Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Ada 6 Film Indonesia di Pekan Perdana Januari 2016


Kabar baik awal tahun 2016 bahwa film Indonesia masih tak beranjak dari singgasana raja di bioskop Semarang, alias tanpa film luar. Bahkan, ada 6 film Indonesia yang meramaikan. Sukses terus buat film Indonesia.

Film-film seperti 'Single, Shunsine Become You, Bulan Terbelah di Langit Amerika, Negeri Van Orange, dan Ngenest, sukses bertahan hingga minggu pertama bulan Januari.

Meski ini kabar baik, ada kabar buruknya juga yaitu semua film diatas mengalami penurunan jam pemutaran. Satu-satunya yang masih full (5 jam pemutaran) adalah film yang baru tayang Kamis ini, yaitu film Wanita Berdarah.

Menurut rencana padahal, pekan perdana ada 3 film Indonesia yang diluncurkan. Entahlah, mungkin karena selera pasar / penonton masih tinggi, membuat film-film Indonesia sukses bertahan.



Tantangan film Wanita Berdarah

Menjadi satu-satunya film baru yang tayang 7 Januari, film ini membawa genre drama yang dicampur thriller. Durasinya 80 menit lebih dan mengambil setting di luar negeri juga.

Dari segi cerita, film ini mencoba mengangkat persoalan tenaga kerja di luar negeri khususnya wanita. Apakah ini menarik? Entahlah. Melihat 5 film sebelumnya yang masih bermain punya deretan cerita yang juga tak kalah hebat.

Jadi penasaran, seberapa tahan film ini dapat bertengger di bioskop Semarang.

Artikel terkait :
…

Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?