Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Berkenalan Dengan Blus Community
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Blus sendiri diambil dari singkatan bloger Asus. Nama ini untuk mewakili bloge-bloger yang tergabung dalam daftar hadir setahun lalu, tepatnya acara di Bali bulan September 2016. Kami beruntung bisa bergabung di dalamnya. Mari berkenalan dengan mereka, berikut ini.
Blus Community merupakan wadah yang diberikan Asus Indonesia yang berisikan bloger dari seluruh Indonesia untuk membantu mereka mempromosikan berbagai aktivitas seperti campaign, launching produk dan sebagainya.
Memang tidak semua bloger ada di sana, kami hanya sedikit beruntung saat mendapat rekomendasi dari sesama rekan bloger dari kota Semarang. Dan bila mengingat kebersamaan tiap bertemu dalam sebuah acara, kami tak lupa untuk berterima kasih tentunya.
Komunitas ini tidak selalu bertemu, namun sekali bertemu banyak hal seru yang bisa diceritakan. Tentu, seperti komunitas-komunitas pada umumnya. Mereka pun sangat eksis di grup chat sosial. Dan itu sangat membantu kami mendapatkan info terbaru dari Asus tentunya.
Video di atas diambil dari aktivitas Zenfinity 2017 yang diunggah oleh salah satu member blus, Mas Bocah. Kamu bisa menyimak beberapa testimoni beberapa bloger Asus di sana.
September 2016
Bila kami benar, maka tidak lama lagi, komunitas bloger Asus ini akan merayakan setahun kebersamaannya. Bulan tersebut kami mengingatnya sebagai momen saat acara di Bali, yaitu Zenvolution. Keseruan acara pada waktu itu, bisa kamu lihat di sini.
Sangat ramai dan seru, dan bisa dikatakan di sana adalah acara terbesar Asus untuk mengumpulkan kami dan bloger-bloger dari kota-kota lain yang ada di Indonesia.
Belajar dari cara Asus menangani bloger
Bukan hanya teknologi Smartphone yang mengalami evolusi untuk kenyamanan si penggunanya, bloger pun juga mengalami hal yang sama. Dari sekedar menulis blog, kini berevolusi menjadi buzzer yang memiliki pengikut yang tidak bisa dipandang remeh.
Asus mengerti bahwa perjalanan mereka di era serba media sosial saat ini, butuh bloger sebagai tangan panjang mereka dalam bidang promosi. Datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia, Asus sangat baik menangai para bloger.
Ini di luar dari apa yang kamu lihat bahwa bloger yang menghadiri acara Asus mendapatkan sesuatu yang berharga dan keren. Seperti tulisan kami tentang kelebihan blogger yang dapat dimanfaatkan perusahaan, dan bahkan pemerintah pun juga yang terus menggandeng bloger.
...
Dari Semarang sendiri, selain kami, ada beberapa bloger dari komunitas Gandjel Rel yang turut tergabung. Lalu lainnya, ada yang memang cukup terkenal dikalangan Asus dan juga berasal dari Semarang.
Semarang, nih...
Sedangkan dari kota-kota lainnya di luar Jawa, ada kota dari Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan kota yang lupa kami sebutkan karena kelupaan. Namun sebagian besar, wajah-wajah bloger yang tergabung memang sudah sangat familiar buat kami di dunia perblogeran tanah air.
Bila kamu mengenal salah satu dari wajah-wajah mereka yang kami tempel di sini, tolong sebutkan lewat kotak komentar di bawah ini.
Foto cover (paling atas): Twitter/@Travelerien
*Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin, mengingat masa komunitas krusial ada diangka 3 tahun. Dan bagi kami, komunitas yang bisa melewati 1 tahun setelah dibentuk, itu bisa dikatakan awet kebersamaannya. Ya, kami sangat berharap.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Akhirnya, penantian kami untuk merayakan Hari Film Nasional secara offline tertunaikan juga. Menariknya, perayaan kali ini tidak membawa kami ke gedung bioskop yang ada di dalam mal, melainkan ke sebuah ruang alternatif yang ternyata menyimpan kesan mendalam. Semangat Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret kemarin memicu kami untuk tidak sekadar memperingatinya lewat tulisan . Sebuah kesempatan datang dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yang menggelar acara Book Fair 2026 pada awal April ini. Salah satu agendanya langsung mencuri perhatian kami: Nonton Bareng (Nobar) dan Diskusi Film 'Gie'. Menjelajahi Sisi Lain Jalan Sriwijaya Sabtu siang, 4 April 2026, kami melangkahkan kaki menuju gedung Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yang beralamat di Jalan Sriwijaya—tepat di sebelah Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Jujur saja, ini adalah kali pertama kami menginjakkan kaki di gedung ini, dan pengalaman pertama tersebut langsung disambut dengan agenda yang hangat. Tujuan kami a...
Ada hal unik yang kami sadari sejak setahun terakhir menggunakan laptop berbasis Chromebook, terutama jika dibandingkan dengan Windows atau Mac. Biasanya, pada menu tombol power (daya) di laptop Windows, kita akan dengan mudah menemukan opsi Sleep . Namun di Chromebook, opsi itu seolah hilang. Benarkah demikian? Bulan April ini menjadi kali kedua kami mengangkat topik Chromebook di blog. Akhir-akhir ini kami memang sedang bersemangat membagikan pengalaman seputar perangkat ini. Kali ini, kami ingin mengulas sesuatu yang sederhana namun krusial bagi calon pengguna. Filosofi "Instant-On" Bagi pengguna yang baru melirik Chromebook, ketiadaan tombol ini tentu memicu kebingungan. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak di depan laptop dalam durasi lama. Mode sleep (tidur) sangat berguna agar laptop tidak perlu bolak-balik dimatikan melalui shutdown , yang tentunya lebih menghemat waktu. Sebenarnya, alasan utamanya bukan karena fiturnya tidak ada, melainkan adanya perubahan ...
Comments
Post a Comment