Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Persiapan Pilot Project Penanggulangan Dengue dengan Metode Wolbachia, Dinas Kesehatan Kota Semarang Adakan Workshop

Kota Semarang mendapatkan peran bersama kota-kota terpilih dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai Kota yang dipilih untuk Pilot Project Teknologi Wolbachia. Dan sudah tertuang dalam KepMenkes nomor 1341 Tahun 2022.

Meski kegiatan bertajuk Workshop Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia di Kota Semarang, acaranya sendiri sebenarnya diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan. Kami menyebutnya DKK karena merekalah yang mengirimkan undangan kepada kami. 

Workshop 4 hari

Ini waktu yang panjang dan juga padat. Bertempat di Oak tree Emerald, kegiatan dilaksanakan dari tanggal 7-10 Desember 2022. Akhirnya ya, ada acara dari Kementerian juga.

Dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga hadir dan memberi dukungan untuk ini

Selain perwakilan dari bloger seperti kami, undangan juga dihadiri dari LPMK Kecamatan, Perguruan Tinggi, Dharwa Wanita, Tokoh Agama dan Organisasi Agama, IIDI, Rotari, Pewarta, Media Elektronik dan dari Tim Wolbachia Semarang. 

Selama 4 hari, kami banyak mendapatkan informasi. Khususnya tentu tentang teknologi Wolbachia hingga strategi komunikasi untuk mengenalkan Wolbachia lebih luas lagi.

Situasi DBD di Kota Semarang yang mengalami peningkatan tahun ini juga mendapatkan perhatian. Dan ini yang membuat Kota Semarang terpilih untuk pilot Project. Nanti kami bagikan di halaman berikutnya tentang situasi DBD (Demam Berdarah Dengue).

Sesi acara juga terhubung dengan Bandung dan pembicara lewat live streaming

Menutup acara, kegiatan yang cukup banyak diskusi ini merumuskan atau menyusun rencana tindak lanjut. Karena kegiatan ini sebagai persiapan, maka tahun 2023 bakal menjadi kesempatan yang lebih besar untuk menindaklanjuti program yang masih dianggap baru ini menurut kami.

Teknologi Wolbachia mungkin bagi sebagian orang yang berkecimpung di dunianya sudah sangat familiar. Namun tidak seperti kami dan sebagian orang yang baru mendengarnya.

Tim Wolbachia Kota Semarang sudah melakukan penelitian dan infonya dibagikan kepada peserta

Apakah teknologi nyamuk ber-wolbachia aman?

Kehadiran wolbachia ternyata menarik juga. Bahkan, ada omongan yang terdengar membuat tawa saat sesi diskusi. Nyamuknya kok dilepaskan, padahal inginnya diberantas.

Wolbachia aman bagi manusia karna hanya hidup di serangga. Termasuk bagi lingkungan. Jika sel/organismenya mati, wolbachia akan terdegradasi sehingga tidak menyebabkan polusi.

Ditunggu artikel berikutnya

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?