Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Tempat Makan] Bebek Goreng Solo Mbak Ririn, Spesial Sambal Korek
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kami bukan pecinta kuliner sejati, jadi harap maklum bahwa postingan kami tentang kuliner tidak banyak. Namun sebagai pengunjung tempat makan, kami pasti akan membagikan rekomendasi apa yang kami makan apabila itu meyakinkan bahwa makanan di sana enak. Seperti postingan kuliner berikut ini.
Sudah beberapa kali kami mengunjungi Tempat Makan Mbak Ririn yang letaknya berada di jalan Arteri Soekarno Hatta No.45 ini, namun baru kali ini kami mempostingnya di blog dotsemarang.
Kalau ke sini, paling sering pada saat jam makan siang. Namun pernah juga sekali pada saat makan malam. Tidak ada bedanya sebenarnya, hanya saja tergantung perut. Kalau sangat lapar, jam berapapun makan di sini selalu terasa nikmat.
Tetap milih ayam meskipun hidangan utamanya bebek
Kalau kamu penyuka ayam goreng dan belum pernah ke sini, mungkin tempat ini bisa dicoba. Dihidangkan dengan suhu panas, sebenarnya rasa ayam semuanya sama. Tapi tempat makan ini punya sambal spesial yang membuat kami lahap memakannya.
A post shared by semarangmakan (@kulinerdotsemarang) on
Ya, sambal korek. Untuk kamu yang tidak menyukai sambal pedas, kamu bisa mengakalinya dengan menambahkan kecap. Daging yang panas bercampur sambal korek saat sudah beberapa kali kami masukkan ke mulut, tanpa terasa sudah membuat keringat kami bercucuran. Begitulah sensasinya.
Selain menu yang kami pesan, terkahir kami mengunjunginya ke sini akhir bulan Juli 2017, menunya semakin beragam. Kamu bisa lihat sendiri gambar paling pertama dipostingan ini.
Harga
Bicara harga sebenarnya tergantung siapa yang makan di sini. Kami tidak bisa menyamaratakan semua pengunjung. Namun untuk sekedar mengukur harga saja, mungkin harga es teh manis di sini yang berkisar 3 ribu rupiah bisa mewakili harga lainnya.
Info tempat makan Mbak Ririn :
Alamat lengkap : jl. Arteri Soekarno Hatta No.45.A Semarang
Telpon : 081215800333-081325638899
BBM : 5F8BED41
...
Kami harap tambahan postingan kuliner ini bisa berguna buat kamu yang mencari tempat makan di Semarang, meski kami tahu saat ini rekomendasi di Instagram sudah banyak. Selamat menikmati.
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Kembalinya kami ke Pura Agung Giri Natha pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 kemarin, tidak berawal dari sebuah undangan formal. Cerita ini bermula dari linimasa Instagram. Saat sedang berselancar di media sosial, kami menemukan informasi pendaftaran terbuka untuk agenda kreatif bertajuk 'Perjalanan Napak Tilas' . Kegiatan luar biasa ini ternyata merupakan bagian dari implementasi nyata Mata Kuliah Komunikasi Budaya Universitas Semarang (USM) yang diinisiasi oleh dosen pengampu, Ayang Fitrianti, S.S., M.I.Kom. Program ini dirancang sebagai upaya menghadirkan ruang pembelajaran lintas budaya yang mendorong peserta untuk memahami, menghargai, dan merayakan keberagaman melalui pengalaman belajar secara langsung di lapangan. Kolaborasi Puspaloka x Jagad Nusa yang Lintas Usia Proyek kreatif yang dikerjakan oleh rekan-rekan mahasiswa USM ini bernaung di bawah nama Puspaloka , yang mengusung tagline di Instagram sebagai "ruang berkarya generasi penggiat budaya lokal". Menariknya,...
Gara-gara unggahan akun @kuyentertainment sekitar 5 hari lalu yang berseliweran di Threads, kami akhirnya terinspirasi untuk ikut mengangkat kabar tentang logo HUT RI ke-81. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, identitas visual peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia kali ini lahir dari sebuah proses kompetisi yang hasilnya ditentukan langsung oleh masyarakat melalui voting terbuka. Sebuah langkah awal yang sangat menarik. Bulan Agustus memang masih sebulan lagi, namun atmosfer kemeriahannya sudah mulai terasa dari sekarang. Logo tahun ini hadir dalam bentuk angka 81 dengan impresi visual yang terasa berani dan dinamis. Jauh dari kesan formal yang kaku atau membosankan, lekukan angkanya diolah sedemikian rupa sehingga memberikan kesan segar dan optimis sejak pertama kali dilihat. Pertama Kali dalam Sejarah: Publik Ikut Memilih Langsung Sebagai blog yang cukup konsisten mengisi kategori logo—khususnya saat momen HUT Kota Semarang—kami merasa topik logo nasional ini sangat sayang untuk dil...
Ada satu pemandangan unik yang mencuri perhatian kami saat menghadiri Semarang Media Gathering ASUS di ibis Styles pekan lalu. Di atas meja demonstrasi bagian depan, panitia sengaja memajang satu unit ASUS ExpertBook Ultra dalam kondisi "telanjang" alias dibuka panel bawahnya, seperti yang terekam dalam gambar. Melihat jeroan laptop bisnis premium yang terekspos rapi tersebut membuat kami berpikir: era komputasi masa kini ternyata sudah jauh berubah. Industri teknologi tidak lagi sekadar berlomba-lomba membuat prosesor paling kencang yang rakus daya, melainkan bagaimana menciptakan efisiensi energi yang maksimal alias green computing . Bagi profesional modern di Kota Semarang yang dituntut memiliki mobilitas tinggi, isu efisiensi energi ini bukan lagi sekadar kontribusi kosmetik untuk lingkungan, melainkan kebutuhan produktivitas yang sangat riil. Arsitektur Pintar Berbasis AI: Selamat Tinggal Rebutan Colokan Jika melihat komponen di dalam sasis tipis ExpertBook Ultra, rahas...
Kami dibuat kaget dengan mendadaknya aplikasi perpesanan WhatsApp yang tidak bisa lagi diakses dari perangkat harian kami, OPPO F1 Plu s. Padahal beberapa jam sebelumnya, ponsel ini masih lancar jaya kami gunakan untuk memantau grup mini soccer (bola) malam harian hingga melihat pembaruan stories dari beberapa kolega terdekat. Pertanyaan besar pun langsung muncul: apakah momen pensiun itu memang harus datang secepat ini? Mengingat dalam beberapa bulan terakhir, notifikasi dari pihak WhatsApp sebenarnya sudah berkali-kali mengingatkan bahwa perangkat yang kami gunakan sebentar lagi akan kehilangan dukungannya. Memasuki bulan Juli 2026, atmosfer digital rasanya memaksa kami untuk bergeser lebih cepat dari rencana semula. Pembaca yang setia mengikuti blog ini mungkin masih ingat dengan ulasan kami pada bulan April lalu mengenai profil Oppo F1 Plus (X9009). Sebuah ponsel veteran rilisan tahun 2016 yang terpaksa kami jadikan sebagai "pesawat pengganti" sementara waktu setelah ASU...
Comments
Post a Comment