Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Berkenalan Dengan Blus Community
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Blus sendiri diambil dari singkatan bloger Asus. Nama ini untuk mewakili bloge-bloger yang tergabung dalam daftar hadir setahun lalu, tepatnya acara di Bali bulan September 2016. Kami beruntung bisa bergabung di dalamnya. Mari berkenalan dengan mereka, berikut ini.
Blus Community merupakan wadah yang diberikan Asus Indonesia yang berisikan bloger dari seluruh Indonesia untuk membantu mereka mempromosikan berbagai aktivitas seperti campaign, launching produk dan sebagainya.
Memang tidak semua bloger ada di sana, kami hanya sedikit beruntung saat mendapat rekomendasi dari sesama rekan bloger dari kota Semarang. Dan bila mengingat kebersamaan tiap bertemu dalam sebuah acara, kami tak lupa untuk berterima kasih tentunya.
Komunitas ini tidak selalu bertemu, namun sekali bertemu banyak hal seru yang bisa diceritakan. Tentu, seperti komunitas-komunitas pada umumnya. Mereka pun sangat eksis di grup chat sosial. Dan itu sangat membantu kami mendapatkan info terbaru dari Asus tentunya.
Video di atas diambil dari aktivitas Zenfinity 2017 yang diunggah oleh salah satu member blus, Mas Bocah. Kamu bisa menyimak beberapa testimoni beberapa bloger Asus di sana.
September 2016
Bila kami benar, maka tidak lama lagi, komunitas bloger Asus ini akan merayakan setahun kebersamaannya. Bulan tersebut kami mengingatnya sebagai momen saat acara di Bali, yaitu Zenvolution. Keseruan acara pada waktu itu, bisa kamu lihat di sini.
Sangat ramai dan seru, dan bisa dikatakan di sana adalah acara terbesar Asus untuk mengumpulkan kami dan bloger-bloger dari kota-kota lain yang ada di Indonesia.
Belajar dari cara Asus menangani bloger
Bukan hanya teknologi Smartphone yang mengalami evolusi untuk kenyamanan si penggunanya, bloger pun juga mengalami hal yang sama. Dari sekedar menulis blog, kini berevolusi menjadi buzzer yang memiliki pengikut yang tidak bisa dipandang remeh.
Asus mengerti bahwa perjalanan mereka di era serba media sosial saat ini, butuh bloger sebagai tangan panjang mereka dalam bidang promosi. Datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia, Asus sangat baik menangai para bloger.
Ini di luar dari apa yang kamu lihat bahwa bloger yang menghadiri acara Asus mendapatkan sesuatu yang berharga dan keren. Seperti tulisan kami tentang kelebihan blogger yang dapat dimanfaatkan perusahaan, dan bahkan pemerintah pun juga yang terus menggandeng bloger.
...
Dari Semarang sendiri, selain kami, ada beberapa bloger dari komunitas Gandjel Rel yang turut tergabung. Lalu lainnya, ada yang memang cukup terkenal dikalangan Asus dan juga berasal dari Semarang.
Semarang, nih...
Sedangkan dari kota-kota lainnya di luar Jawa, ada kota dari Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan kota yang lupa kami sebutkan karena kelupaan. Namun sebagian besar, wajah-wajah bloger yang tergabung memang sudah sangat familiar buat kami di dunia perblogeran tanah air.
Bila kamu mengenal salah satu dari wajah-wajah mereka yang kami tempel di sini, tolong sebutkan lewat kotak komentar di bawah ini.
Foto cover (paling atas): Twitter/@Travelerien
*Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin, mengingat masa komunitas krusial ada diangka 3 tahun. Dan bagi kami, komunitas yang bisa melewati 1 tahun setelah dibentuk, itu bisa dikatakan awet kebersamaannya. Ya, kami sangat berharap.
Kami baru sadar jika postingan tentang tarif bandara Ahmad Yani Internasional Semarang yang kami posting tahun 2020 dipublish bulan Januari. Dan bulan yang sama, Januari juga tahun ini , kami sedang berada di bandara. Sekalian saja jika begitu untuk update tarif parkir inap. Entah ini kebetulan atau momennya saja yang bertepatan. Gambar gedung parkir bandara Semarang di atas kami ambil tanggal 28 Januari 2022. Jumat pagi, kami sedang berada di sini yang masih terasa sepi. Kepagian? Tarif parkir inap Sambil nunggu orang-orang yang akan dijemput, kami masuk ke dalam sambil mencari tahu info tarif parkir. Kebenaran di sana ada meja informasi yang sedang ada si mbak-mbak yang bertugas. Untuk tarif parkir inap kendaraan roda empat, biayanya berkisar antara Rp120.000 hingga Rp130.000 untuk perharinya. Ini tarif terbaru yang kami tanyakan (2022). Bila membandingkan dengan postingan tahun 2020, tarifnya memang kurang lebih sama. Saat itu kami menuliskannya sekitar Rp150.000. Kalau mau men...
Selain tarif parkir inap, halaman ini juga kami cantumkan tarif parkir kendaraan roda 2 dan 4 terbaru di Stasiun Poncol. Informasinya ada di pintu masuk apabila ingin ke stasiun. Ada yang butuh info ini? Wew, cukup lama sekali tidak posting ini. Terakhir kali pada tahun 2018 dengan judul yang mirip dengan postingan ini. Namun khusus ke Stasiun Tawang saja awalnya. Dan saat mendapatkan tarif di Poncol, akhirnya kami tambahin juga. Tarif parkir roda 2 Bila mengacu pada tahun 2018, tak banyak berubah sebenarnya tarif yang sekarang. Hanya berbeda sedikit pada tarif roda 2 yang akan diinapkan. Dulu, tarif inap roda dua di Stasiun Poncol biayanya 17 ribu. Namun sekarang biayanya 27 ribu. Nah, apabila lebih dari 24 jam, baru dikenakan tambahan 17 ribu lagi. Detailnya ada di atas. Tarif parkir roda 4 Untuk info tarif roda 4 tahun 2018 kami tidak memilikinya. Jadi tidak ada perbandingan. Untuk roda 4 ada beberapa kategori, seperti mobil, bus dan truk/box/elf. Detailnya ada di bawah ini. M...
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Kawasan Kota Lama Semarang rasanya tak pernah kehabisan cara untuk mengejutkan kita. Mulai dari festival budaya, pasar kuliner, hingga yang terbaru dan cukup mencuri perhatian belakangan ini: bazaar gear outdoor skala besar. Ya, sejak tanggal 29 Juni lalu, EIGER menggelar Mega Bazaar Semarang. Menariknya, mereka tidak memilih lapangan terbuka atau hall mall modern yang steril. Pilihan justru jatuh pada Gedung Oudetrap , salah satu bangunan ikonik peninggalan kolonial yang berdiri megah di samping Taman Srigunting. Selama pameran, gedung bersejarah ini disulap menjadi ruang belanja estetik yang dinamai area Bazaar Jateng 2 . Mengawinkan konsep petualangan alam bebas dengan arsitektur klasik berumur ratusan tahun ternyata melahirkan atmosfer yang unik. Ada kontras yang menyenangkan saat melihat jajaran tenda, jaket gunung, dan tas carrier bersanding dengan dinding bata ekspos dan pilar-pilar kokoh khas Oudetrap. Langkah ini terasa cerdas sekaligus segar. Pengunjung tidak cuma datang d...
Akhirnya terjawab sudah misteri bangunan yang sempat kami tulis di bulan April kemarin. Bangunan baru yang berada di koridor Jalan Jolotundo Semarang ini resmi dihuni oleh Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi apik dengan Padangju. Kehadiran dual-brand ini otomatis menambah daftar tempat nongkrong baru yang strategis di kawasan yang dekat dengan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Bulan Juni kemarin memang menjadi momen yang sibuk untuk merampungkan proyek bangunan ini. Sebelum resmi dibuka, kami bahkan sempat menebak-nebak jika tempat luas ini disiapkan sebagai sentra kuliner baru untuk mengakomodasi para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Jolotundo. Entah kenapa pemikiran itu terlintas, mungkin karena kami berharap jalur pedestrian di Jolotundo bisa dimaksimalkan kembali fungsinya untuk masyarakat yang ingin berjalan kaki dengan nyaman. Namun, prediksi kami meleset total! Saat kami melintas kembali di awal bulan Juli, tempatnya ternyata sudah beroperas...
Comments
Post a Comment