Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Melihat Semarang yang Semakin Warna-warni
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Apa kabar kamu yang berada di luar kota Semarang? Kami punya sedikit catatan (opini) tentang perkembangan Semarang yang tengah memasuki bulan kemerdekaan atau Agustus. Tiap gang dibeberapa daerah, terlihat lebih berwarna. Selamat hari Senin hari ini dan semoga bacaan ringan ini menambah informasi buat kamu.
Mungkin nama kampung Pelangi Semarang yang menjadi pembicaraan kemarin sudah terdengar ditelingamu. Kami pun sudah berkunjung ke sana. Tiap sudut, mulai bangunan rumah hingga jalanan dan bahkan pot bunga pun semua diwarnai. Ini yang menjadi daya tarik banyak orang yang ingin mengunjungi.
Visual branding Semarang
Beberapa hari kemarin saat kami pergi untuk beraktivitas, kami melintasi kawasan yang semakin menyukai warna-warni disetiap gang. Semua sudut diubah dalam bentuk visual yang menarik yang tidak lagi hanya gambar biasa atau warna khas yang didominasi satu warna.
Semua seperti terinspirasi kampung pelangi Semarang. Satu sisi kami melihat ini sangat menarik dan satu sisi lagi kami melihat sisi visual branding Semarang yang mencoba mengikuti kekinian dan mendobrak branding yang sudah ada sebelumnya. Meski kami tahu bahwa branding Semarang juga kadang membingungkan sebenarnya.
Memilih warna ke dalam branding memang sangat kuat keterikatannya dengan visual branding. Ada sisi psikologis dari warna yang ditaruh di sana. Kamu pasti menyukai warna tertentu, semisal merah yang berarti pemberani dan sebagainya.
Agustus, waktu yang tepat
Bila melihat kampung-kampung di Semarang mulai memasukkan unsur warna untuk menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia, maka bisa dibilang ini sangat tepat waktunya.
Tiap sudut kota yang diinisiasi pemerintah juga ikut berpengaruh terhadap visual branding yang diterapkan masyarakat guna meniru apa yang sedang populer saat ini.
Semakin berwarna-warni, dari jalanan hingga dinding-dinding gang, maka kesan yang dibangun pun juga lebih menarik. Apalagi ditunjang tren swafoto atau selfie yang didominasi generasi milenials.
Bila pemerintah kota membangun visual branding dengan tujuan tertentu yang juga ada dana besar yang diikutsertakan, maka tiap daerah yang turut diwarnai juga tentu melibatkan dana yang tidak sedikit. Meski begitu, tujuannya sedikit berbeda.
Kampung Pelangi Semarang yang diinisiasi pemerintah punya tujuan bagus untuk mendatangkan wisatawan dan berdampak juga pada perekonomian rakyat. Sedangkan gang-gang yang diinisasi kepala pemerintah setempat seperti RT maupun RW punya tujuan memeriahkan Agustusan dan sembrani berharap kawasan mereka menarik perhatian juga.
...
Kami bukan seorang pakar yang pandai bicara tentang visual branding. Informasi yang kami buat ini semata lebih bertujuan untuk memberitahukan kepada kamu yang berada di luar kota Semarang bahwa tempat tinggalmu sekarang ini (sebagian wilayah) semakin berwarna-warni.
Segala aktivitas yang melibatkan visual yang dilakukan warga memang kaitannya sangat erat dengan branding atau identitas yang di sini kami tunjuk adalah gang-gang atau kampung-kampung. Tiap kawasan memiliki identitasnya sendiri meski sama-sama berwarna-warni.
Apakah karena terinpirasi dari Kampung Pelangi Semarang atau memang program dari pemerintah setempat yang mengharuskan memperindah kawasan mereka. Memang sudah banyak yang lebih dulu dan dilakukan banyak orang, namun yang baru keliatan oleh kami malah baru sekarang. Kami seperti ketinggalan kereta saja, semoga kamu tidak bernasib sama dengan kami.
Kami hanya melihat ini sangat menarik dan benar-benar kreatif. Bagaimana pendapatmu tentang Semarang yang semakin warna-warni kawasannya (gang-gang) ?
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Semarang di awal tahun 2026 ini masih menyimpan kejutan yang sama. Di tengah perubahan wajah kota yang semakin modern dan harga kebutuhan yang terus merangkak naik, ada satu sudut di Jalan Gajah Raya yang seolah "menolak" untuk ikut-ikutan tren kenaikan harga. Pada Jumat pertama bulan Januari (9/1), sebelum menunaikan ibadah salat Jumat, kami menyempatkan diri mampir sejenak ke Menara Al-Husna . Menara yang menjadi ikon Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memang perlu kami perbarui informasinya, mengingat postingan terakhir kami di blog ini sudah berumur empat tahun sejak 2022 lalu. Masih Konsisten dengan Harga Lama & Support QRIS Saat melangkah menuju loket, kami sejujurnya sudah menyiapkan diri jika ada penyesuaian tarif. Namun, kejutan manis menanti di balik kaca loket. Harganya ternyata tetap konsisten di angka Rp10.000 per orang . Menariknya lagi, bagi kami yang jarang membawa uang tunai, pengelola sudah menyediakan opsi pembayaran QRIS atau non-tunai . Jadi, tid...
Kami benar-benar tidak menyangka jika Nabila Maharani turut diundang untuk meramaikan acara. Usai seluruh rangkaian prosesi utama digelar, penampilannya hadir memberi warna tersendiri. Seperti apa sebenarnya suasana saat ia naik ke atas panggung peluncuran Jawa Tengah Calendar of Event (CoE) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo pada 28 November 2025 lalu? Jujur saja, kami baru bisa mengeluarkan postingan ini setelah beberapa bulan berlalu. Entah kenapa prosesnya terasa begitu lama, hingga rasanya momen sakral dari acaranya sendiri sudah mulai memudar saat tulisan ini dibagikan. Namun, memori tentang penampilannya malam itu terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Menutup Rangkaian dengan Hangat Bagi kami, pilihan menghadirkan Nabila adalah langkah yang sangat pas. Suaranya yang lembut dan karakternya yang membumi seolah menyatu sempurna dengan interior kayu serta tata cahaya panggung Ki Narto Sabdo yang syahdu. Momen ini seketika mengingatkan kami pada sosok Fanny Soegi yang juga menjad...
Kami kembali mengulas tentang gelaran PON Bela Diri Kudus yang sebelumnya sempat kami singgung di halaman blog lainnya . Meski tidak hadir secara langsung di lokasi pertandingan, event perdana ini tetap memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk diulik, terutama jika kita melihatnya dari kacamata sport tourism . Secara definisi, sport tourism adalah kegiatan wisata yang dikombinasikan dengan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton. Dalam konteks ini, PON Bela Diri Kudus berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut dengan sangat apik. Momentum untuk Kalender Pariwisata Jawa Tengah Melihat kesuksesannya, sudah seharusnya Disporapar Jawa Tengah memasukkan event dua tahunan ini ke dalam kalender resmi mereka agar gaungnya semakin masif di masa mendatang. Apalagi dengan kepastian bahwa tahun 2027 nanti Kudus akan kembali menjadi tuan rumah, kami tentu berharap bisa kembali bersinergi dalam promosi digitalnya. Lantas, mengapa PON Bela Diri ini layak masuk kategori sport tourism ...
Comments
Post a Comment