Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Berkenalan Dengan Blus Community
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Blus sendiri diambil dari singkatan bloger Asus. Nama ini untuk mewakili bloge-bloger yang tergabung dalam daftar hadir setahun lalu, tepatnya acara di Bali bulan September 2016. Kami beruntung bisa bergabung di dalamnya. Mari berkenalan dengan mereka, berikut ini.
Blus Community merupakan wadah yang diberikan Asus Indonesia yang berisikan bloger dari seluruh Indonesia untuk membantu mereka mempromosikan berbagai aktivitas seperti campaign, launching produk dan sebagainya.
Memang tidak semua bloger ada di sana, kami hanya sedikit beruntung saat mendapat rekomendasi dari sesama rekan bloger dari kota Semarang. Dan bila mengingat kebersamaan tiap bertemu dalam sebuah acara, kami tak lupa untuk berterima kasih tentunya.
Komunitas ini tidak selalu bertemu, namun sekali bertemu banyak hal seru yang bisa diceritakan. Tentu, seperti komunitas-komunitas pada umumnya. Mereka pun sangat eksis di grup chat sosial. Dan itu sangat membantu kami mendapatkan info terbaru dari Asus tentunya.
Video di atas diambil dari aktivitas Zenfinity 2017 yang diunggah oleh salah satu member blus, Mas Bocah. Kamu bisa menyimak beberapa testimoni beberapa bloger Asus di sana.
September 2016
Bila kami benar, maka tidak lama lagi, komunitas bloger Asus ini akan merayakan setahun kebersamaannya. Bulan tersebut kami mengingatnya sebagai momen saat acara di Bali, yaitu Zenvolution. Keseruan acara pada waktu itu, bisa kamu lihat di sini.
Sangat ramai dan seru, dan bisa dikatakan di sana adalah acara terbesar Asus untuk mengumpulkan kami dan bloger-bloger dari kota-kota lain yang ada di Indonesia.
Belajar dari cara Asus menangani bloger
Bukan hanya teknologi Smartphone yang mengalami evolusi untuk kenyamanan si penggunanya, bloger pun juga mengalami hal yang sama. Dari sekedar menulis blog, kini berevolusi menjadi buzzer yang memiliki pengikut yang tidak bisa dipandang remeh.
Asus mengerti bahwa perjalanan mereka di era serba media sosial saat ini, butuh bloger sebagai tangan panjang mereka dalam bidang promosi. Datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia, Asus sangat baik menangai para bloger.
Ini di luar dari apa yang kamu lihat bahwa bloger yang menghadiri acara Asus mendapatkan sesuatu yang berharga dan keren. Seperti tulisan kami tentang kelebihan blogger yang dapat dimanfaatkan perusahaan, dan bahkan pemerintah pun juga yang terus menggandeng bloger.
...
Dari Semarang sendiri, selain kami, ada beberapa bloger dari komunitas Gandjel Rel yang turut tergabung. Lalu lainnya, ada yang memang cukup terkenal dikalangan Asus dan juga berasal dari Semarang.
Semarang, nih...
Sedangkan dari kota-kota lainnya di luar Jawa, ada kota dari Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan kota yang lupa kami sebutkan karena kelupaan. Namun sebagian besar, wajah-wajah bloger yang tergabung memang sudah sangat familiar buat kami di dunia perblogeran tanah air.
Bila kamu mengenal salah satu dari wajah-wajah mereka yang kami tempel di sini, tolong sebutkan lewat kotak komentar di bawah ini.
Foto cover (paling atas): Twitter/@Travelerien
*Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin, mengingat masa komunitas krusial ada diangka 3 tahun. Dan bagi kami, komunitas yang bisa melewati 1 tahun setelah dibentuk, itu bisa dikatakan awet kebersamaannya. Ya, kami sangat berharap.
Kota Semarang seolah tidak pernah kehabisan akal untuk menghadirkan tren kuliner baru. Setelah menjamurnya kedai kopi kekinian dan tempat nongkrong berkonsep industrial , belakangan kami mengamati hadirnya sebuah fenomena baru yang unik: pertemuan antara konsep burjo/pancong modern dengan rumah makan Padang spesifik dalam satu lokasi yang sama. Model kolaborasi dual-brand ini setidaknya sudah mulai memanjakan mata kita di beberapa titik strategis Semarang Bawah. Sebut saja kehadiran Parjo (Pancong & Burjo) x Padangju di kawasan Jalan Jolotundo, hingga Borjuis yang bersanding dengan Padang Jingglang (Spesial Jeroan) di koridor Jalan Kapten Piere Tendean. Melihat pola yang seragam ini, kami menangkap bahwa ini bukan lagi sekadar kebetulan, melainkan sebuah formula strategi bisnis yang sengaja dirancang untuk merespons dinamika pasar kuliner lokal. Formula "Satu Atap" dan Efisiensi Operasional Mengapa dua lini kuliner yang karakternya tampak berseberangan ini disatukan ...
Kami tidak menyangka hape 5G pertama yang digunakan adalah Motorola Moto G45 5G. Penantian beberapa tahun rasanya terbayar lunas meski unit yang kami pinang ini bukan barang baru, melainkan second. Intip bagaimana kami mendapatkannya dari awal. Setelah pencarian panjang dan sempat menimbang-nimbang itel P55 5G sebagai opsi HP 5G paling ramah kantong, alur cerita perburuan ini rupanya mengambil belokan yang tak terduga. Rencana memboyong unit gres akhirnya batal, dan takdir justru membawa kami menjelajahi lapak Facebook Marketplace. Dinamika Facebook Marketplace dan Opsi Tak Terduga Awalnya, kami tidak langsung mengincar Moto G45. Kami sempat terhubung dengan seorang penjual di Facebook Marketplace untuk unit merek lain. Namun, karena harganya masih di atas 2 juta rupiah dan melampaui batas anggaran, kami memutuskan untuk mundur secara halus. Menariknya, saat kami mengabarkan batal, si penjual malah menawarkan opsi lain yang tak kalah menggoda: Motorola Moto G45 5G. Tak mau asal ambil k...
Tepat pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, memenuhi undangan kolaborasi konten membawa kami untuk pertama kalinya bertandang langsung ke Pagi Sore Kota Lama Semarang di Jl. Empu Tantular No. 27. Menariknya, sebelum benar-benar masuk ke dalam menikmati hidangan, ada satu hal di area luar yang langsung mencuri perhatian dan patut diulas: area parkir . Bagi yang sering mondar-mandir di kawasan Kota Lama, urusan parkir kendaraan roda empat maupun roda dua sering kali menjadi hal yang cukup memikirkan kepala. Namun, siapa sangka kalau Pagi Sore Kota Lama ini ternyata menyimpan area halaman parkir belakang yang sangat luas. Fasilitas Parkir Luas dengan Sistem Otomatis Begitu mengarahkan kendaraan ke bagian belakang pada sore itu, kami langsung disambut dengan area parkir yang tertata rapi. Tidak hanya luas, sistem pengamanannya pun sudah menggunakan palang pintu otomatis ( barrier gate ) layaknya di area komersial modern atau pusat perbelanjaan. Keberadaan lahan parkir yang lega ini tentu menja...
Bagi sebagian besar pengamat dunia maya atau pegiat media lokal, musim pameran otomotif skala nasional di daerah selalu membawa euforia tersendiri. Deretan mobil listrik terbaru, panggung megah, hingga gemerlap peluncuran produk baru seolah menjadi magnet tahunan. Namun, di balik kemegahan pameran yang dihelat di gedung-gedung megah seperti Muladi Dome, ada realitas lain yang sering luput dari pandangan: benturan antara birokrasi korporat dengan napas ekosistem kreator independen. Baru-baru ini, email masuk membawa pengingat tahunan itu—pendaftaran ID Media GIIAS Semarang 2026 telah dibuka. Dan seperti dugaan, persyaratannya tetap berdiri kokoh sebagai tembok pemisah yang tidak ramah bagi penulis blog mandiri. Tembok Birokrasi Bernama "Susunan Redaksi" Membaca kembali lembar persyaratan registrasinya terasa seperti deja vu dari tahun-tahun sebelumnya. Ketika sebuah ajang pameran otomotif nasional mensyaratkan pelampiran masthead atau susunan redaksi formal, otomatis format ...
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...
Comments
Post a Comment