Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Review Aplikas] My Blue Bird Tersedia di Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Tren pengguna Internet yang terus meningkat dan perkembangan aplikasi layanan yang semakin dibutuhkan, mau tidak mau membuat banyak perusahaan melakukan peningkatan layanan. Termasuk aplikasi transportasi burung biru ini.
Namanya 'My Blue Bird', sudah tersedia di play store Android. Aplikasi ini sebenarnya tidak baru-baru banget buat perusahaan yang namanya dijadikan aplikasi ini. Karena sebelumnya sudah diluncurkan dengan nama yang berbeda, aplikasi ini hanya lebih baik dari sebelumnya.
Instal Aplikasi
Aplikasi My Blue Bird cukup ringan bila melihat ukurannya yang tak lebih dari 4MB. Setelah menemukan aplikasi dan menginstalnya, jangan lupa aktifkan gps yang ada pada smartphone Anda.
Tampilan warna biru mendominasi saat aplikasi dibuka. Sebelum masuk menu utama, Anda harus membaca peraturan. Kemudian mengikuti proses registrasi dengan mengisi nomor hp sebagai verifikasi, nama, tanggal lahir dan email. Semacam buat situs jejaring sosial aja.
Setelah semua proses berhasil, maka Anda langsung dibawa ke halaman dengan tampilan peta. Di sinilah gps Anda akan sangat berguna untuk mendeteksi keberadaan Anda.
Menu
Beberapa menu berikut ini setidaknya memberi warna tersendiri buat aplikasi my Blue Bird. Silahkan Anda coba sendiri. Untuk menu akun masih sangat sederhana, saya berharap kedepannya bisa terhubung dengan yang lain.
.
Menu news and promo mengandalkan feed dari website perusahaan. Jadi kalau nggak update dipastikan tampilannya hanya itu-itu saja. Menu more menampilkan beberapa menu lainnya seperti call center, feedback, Re-register (bila Anda mengganti nomor ponsel), Dispatcher function (masih tahap devlop), Change City (ingat, hanya ada 6 kota saat postingan ini dibuat), dan terakhir share application (berbagi di media sosial maupun email dan lainnya).
Diperkenalkan di Semarang
Lewat acara bertajuk gathering blogger Semarang, aplikasi ini dikenalkan kepada 30 blogger yang hadir di kantor pusat Bluebird yang ada di jalan Bridjend Sudiarto. Seru, pasti.
Tren blogger yang selalu hadir ditiap acara setiap diundang tentunya dimanfaatkan betul oleh bagian marketing. Dan inilah yang selalu menarik untuk dinanti. Baca ulasannya lebih lengkap di sini.
Lalu, apa saja kelebihan aplikasi ini? Klik DI SINI.
...
Bagi kota-kota besar, aplikasi layanan seperti ini tentu sudah biasa dan sangat menjamur. Berbeda dengan kota-kota yang belum banyak mendapatkan layanan dari perusahaan yang menggunakan mobile application.
Dengan pengalaman dan jumlahnya yang tersebar di kota-kota Indonesia, Blue Bird melihat ini sebagai sesuatu yang sangat menarik. Meski aplikasinya sudah ada sebelum layanan sejenis hadir di Indonesia.
Dikenalkan dengan sebuah acara, pihak Blue Bird tentu melihat Semarang cukup menarik untuk perkembangan pengguna Internet seperti blogger. Aplikasi ini sementara dapat digunakan di kota-kota seperti Jakarta, Semarang, Medan, Bali, Surabaya dan Bandung. Jadi, bila diluar kota tersebut, mungkin aplikasi tidak berfungsi secara maksimal.
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Peringatan Hari Blogger Nasional tahun 2026 ini genap memasuki usianya yang ke-19 tahun. Momentum yang datang bersamaan dengan riuhnya bising dunia digital yang rasanya makin tak karuan. Di luar sana, orang-orang media sedang sibuk mengeluhkan fenomena homeless media —akun-akun agregator anonim yang tinggal comot sana-sini, memotong video, menempel berita tanpa keringat, tapi meraup cuan dari atensi instan. Informasi berseliweran begitu cepat, lalu lenyap ditelan algoritma esok paginya. Belum lagi cerita-cerita dari kawan-kawan sesama blogger yang belakangan blog pribadinya mendadak ditawar orang dengan angka belasan hingga puluhan juta rupiah. Buat sebagian orang, blog dilihat sekadar sebagai aset digital: diternak, dibesarkan metriknya, lalu dilepas demi uang tunai. Tapi buat para perawatnya, tawaran itu ditepis begitu saja. Seperti kata kawan kami, Ditya Pandu dari Tuxlin Blog, saat menolak meminang blog pribadinya: “Ini bukan soal aset digital, tapi sebuah catatan perjalanan pribad...
Bicara soal Artificial Intelligence (AI) di laptop zaman sekarang, rasanya hampir semua merek memamerkan fitur serupa. Namun, ada satu pemaparan materi dari tim ASUS saat gelaran acara No.1 Quality & Service di Hotel Tentrem pertengahan September lalu yang cukup menarik perhatian kami: hadirnya aplikasi ASUS Virtual Assistant (OMNI). Sebagai pengguna laptop harian, kami awalnya cukup penasaran. Apa bedanya OMNI ini dengan berbagai asisten AI berbasis cloud yang sudah bertaburan di internet? Ternyata, jawabannya ada pada satu kata kunci: Offline . AI yang Berjalan Tanpa Internet, Kok Bisa? Secara sederhana, OMNI adalah AI Desktop Companion yang tertanam langsung di dalam laptop ASUS . Fitur utamanya mulai dari merangkum dokumen ( Librarian ), menjawab pertanyaan dari berkas kerja, hingga mengubah rekaman suara menjadi transkrip dan poin-poin penting. Menariknya, seluruh proses ini bisa berjalan tanpa koneksi internet sama sekali . Kemampuan on-device AI ini mengandalkan pemro...
Akhirnya kami merilis tulisan ini di blog meski agendanya sendiri sudah lewat beberapa waktu. Kami memang sempat hadir langsung menikmati kemeriahannya di lapangan. Namun, tentu saja seperti biasa, kehadiran kami ini murni atas inisiatif pribadi untuk memantau dinamika kota, bukan karena undangan resmi apalagi bagian dari kerja sama dengan penyelenggara MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Ketika Kota Semarang didaulat menjadi tuan rumah perhelatan MTQ Nasional XXXI, gaungnya memang tidak hanya berhenti pada arena utama atau lomba tilawah di dalam gedung. Ada denyut kemeriahan yang sengaja dihidupkan ke ruang-ruang publik, salah satunya lewat kehadiran Karnaval Nostalgia Dugderan yang digelar pada Jumat, 18 September 2026 lalu. Menariknya, kehadiran karnaval ini sempat memantik tanya di kalangan pengamat jalanan. Pasalnya, belum lama berselang, warga Semarang sudah disuguhi kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ. Praktis, dalam hitungan satu bulan yang sama, ada dua arak-arakan budaya besar yang...
Comments
Post a Comment