Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Car Free Night di Malam Tahun Baru
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Seharusnya titik kilometer Semarang jadi sesuatu yang wah, mengingat malam spesial untuk menyambut malam tahun baru. Sayangnya, suasana paling menarik bukan disini. Tapi kawasan Simpang Lima. Ikon kota Semarang yang selalu jadi magnet tersendiri bagi masyarakat Semarang maupun yang sekedar mampir.
Lama tidak mendengar istilah Car Free Night Semarang atau CFN. Sempat beberapa kali dilakukan di kawasan Kota Lama, pada akhirnya tidak dilanjutkan. Seperti kondisi cuaca, tidak dapat diprediksi meski tahu akan terjadi.
Nol Kilometer yang terlihat adem-adem
Hingga pukul 8 malam saat saya melintasi, kawasan ini masih adem-adem saja. Rute yang seharusnya ditutup ternyata tidak yang saya bayangkan bahwa kendaraan bisa melewati. Hanya sebagian jalan yang dibuka guna akses kendaraan. Apalagi kawasan ini adalah salah satu titik vital arus kendaraan.
Panggung megah dan jejeran kursi buat pemiliki pejabat sudah siap dengan baik. Tinggal menunggu semua menempati. Masih terlalu sore untuk melihat acara meriah disini. Meski begitu, terobosan yang dilakukan dengan menjadikan kawasan titik nol kilometer sebagai salah satu pusat malam tahun baru perlu diapresiasi.
Car free night di Simpang Lima
Selain menjadi simbol keriuhan masyarakat untuk menghabiskan malam, banyaknya kereta hias yang dimodifikasi berbagai bentuk kendaraan, membuat Simpang Lima benar-benar paling menarik di malam pergantian tahun.
Semua orang tumpah ruah, mulai dari yang muda hingga yang berkeluarga. Berbeda jauh dengan kawasan titik nol yang sepi sembrani menuggu acara dimulai. Disini, mereka menghabiskan waktu sambil bercengkrama, tertawa dan berfoto-foto.
Saya malah nggak tahu kalau kawasan Simpang Lima akan dijadikan Car Free Night di malam tahun baru. Sepertinya kurang banyak membaca informasi, nih.
Beberapa petugas sudah sigap berjaga. Tukang parkir juga sudah menata dengan rapi kendaraan yang mau berhenti. Mal paling besar di Simpang Lima pun sudah tutup lebih awal. Benar-benar momen yang menarik tahun ini. Entah, bagaimana dengan malam tahun baru di Pantai Marina.
Selamat tahun baru 2016. Meski tidak menunggu hingga jam 00.00, saya yakin suasana tahun baru di semua tempat di kota Semarang sangatlah menarik. Tidak kalah dengan kota lain di Indonesia.
Kami sangat antusias ketika informasi acara ini mampir di lini masa Instagram. Awalnya, kami tidak menyadari jika tanggal pelaksanaannya, 9 Februari , bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) . Sebuah kebetulan yang manis, bukan? Dengan tajuk 'Jejak Sejarah Pers di Pecinan Semarang' , mari ikuti rangkuman perjalanannya. Kesibukan kami kembali padat di awal Februari usai rentetan agenda di bulan Januari. Apalagi acara kali ini berlabel gratis namun kuotanya sangat terbatas. Sempat kami simpan saja informasinya, eh, malam harinya rekan sesama blogger menyodorkan formulir pendaftaran. Tanpa pikir panjang, langsung gaskan daftar saat itu juga. Ditemani Gerimis di Kepodang Seperti biasa, akses menuju lokasi di Jalan Kepodang, Kota Lama, yakni Rumah PoHan , kami tempuh dengan bersepeda. Kami tak menyangka pagi itu, Senin 9 Februari 2026, Semarang menyapa dengan gerimis yang mengundang. Namun, semangat kami tidak surut, apalagi setelah menyadari kaitan acara ini dengan HP...
Pertanyaan yang selalu muncul tiap tahun saat memasuki bulan suci: Apakah CFD Semarang tetap ada selama puasa? Kami tahu jawabannya hampir pasti nihil. Namun, ingatan kami sempat melayang pada momen di mana aspal Simpang Lima tetap dibuka untuk warga meski di tengah bulan Ramadan. Penasaran kapan itu terjadi? Mengulik Arsip CFD di Bulan Puasa Semarang tanpa Car Free Day (CFD) di hari Minggu pagi memang menciptakan atmosfer yang berbeda. Biasanya, kawasan Simpang Lima hingga Jalan Pahlawan sudah riuh rendah sejak matahari belum tinggi—mulai dari pelari yang serius, komunitas sepeda, hingga mereka yang sekadar berburu kuliner pagi. Kami sempat mencoba mengubek-ubek arsip untuk memastikan apakah CFD pernah benar-benar tetap berjalan saat puasa. Sayangnya, di catatan utama kami tidak menemukannya. Namun, penelusuran berlanjut ke blog galeri foto kami, dan ketemu! Ternyata pada Maret 2023 , aktivitas di jantung kota ini terpantau masih bergulir. Nah, apa kami bilang?! Kenangan visual mem...
Kami dibuat kesengsem dengan penampilan baru dari program kegiatan menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Tahun 2026 ini, MAJT sepertinya benar-benar serius melakukan rebranding . Bukan hanya sekadar perubahan nama, tapi eksekusi desain visualnya pun kini jauh lebih sedap dipandang mata. Modern, namun tetap mempertahankan marwah islami. Pada hari kedua puasa, Jumat (20/2), kami berkesempatan meramaikan langsung program yang kini mengusung nama Kurma —singkatan dari Kupasan Ramadan Penuh Makna . Secara konsep dasar, benang merahnya masih serupa dengan tahun lalu: menghadirkan diskusi ringan sebelum adzan Maghrib dengan tema dan narasumber yang berganti setiap harinya. Namun, dari kacamata pengamat aktivitas kota, ada lompatan strategi branding dan marketing yang jauh lebih matang kali ini. Mari kita bedah satu per satu. Naming Strategy : Meminjam Top-of-Mind Ramadan Jika pada Ramadan 2025 kita mengenal program ini dengan nama Tarhim (Talkshow Ramadan Hingga...
Saat pertama kali mengitari deretan menu yang siap dihidangkan, pandangan kami sempat terhenti pada sebuah stall sederhana. Namanya Nasi Glewo . Awalnya terlihat biasa saja, namun setelah mendapatkan penjelasan dari pihak hotel, kami langsung bergegas mengambil piring. Oh, jadi begini penampakannya. Pernahkah terpikir ada kuliner Semarang yang sekilas mirip dengan Nasi Gandul khas Pati? Jujur saja, dalam dunia perkulineran kami merasa masih cukup awam. Namun jika bicara soal rekomendasi kuliner di Semarang, mungkin beberapa arsip artikel yang sudah kami tulis bisa menjadi referensi. Menariknya, Nasi Glewo belum pernah sekalipun mampir dalam postingan blog kami. Perjumpaan di Hotel Horison Nindya Semarang ini resmi menambah daftar panjang kekayaan rasa lokal yang patut kami rekomendasikan, meski untuk saat ini, lokasi yang baru bisa kami temukan adalah di hotel ini saja. Kuliner Legendaris yang Kian Langka Rasa penasaran membawa kami menelusuri jejaknya di jagat maya. Berbeda dengan T...
Tentu senang sekali ketika kembali menerima undangan dari Hotel Horison Nindya Semarang untuk prosesi launching menu baru buka puasa tahun 2026. Buat yang masih bingung cari tempat bukber di area Semarang Timur, sepertinya tulisan ini datang di waktu yang tepat. Jalan Majapahit sore itu seperti biasa: padat dan dinamis. Namun, ada yang berbeda dengan cara kami menikmatinya kali ini. Bukan dari balik kaca mobil atau helm motor, melainkan dari atas sadel sepeda. Ya, kami memutuskan untuk gowes dari rumah menuju Hotel Horison Nindya Semarang demi memenuhi undangan pada hari Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. Ini adalah tahun kedua kami diundang secara resmi, meski jika ditotal, ini adalah kali ketiga kami menginjakkan kaki di sini untuk urusan kuliner Ramadan. Ada semacam ikatan emosional (dan keringat yang bercucuran) saat akhirnya sampai di lobi hotel. Pasar Ambyar yang Bikin Penasaran Tahun ini, Horison Nindya mengusung tema yang cukup unik: Pasar Ambyar Nusantara . Begitu masuk ke Sant...
Comments
Post a Comment