Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Persiapan Pilot Project Penanggulangan Dengue dengan Metode Wolbachia, Dinas Kesehatan Kota Semarang Adakan Workshop

Kota Semarang mendapatkan peran bersama kota-kota terpilih dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai Kota yang dipilih untuk Pilot Project Teknologi Wolbachia. Dan sudah tertuang dalam KepMenkes nomor 1341 Tahun 2022.

Meski kegiatan bertajuk Workshop Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia di Kota Semarang, acaranya sendiri sebenarnya diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan. Kami menyebutnya DKK karena merekalah yang mengirimkan undangan kepada kami. 

Workshop 4 hari

Ini waktu yang panjang dan juga padat. Bertempat di Oak tree Emerald, kegiatan dilaksanakan dari tanggal 7-10 Desember 2022. Akhirnya ya, ada acara dari Kementerian juga.

Dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga hadir dan memberi dukungan untuk ini

Selain perwakilan dari bloger seperti kami, undangan juga dihadiri dari LPMK Kecamatan, Perguruan Tinggi, Dharwa Wanita, Tokoh Agama dan Organisasi Agama, IIDI, Rotari, Pewarta, Media Elektronik dan dari Tim Wolbachia Semarang. 

Selama 4 hari, kami banyak mendapatkan informasi. Khususnya tentu tentang teknologi Wolbachia hingga strategi komunikasi untuk mengenalkan Wolbachia lebih luas lagi.

Situasi DBD di Kota Semarang yang mengalami peningkatan tahun ini juga mendapatkan perhatian. Dan ini yang membuat Kota Semarang terpilih untuk pilot Project. Nanti kami bagikan di halaman berikutnya tentang situasi DBD (Demam Berdarah Dengue).

Sesi acara juga terhubung dengan Bandung dan pembicara lewat live streaming

Menutup acara, kegiatan yang cukup banyak diskusi ini merumuskan atau menyusun rencana tindak lanjut. Karena kegiatan ini sebagai persiapan, maka tahun 2023 bakal menjadi kesempatan yang lebih besar untuk menindaklanjuti program yang masih dianggap baru ini menurut kami.

Teknologi Wolbachia mungkin bagi sebagian orang yang berkecimpung di dunianya sudah sangat familiar. Namun tidak seperti kami dan sebagian orang yang baru mendengarnya.

Tim Wolbachia Kota Semarang sudah melakukan penelitian dan infonya dibagikan kepada peserta

Apakah teknologi nyamuk ber-wolbachia aman?

Kehadiran wolbachia ternyata menarik juga. Bahkan, ada omongan yang terdengar membuat tawa saat sesi diskusi. Nyamuknya kok dilepaskan, padahal inginnya diberantas.

Wolbachia aman bagi manusia karna hanya hidup di serangga. Termasuk bagi lingkungan. Jika sel/organismenya mati, wolbachia akan terdegradasi sehingga tidak menyebabkan polusi.

Ditunggu artikel berikutnya

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren