Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Sering Berinteraksi Dengan Masyarakat Lewat Twitter, Gubernur Jawa Tengah Mendapatkan Penghargaan dari MURI


Ini jadi contoh positif bagaimana seorang pemimpin memanfaatkan Media Sosial seperti Twitter dengan sangat baik, kemudian mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).  Penghargaan ini diberikan karena?

Dilansir dari laman detikcom (27/1/2017), Penghargaan berjudul 'Gubernur Pertama yang Berinteraksi dengan Masyarakat Melalui Twitter' diberikan karena Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, cukup sering memanfaatkan Twitter untuk berkomunikasi dengan warganya.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh pendiri MURI, Jaya Suprana, dalam rangkaian acara peresmian galeri MURI di Kawasan Industri Jamu Jago, Semarang, dan ulang tahun MURI ke-27.

"Andaikata ada, biasanya cuma pura-pura berkomunikasi, cuma didengar, tapi tidak dipedulikan," Jaya Suprana, Jumat (27/1/2017).

Ia juga sempat bercanda bahwa pesaing Ganjar dalam hal ini adalah Presiden Amerika Donald Trump. Tapi, menurut Jaya, Ganjar tetap menang karena bukan presiden, melainkan gubernur.

"Anda tetap menang, karena Donald Trump presiden, anda gubernur," ujar Jaya sebelum menyerahkan piagam penghargaan.

Sementara itu, Ganjar menjelaskan Twitter merupakan alat untuk menjangkau warganya di 35 kabupaten/kota. Ia menyebutnya 'blusukan virtual' karena, untuk menjangkau semua daerah dengan blusukan dalam wujud nyata, butuh waktu banyak.

"Saya ingin menjangkau 35 kabupaten/kota, kalau blusukannya riil, keblusuk beneran saya. Maka saya berpikiran blusukan virtual, untuk merasakan denyut pikiran di masyarakat, ternyata benar disampaikan," kata Ganjar.

Akun Twitter Gubernur Ganjar, yaitu @ganjarpranowo, memang dipegang sendiri oleh si pemilik nama. Kini ia memiliki 889.594 pengikut dan Ganjar mengikuti 2.832 akun Twitter. Dalam timeline Twitter Ganjar memang terlihat ia menjawab pertanyaan warga.

"Mudah-mudahan memotivasi orang untuk berprestasi," ujarnya.

...

Menurut dotsemarang, ini adalah kabar baik bagi perkembangan media sosial saat ini di Indonesia. Meski kita tahu, media sosial saat ini banyak penyebar berita hoax yang cukup meresahkan. 

Informasi ini diharapkan dapat memotivasi kamu untuk menggunakan media sosial secara bijak. Para pemimpin saja bisa menggunakan media sosial, masa kamu kalah dan sering galau di socmed.

Original link klik di sini.
Gambar ilustrasi saat acara deklarasi masyarakat Indonesia Anti Hoax di Semarang

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?