Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Tempat Makan] Bebek Goreng Solo Mbak Ririn, Spesial Sambal Korek
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kami bukan pecinta kuliner sejati, jadi harap maklum bahwa postingan kami tentang kuliner tidak banyak. Namun sebagai pengunjung tempat makan, kami pasti akan membagikan rekomendasi apa yang kami makan apabila itu meyakinkan bahwa makanan di sana enak. Seperti postingan kuliner berikut ini.
Sudah beberapa kali kami mengunjungi Tempat Makan Mbak Ririn yang letaknya berada di jalan Arteri Soekarno Hatta No.45 ini, namun baru kali ini kami mempostingnya di blog dotsemarang.
Kalau ke sini, paling sering pada saat jam makan siang. Namun pernah juga sekali pada saat makan malam. Tidak ada bedanya sebenarnya, hanya saja tergantung perut. Kalau sangat lapar, jam berapapun makan di sini selalu terasa nikmat.
Tetap milih ayam meskipun hidangan utamanya bebek
Kalau kamu penyuka ayam goreng dan belum pernah ke sini, mungkin tempat ini bisa dicoba. Dihidangkan dengan suhu panas, sebenarnya rasa ayam semuanya sama. Tapi tempat makan ini punya sambal spesial yang membuat kami lahap memakannya.
A post shared by semarangmakan (@kulinerdotsemarang) on
Ya, sambal korek. Untuk kamu yang tidak menyukai sambal pedas, kamu bisa mengakalinya dengan menambahkan kecap. Daging yang panas bercampur sambal korek saat sudah beberapa kali kami masukkan ke mulut, tanpa terasa sudah membuat keringat kami bercucuran. Begitulah sensasinya.
Selain menu yang kami pesan, terkahir kami mengunjunginya ke sini akhir bulan Juli 2017, menunya semakin beragam. Kamu bisa lihat sendiri gambar paling pertama dipostingan ini.
Harga
Bicara harga sebenarnya tergantung siapa yang makan di sini. Kami tidak bisa menyamaratakan semua pengunjung. Namun untuk sekedar mengukur harga saja, mungkin harga es teh manis di sini yang berkisar 3 ribu rupiah bisa mewakili harga lainnya.
Info tempat makan Mbak Ririn :
Alamat lengkap : jl. Arteri Soekarno Hatta No.45.A Semarang
Telpon : 081215800333-081325638899
BBM : 5F8BED41
...
Kami harap tambahan postingan kuliner ini bisa berguna buat kamu yang mencari tempat makan di Semarang, meski kami tahu saat ini rekomendasi di Instagram sudah banyak. Selamat menikmati.
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Berbeda dengan lini laptop consumer seperti Vivobook atau Zenbook yang dengan mudah nampang di etalase toko, menyusuri keberadaan ASUS ExpertBook di Kota Semarang rupanya memberikan pengalaman tersendiri. Bukan karena unitnya yang langka, melainkan karena jalur distribusinya yang terbilang unik. Semenjak tim ASUS Indonesia hadir di Semarang pada Juni lalu, kami memiliki agenda pribadi untuk mengulas lebih jauh ekosistem perangkat pendukung kerja mereka. Jika sebelumnya fokus kami banyak berada di lini consumer , kali ini perhatian kami tertuju pada lini commercial alias Business-to-Business (B2B). Usaha ASUS mengenalkan lini bisnis ini menginspirasi kami untuk menelusuri toko komputer mana saja di Semarang yang menyediakan produknya. Harapannya, catatan ringkas ini bisa menjadi panduan atau referensi praktis bagi masyarakat maupun instansi lokal yang sedang mengincar laptop business-grade , meski transaksi pemesanan sejatinya bisa dilakukan lewat platform daring resmi. Antara Meja D...
Hoaks yang selama ini sudah meresahkan rupanya punya turunan baru yang tidak kalah mengkhawatirkan. Bahkan, informasi yang disebarkan sering kali terbungkus dengan potongan fakta atau kebenaran yang terkesan sangat meyakinkan. Misleading content (informasi menyesatkan) kini menjadi ancaman nyata di era digital. Mari kita bedah lebih detail dampaknya di artikel ini . Kamis pagi (13/8) lalu, aktivitas harian kami dihabiskan untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "VIRAL BOLEH, HOAKS JANGAN! Efek Hukum Konten Misleading Influencer & Media" yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Semarang . Seperti biasa, perjalanan kami ditemani sepeda lipat kesayangan. Beruntung cuaca pagi itu cukup bersahabat, sehingga tidak menguras terlalu banyak keringat meski kami tetap bersiap dengan pakaian ganti. Sudah cukup lama kami tidak mampir ke Novotel Semarang. Kami baru menyadari bahwa area parkir kendaraan kini dialihkan ke area basement . Padahal seingat kami, dulu spot...
Rasa penasaran yang sempat mengendap di benak kami selama beberapa bulan terakhir akhirnya terjawab juga. Bagi yang sering melintas di kawasan Jalan Jolotundo, tepatnya di dekat Jembatan Kartini, mungkin pernah ikut memperhatikan sebuah proyek bangunan beratap tinggi dan berukuran cukup besar yang pengerjaannya terus berjalan. Jejak pengamatan kami terhadap proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak November 2025 lalu. Waktu itu, saat kami mengabadikan pengerjaannya pertama kali, strukturnya masih berupa fondasi awal. Penasaran itu berlanjut sampai Juli 2026 kemarin, ketika kami kembali mendokumentasikan progres fasad bangunannya yang makin rapi, meski saat itu belum ada tanda-tanda identitas tempat tersebut. Baru pada 10 Agustus 2026 , rasa penasaran kami dan mungkin sebagian dari kamu resmi terbayar. Sebuah plang nama berukuran besar beserta logo raket terpampang makin jelas di dinding utamanya: MOORO PADEL . Padel Pertama di Koridor Jolotundo Kehadiran tempat ini terbilang menarik ...
Bulan Agustus selalu menyajikan aroma dan atmosfer yang khas. Begitu memasuki bulannya, sudut-sudut Kota Semarang seolah berganti wajah. Gang-gang sempit hingga jalan pemukiman yang biasanya tampak biasa saja, mendadak tampil ramah dan meriah oleh sentuhan gotong royong warga. Kami selalu menyukai momen seperti ini. Tradisi menghias kampung menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar rutinitas tahunan seremonial. Di balik umbul-umbul yang berkibar tegak dan aspal yang mendadak penuh warna, ada denyut kebersamaan warga di tingkat akar rumput yang tetap terjaga hangat. Kreativitas Tanpa Batas di Tingkat RT/RW Menelusuri beberapa kawasan pemukiman di Semarang jelang 17-an selalu menyajikan kejutan visual. Keriuhan warna-warni yang ada di sudut gang menjadi pemandangan khas yang hanya bisa kita temui sepanjang bulan Agustus. Suasana kerja bakti warga—baik yang digelar siang hari di bawah terik matahari maupun malam hari hingga larut—menegaskan eratnya keakraban antarwarga. ...
Comments
Post a Comment