Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Ada 6 Film Indonesia di Pekan Perdana Januari 2016


Kabar baik awal tahun 2016 bahwa film Indonesia masih tak beranjak dari singgasana raja di bioskop Semarang, alias tanpa film luar. Bahkan, ada 6 film Indonesia yang meramaikan. Sukses terus buat film Indonesia.

Film-film seperti 'Single, Shunsine Become You, Bulan Terbelah di Langit Amerika, Negeri Van Orange, dan Ngenest, sukses bertahan hingga minggu pertama bulan Januari.

Meski ini kabar baik, ada kabar buruknya juga yaitu semua film diatas mengalami penurunan jam pemutaran. Satu-satunya yang masih full (5 jam pemutaran) adalah film yang baru tayang Kamis ini, yaitu film Wanita Berdarah.

Menurut rencana padahal, pekan perdana ada 3 film Indonesia yang diluncurkan. Entahlah, mungkin karena selera pasar / penonton masih tinggi, membuat film-film Indonesia sukses bertahan.



Tantangan film Wanita Berdarah

Menjadi satu-satunya film baru yang tayang 7 Januari, film ini membawa genre drama yang dicampur thriller. Durasinya 80 menit lebih dan mengambil setting di luar negeri juga.

Dari segi cerita, film ini mencoba mengangkat persoalan tenaga kerja di luar negeri khususnya wanita. Apakah ini menarik? Entahlah. Melihat 5 film sebelumnya yang masih bermain punya deretan cerita yang juga tak kalah hebat.

Jadi penasaran, seberapa tahan film ini dapat bertengger di bioskop Semarang.

Artikel terkait :


Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📖 Catatan dari Luar Pagar Grand Opening Gramedia Jalma Semarang: Mewah, tapi…

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

⚽ Cerita Senyap Nonton Piala Dunia 2026 Lewat Platform Alternatif Snack Video

🚗 Wajah Baru Eks Gedung GO Majapahit: Pengalaman Pertama Servis Mobil Tanpa Drama di QuikFix & New Prodi Ban Semarang