Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Persiapan Pilot Project Penanggulangan Dengue dengan Metode Wolbachia, Dinas Kesehatan Kota Semarang Adakan Workshop

Kota Semarang mendapatkan peran bersama kota-kota terpilih dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai Kota yang dipilih untuk Pilot Project Teknologi Wolbachia. Dan sudah tertuang dalam KepMenkes nomor 1341 Tahun 2022.

Meski kegiatan bertajuk Workshop Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia di Kota Semarang, acaranya sendiri sebenarnya diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan. Kami menyebutnya DKK karena merekalah yang mengirimkan undangan kepada kami. 

Workshop 4 hari

Ini waktu yang panjang dan juga padat. Bertempat di Oak tree Emerald, kegiatan dilaksanakan dari tanggal 7-10 Desember 2022. Akhirnya ya, ada acara dari Kementerian juga.

Dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga hadir dan memberi dukungan untuk ini

Selain perwakilan dari bloger seperti kami, undangan juga dihadiri dari LPMK Kecamatan, Perguruan Tinggi, Dharwa Wanita, Tokoh Agama dan Organisasi Agama, IIDI, Rotari, Pewarta, Media Elektronik dan dari Tim Wolbachia Semarang. 

Selama 4 hari, kami banyak mendapatkan informasi. Khususnya tentu tentang teknologi Wolbachia hingga strategi komunikasi untuk mengenalkan Wolbachia lebih luas lagi.

Situasi DBD di Kota Semarang yang mengalami peningkatan tahun ini juga mendapatkan perhatian. Dan ini yang membuat Kota Semarang terpilih untuk pilot Project. Nanti kami bagikan di halaman berikutnya tentang situasi DBD (Demam Berdarah Dengue).

Sesi acara juga terhubung dengan Bandung dan pembicara lewat live streaming

Menutup acara, kegiatan yang cukup banyak diskusi ini merumuskan atau menyusun rencana tindak lanjut. Karena kegiatan ini sebagai persiapan, maka tahun 2023 bakal menjadi kesempatan yang lebih besar untuk menindaklanjuti program yang masih dianggap baru ini menurut kami.

Teknologi Wolbachia mungkin bagi sebagian orang yang berkecimpung di dunianya sudah sangat familiar. Namun tidak seperti kami dan sebagian orang yang baru mendengarnya.

Tim Wolbachia Kota Semarang sudah melakukan penelitian dan infonya dibagikan kepada peserta

Apakah teknologi nyamuk ber-wolbachia aman?

Kehadiran wolbachia ternyata menarik juga. Bahkan, ada omongan yang terdengar membuat tawa saat sesi diskusi. Nyamuknya kok dilepaskan, padahal inginnya diberantas.

Wolbachia aman bagi manusia karna hanya hidup di serangga. Termasuk bagi lingkungan. Jika sel/organismenya mati, wolbachia akan terdegradasi sehingga tidak menyebabkan polusi.

Ditunggu artikel berikutnya

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?