Langsung ke konten utama

Review Film Bangkit


Film berdurasi 122 menit ini rilis secara nasional tanggal 28 Juli 2016. Yang menarik dari film yang dibintangi Vino G. Bastian adalah teknologi yang digunakan yaitu CGI (computer-generated imagery).

Penggemar Vino pasti tidak akan melewatkan film ketiganya sepanjang tahun 2016 (Wikipedia; Talak 3 & Super Didi). Lewat film Bangkit, Vino kembali keluar dari pakem aktingnya yang gokil. Film ini benar-benar serius dari awal hingga menjelang akhir. Jadi jangan harap ngeliat Vino membuat Anda tertawa sepanjang film.

Tema Bencana (disaster)

Tidak banyak film Indonesia yang menyuguhkan tema bencana, dan film produksi Oreima Films ini sepertinya yang pertama. Film ini sungguh dasyat dengan gambaran Jakarta tenggelam.

Saya sendiri saat menyaksikannya berada diantara dua sisi. Menerima dengan cara mengikuti alur cerita dan terkagum-kagum akan teknologi yang super dasyat menyerang Ibukota, dan satu sisi melihatnya sebagai buah karya yang secara realita itu hanya terjadi lewat film. Alias no real.


Cerita

Terlepas dari pernak-pernik yang dikemas dengan sangat baik, film ini punya 2 cerita menurut saya. Cerita pertama tentang keluarga dan satunya lagi tentang pasangan yang akan segera menikah tapi gagal. Semuanya berhasil dikemas dengan baik.

Dari awal, film ini sudah dibuat tegang. Banjir yang melanda Jakarta kali ini disertai badai yang digambarkan sangat dasyat. Bangunan banyak yang roboh, rumah tenggelam, jalan layang ambruk dan super dasyat lainnya.

Untunglah ceritanya kuat dikarakter keluarga Vino, sehingga sisi emosional yang diharapkan dapat keluar juga. Saya sangat suka dengan akting istri Vino dan anak-anaknya.

Cerita sebenarnya baru keluar saat beberapa karakter yang awalnya biasa tiba-tiba menjadi kunci. Karena mereka, Jakarta dapat diatasi dengan balutan cerita emosional diantaranya.

Pemain

Tentu, melihat pemeran utamanya adalah Vino yang berperan sebagai Addri, saya pasti menontonnya. Aktor yang sangat berpengalaman ini tidak diragukan lagi untuk mendalami sebuah peran disetiap film yang ia bintangi.

Tapi bukan mas Addri yang membuat saya terkesima dan mencuri perhatian di film Bangkit. Sosoknya jatuh pada istri Addri yang diperankan oleh Putri Ayudia. Wanita berusia 28 tahun ini berhasil membangkitkan sisi emosional yang didapat dari karakternya terutama mimik wajah manusia yang mengalami musibah.

Kehilangan anak sebagai seorang ibu dan menerima pergulatan batin bahwa suaminya yang begitu sibuk menyelamatkan orang lain, mau tidak mau membuat aktingnya lebih menarik buat saya.



Selain keluarga Addri, peran Deva Mahenra sebagai Arifin juga menarik. Aktor ini perlahan - lahan terus menancapkan aktingnya di layar lebar tanah air. Saya masih menunggu film selanjutnya, seperti apa karakter yang akan didapatnya kemudian.

Gagal menaklukkan penonton di Semarang

Menurut situs beritagar.id, film Bangkit menelan biaya total sekitar 12 milyar. Benar-benar proyek besar untuk film yang kali pertama mengangkat tema bencana.

"Ini film biayanya besar. Film termahal dari Oreima Films. Karena kita melibatkan banyak orang. Total hampir 800 orang secara keseluruhan," kata produser Reza Hidayat dilansir Warta Kota (28/5/2016).

Karena biaya besar ini, melihat pergerakan promosi film Bangkit yang begitu gencar tak heran melihatnya. Semua kanal media sosial sepertinya digunakan, promosi road show dibeberapa kota pun dilakukan dan disayangkan Semarang tidak didatangi.


Tayang perdana di Semarang, film ini ditonton kurang dari 30 penonton. Bahkan hingga jam kedua pun penonton tidak begitu besar antusiasnya seperti beberapa pekan sebelumnya.

Memang ini jadi tantangan tersendiri buat film Indonesia, mau yang biaya besar atau sedang. Saat ini, penonton yang biasa didominasi remaja tidak lagi meramaikan bioskop Semarang karena ini bukan hari libur. Jadi wajar, bila sepi penonton.

...

Secara keseluruhan film ini sangat menarik. Kofindo memberikan nilai 8 dari penghitungan 6-10. Film ini dijamin tidak membuat ngantuk karena sudah tegang dari awal hingga akhir.

Kapan lagi melihat ibukota Indonesia terendam banjir yang super dasyat? Apalagi tidak banyak film bertema seperti ini dibuat sineas Indonesia. Untuk yang pertama, film Bangkit akan menjadi pelopor film-film selanjutnya. Atau akan berhenti di sini saja. Semoga tidak.


Sebagai film berbiaya mahal, saya yakin mereka punya target 1 juta penonton. Target yang saat ini menjadi acuan karena banyak film Indonesia sekarang dengan mudah mendapatkannya.

Apakah film Bangkit mampu mendapatkannya? Ditopang aktor berpengalaman seperti Vino, teknologi yang keren, dan cerita yang memiliki kekuatan dikarakter tiap pemerannya, seharusnya bisa (mendapatkan 1 juta penonton).  

Meski terdengar optimis, film Bangkit tidak mampu menarik perhatian penonton Semarang di jam perdana pemutaran. Saya pernah berucap pada teman-teman tentang film Indonesia ketika mereka mampu menaklukkan Semarang, filmnya pasti mendapat jumlah penonton besar.

Tapi itu hanya sebuah penyemangat saja, semoga tidak benar. Antusias penonton di Indonesia saat ini sedang memasuki momen yang luar biasa. Saya berharap film Bangkit mendapatkan momennya juga beberapa waktu kedepan, terutama akhir pekan besok.


Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

  1. Kalau yang main film ini Reza Rahadian dan Dian Sastro, mungkin nggak ya tembus 1jt penonton?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kedua orang itu masuk, karakternya berbeda lagi tentunya. Lagian, mereka pasti lebih mahal dan tidak mudah merekrut mereka bermain di sini. :)

      Hapus
  2. Bagusss,,,, smgt cgi Indonesia 👍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Juni 2018

Kabar baik sebelum kamu merayakan hari raya Idul Fitri, terutama kamu yang berada di Semarang. Pameran handphone bulan ini datang langsung 3 event pameran. Dimana dan kapan? Berikut detailnya.

Wuih akhirnya yang ditunggu, momennya pas lagi Hari Raya Idul Fitri. Kali ini dua tempat penyelenggaranya adalah Paragon Mall dan Java Mall Semarang.

Paragon Mall (12-24 Juni)

Kali ini Sinar Mas Selluler tidak menempatkan nama mereka dalam pameran, namun begitu tetap saja ini sepertinya acara mereka. Hanya saja untuk pameran ini kehadiran Telkomsel akan mendapatkan tempat yang lebih besar.

Bertajuk Telkomsel Ramadhan Fair (TRF), pameran handphone di Paragon ini dilaksanakan dari tanggal 12 Juni hingga 24 Juni 2018. Karena dibranding provider, sepertinya pelanggan akan banyak dimanjain promo.

Bila tahun lalu TRF 2017 hadir di Java Mall dengan Parsell, maka tahun ini bisa dikatakan mereka mencari sesuatu yang baru. Menarik strategi yang mereka lakukan.

Java Mall (12-21 Juni)

Dengan waktu yang bersa…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone 5Q Beredar di Pameran Handphone Semarang, Ini Harganya

Dua produk terbaru Asus ini sudah beredar di Semarang, khususnya selama pameran handphone yang berlangsung bulan Juni. Tertarik untuk memboyongnya? Berikut harga yang kami dapatkan dari dua pameran yang berlangsung.
Kelebihan dari Zenfone Max Pro M1 adalah Smartphone ini ditujukan kepada pengguna yang menyukai games. Baterai besar ditambah kemampuan prosesor terbarunya membuat Smartphone ini layak dimasukkan dalam daftar beli kamu.
Sedangkan Zenfone 5Q, Smartphone ini ditujukan kepada pengguna yang menyukai fotografer. Ada 4 kamera masing-masing 2 di belakang dan 2 di depan. Kemampuan kamera depan belakangnya sudah dipersenjatai memotret wide angle.
Saat kami memeriksa pameran handphone yang berlangsung di dua tempat, Java mall dan Paragon mall, kedua produk ini sudah tersedia di sana (stan dengan tulisan Asus). Harganya sama semua.
Daftar harga Asus Smartphone di pameran handphone Semarang bulan Juni 2018
Ketahui dulu, bahwa ketersediaan stok kami tidak begitu mengetahui dan sewaktu-…

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini 5 Film Indonesia yang Rilis di Bioskop Pada Saat Lebaran Tahun 2018

Lebaran Idul Fitri tahun 2018 jatuh pada hari Jumat, tanggal 15 Juni 2018. Momentum lebaran kali ini, dimanfaatkan betul para pemilik bioskop dengan menayangkan 5 film Indonesia sekalgius yang biasanya rilis hari kamis. Yang menarik, 2 film Indonesia yang tayang lebaran tahun lalu, kembali ambil bagian.

Adalah film Insya Allah Syah dan Jailangkung yang kembali hadir dengan film keduanya. Di Semarang, kedua film ini ditemani tiga film Indonesia lainnya seperti berikut ini. Kami tambahkan daftar bioskopnya biar kamu nggak bingung jika tertarik ingin menontonnya khusus di Semarang.

1. TARGET

Film Raditya Dika ini tayang di bioskop Java, Citra, DPMall, Transmart dan Eplaza. Genre yang dibawa selain komedi ada adegan aksi yang dilibatkan.

2. JAILANGKUNG 2

Melanjutkan film pertamanya, film keduanya juga ditayangkan bersamaan momentum lebaran. Kalau ingin memacu adrenalin dan seru-seruan bersama keluarga, film bergenre horor sangat pas tentunya. Film ini tayang di bioskop Java, Citra, DPMall,…