Favorit

Agenda Kota Semarang Bulan April 2025

Image
Selamat Hari Raya Idulfitri kami ucapkan buat umat muslim. Mari kembali ke titik nol lagi. Momen bahagianya masih akan menyelimuti hingga sepekan ke depan. Kami harap semua orang bahagia dan sehat selalu. Awal bulan April jatuh pada hari Selasa. Masih lebaran ke-2 dari Idulfitri. Beberapa pusat perbelanjaan hingga tempat wisata masih ada banyak acara seru yang bisa didatangin. Agenda Kota Semarang Wah, agenda dari bulan Maret masih nempel di bulan April. Sepertinya orang-orang yang ada di Kota Semarang bakal dibuat sibuk akan rencana pergi ke mana. Silahkan intip daftarnya di bawah ini. Akan terus kami perbarui apabila ada info terbaru. [21 Maret - 21 April] - Virtual Reality Under Water Exploration di Mal Tentrem. Berbayar. [22 Maret - 6 April] - 1001 Night on Flying Trapeze Show From Russia di The Park Mall Semarang. Jamnya berbeda-beda, cek IG @thepark.semarang. [26 Maret - 6 April] - Delightful Market di Mal Tentrem. [26 Maret - 6 April] - Ramadan Special Show di Mal Tentrem. [28 M...

Penonton Remaja yang Jadi Raja di Bioskop Semarang


Film Aach.. Aku Jatuh Cinta tidak seperti yang diharapkan bahwa film ini akan bertahan lebih lama. Nyatanya hanya seminggu bertahan di bioskop Semarang, menurut pengamatan kofindo.

Selera penonton di bioskop Semarang akhir-akhir ini turun naik. Sempat naik di akhir tahun, kemudian redup sejenak. Film yang dianggap memuaskan selera mereka seperti Ngenest sukses memuaskan hasrat mereka. Kemudian animo yang sempat redup kembali, lagi-lagi naik saat film London Love Story diputar di bioskop yang ada Mal Ciputra ini.

Beberapa pekan, film LLS berhasil mengambil jatah teater lebih banyak dan bahkan bioskop di luar jaringan 21 pun turut ambil bagian. Ini mengingatkan saya tentang film 'Jomblo'.

Yang ringan-ringan saja

Ada artikel yang menarik dari laman metrotvnews.com, (15/2), tentang selera penonton film Indonesia. Disebutkan di sana bahwa penonton lebih menyukai kisah yang ringan dan mudah dicerna, Hanung Bramantyo.

"Sekitar 34 persen penonton film, sesuai dengan riset IKJ adalah (orang dengan tingkat pendidikan) SMA dan S1. That's why, film London Love Story laku."

"Begitu dikasih film yang lebih mikir sedikit, itu (kalangan orang berpendidikan) S2 yang nonton. Penonton S2 hanya 4 persen. That's why filmnya Angga, Surat dari Praha cuma dapat 50 ribu penonton. Siti cuma dapat 20 ribu penonton. Penonton Siti dan Surat dari Praha itu penonton S2. Anak S1 suka yang fun. Makanya, saya bikin formula Talak 3," kata Hanung.

Remaja adalah raja

Disebutkan Hanung bahwa penonton S1 termasuk bagian dari riset 34% bersama para pelajar. Dan menurut pengalaman Kofindo, saat film Indonesia tayang, bila film tersebut banyak mengangkat soal anak muda, pasti penontonnya banyak.

Dan cara menaklukkan penonton Semarang pun sepertinya sudah diketahui beberapa pihak film. Mereka yang berhasil rata-rata sutradara baru dan sangat terkenal sebagai Comic. Selain film mereka menyasar remaja, kehadiran mereka pun jadi kunci juga keberhasilan film-film mereka sukses.

Nah, bagaimana pembuat film. Mau menaklukkan Semarang sekarang? Segmen remaja sepertinya masih dianggap raja dan oleh karena itu, taklukkan dulu rajanya tersebut.

Sumber klik di sini
Gambar : suasana saat film LLS tayang perdana di Semarang.

Artikel terkait :
...

Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menggunakan Kuota Pelanggan Baru XL yang Tidak Bisa Digunakan?

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

Bulan Maret 2025, Telkomsel Punya Paket 21 GB Hanya 40 Ribu

AMOLI, Laptop Buatan Mana?

Review : Gunakan Layanan Maxim Life Massage & SPA