berbeda dengan kota-kota yang belum banyak mendapatkan layanan dari perusahaan yang menggunakan mobile application.
Dengan pengalaman dan jumlahnya yang tersebar di kota-kota Indonesia, Blue Bird melihat ini sebagai sesuatu yang sangat menarik. Meski aplikasinya sudah ada sebelum layanan sejenis hadir di Indonesia.
Dikenalkan dengan sebuah acara, pihak Blue Bird tentu melihat Semarang cukup menarik untuk perkembangan pengguna Internet seperti blogger. Aplikasi ini sementara dapat digunakan di kota-kota seperti Jakarta, Semarang, Medan, Bali, Surabaya dan Bandung. Jadi, bila diluar kota tersebut, mungkin aplikasi tidak berfungsi secara maksimal.
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Haul KH Sholeh Darat (Mbah Sholeh Darat) tahun 2026 ini memberikan kesan yang berbeda. Ini merupakan kali pertama kami menghadiri acara tersebut, yang secara resmi baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sebuah upaya menarik yang mempertemukan pariwisata dan tradisi di jantung Kampung Melayu. Meskipun rencana awal sempat mencuat akan digelar di Lapangan Garnisun Kalisari, pada pelaksanaannya hari Minggu kemarin (19/4), seluruh kemeriahan justru terpusat di kawasan Kampung Melayu Semarang. Perubahan lokasi ini bagi kami menjadi daya tarik tersendiri; menegaskan bahwa Kampung Melayu bukan sekadar pemukiman padat di utara Semarang, melainkan gerbang sejarah maritim dan intelektual yang kuat. Pilihan Strategis di Antara Lima Kirab Bulan April ini sepertinya menjadi bulan yang padat bagi pecinta kirab di Semarang dengan total lima agenda serupa. Setelah sebelumnya tidak sempat hadir di karnaval Paskah dan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami tid...
Minggu pagi (19/4), saat suasana Kota Semarang masih nampak tenang, langkah kami kembali tertuju pada sebuah ruko di Jalan Kartini. Ada rasa dejavu yang menyeruak saat menatap bangunan yang kini tampil dengan fasad hitam minimalis yang elegan. Bagi yang sering melintas di sini, ruko ini punya sejarah panjang. Dulu, lokasinya ditempati oleh Pitstop Computer . Sayangnya, meski sempat mengundang rekan-rekan Blogger Semarang saat grand opening tahunan lalu, nasib mereka di Jalan Kartini akhirnya kandas. Kabar terbarunya, Pitstop kini memilih "hijrah" ke Java Supermall dan meninggalkan jejak ruko ini untuk penghuni baru. Kini, pertanyaannya adalah: Apakah penghuni baru ini mampu mematahkan "kutukan" lokasi tersebut dan tidak mengulangi nasib yang sama? Mengenal PlayFix dan iFixied Papan namanya terpampang besar dan mencolok. Ada dua nama yang bersanding di sana: iFixied dan PlayFix . Setelah kami telusuri, keduanya memang berada di bawah naungan manajemen yang sama na...
Ada pemandangan yang menarik perhatian kami pada bulan Februari lalu, tepatnya sebelum memasuki bulan puasa. Saat sedang melintas di Jalan Medoho Raya, sebuah papan informasi tampak berdiri tegak dengan identitas Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Sambirejo, Kota Semarang, yang terlihat cukup mencolok. Namun, bukan sekadar papan nama biasa yang kami temukan. Hal yang paling menarik perhatian adalah kehadiran QR Code di bagian tengah papan, lengkap dengan alamat tautan ( link ) di bawahnya. Sebuah pemandangan yang bagi kami terasa sangat modern untuk ukuran lingkungan setingkat RT di Semarang. Papan informasi ini kami abadikan pada 16 Februari 2026. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Ikhlas Sambirejo, persis di dekat gerbang yang mengarah ke Jalan Wisma Prasetya III. Karena rasa penasaran yang besar, kami pun mencoba mengulik isi di balik kode tersebut hari ini. Implementasi Semarang Smart City di Level Mikro Sebagai pihak yang cukup sering mengamati perkembangan sudut-sudut kota...
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Comments
Post a Comment