Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Review Library Cafe John Dijkstra

Satu lagi tempat nongkrong yang hadir buat kamu yang ingin berkunjung ke Kawasan Kota Lama Semarang. Memadukan konsep perpustakaan, tempat ini bisa kamu gunakan untuk belajar atau berkumpul bersama teman-temanmu.

Bertempat di jalan Taman Srigunting No.10, sebelah gedung Spigel, Libray Cafe John Dijstra bisa kamu temukan di sana. Tempat ini buka pertama kali pada bulan desember 2016. Agak telat mengabarkannya kepada kamu memang, tapi setidaknya kamu sudah tahu sekarang.

Siapa John Dijstra?

Lewat tempat ini, Library Cafe, kamu akan berkenalan dengan nama John Dijstra. Jujur, dotsemarang pun juga baru tahu kemarin, pas kebenaran mengunjungi tempat ini.

Mengutip dari situs suaramerdeka.com (22/12/2016), John Dijstra adalah seorang romo asal Belanda. “Dia aslinya akan diangkat sebagai mandor pabrik gula di Jawa Tengah. Namun karena dia tidak mau menjadi mandor, akhirnya lebih memilih di bidang pelayanan gereja dan kebudayaan,” kata Totok Mujiarto, Penasehat John Dijkstra Institute.

Gedung ini semula adalah rumah pelayanan sosial di tahun 60-70-an milik John Dijsktra. “Dia meninggal dunia di Semarang ini tahun 2003. Karena bersifat pelayanan sosial, rumah atau gedung ini bisa digunakan untuk berkumpul siapa saja. Tidak memandang suku, agama, ras.”

Berada di lantai 2

Untuk sampai ruangan utama, kamu harus naik tangga yang ada di pintu masuk sebelah kanan. Karena kalau kamu masuk pintu utama, ruangan lantai satu hanya digunakan buat tempat makan. Sedangkan ruangan Library Cafe berada di lantai 2.




Menu Library Cafe John Dijkstra

Menu spesial di sini adalah Kopi John Dijkstra, yaitu kopi yang dipadukan dengan rempah-rempah. Namun menu-menu lainnya sama seperti tempat nongkrong pada umumnya.

Kamu bisa pesan makanan ringan juga di sini sambil menghabiskan waktu. Soal harga, di sini lumayan bersahabat dengan isi dompet mahasiswa.


Buat acara di sini juga bisa

dotsemarang saat berkunjung memang dalam rangka acara Akademi Berbagi Semarang yang sedang mengadakan kelas di sini. Jadi, tempat ini sangat terbuka untuk berbagai kegiatan yang sifatnya positif. Sebelum menggunakannya, jangan lupa izin beberapa hari terlebih dahulu, ya.


...

Diantara beberapa tempat nongkrong yang ada di kawasan Kota Lama, Library Cafe John Dijkstra sangat berbeda dengan yang lain. Ini dikarenakan konsep perpustakaan yang digunakan.

Untuk fasilitas semacam Wifi, tentu sekarang tak perlu ditanya lagi. Di sini sudah tersedia dan tinggal kamu tanyakan saja password dan usernamenya.


Foto dari Facebook di atas dibuat dengan format 360. Jadi kalau kamu klik foto di atas, kamu bisa lihat secara keseluruhan isi ruangan tempat ini. Untuk informasi lainnya, kamu bisa kepon akun Instagramnya yang ada di bawah setelah tulisan ini.  

Alamat Library Cafe John Dijkstra
Jalan Taman Srigunting No.10 Kawasan Kota Lama Semarang
Instagram : dijkstra.cafe

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Agenda Jateng Fair 2018

Fitur Pro TikTok, Pengguna Bisa Tingkatkan Kualitas Konten

🚲 Mengayuh Pedal ke Pasar Ambyar Nusantara di Hotel Horison Nindya Semarang

📰 Menelusuri Jejak Tinta di Pecinan Semarang: Dari Rumah PoHan hingga Gang Pinggir (Bagian 1)

🚗 Strategi Mal 23 Semarang Menjual "Debu Proyek" Lewat Komunitas Otomotif