📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026
Setelah kami nantikan sejak Oktober 2025, akhirnya bioskop Semarang ke-14 ini resmi beroperasi. Pembukaannya dilakukan bersamaan dengan momen soft opening Mal 23 Semarang pada tanggal 23 Mei 2026 kemarin. Rasanya sudah tidak sabar ingin segera masuk dan merasakan langsung bagaimana atmosfer menonton film di dalam studionya.
Pada hari kedua soft opening mal, atau tepatnya Minggu siang (24/5), kami memutuskan untuk melihat langsung bagaimana suasana pusat perbelanjaan baru yang berada di ujung kawasan POJ City Marina ini.
Ada banyak hal menarik sebenarnya yang ingin kami ceritakan mengenai mal bayside pertama di Jawa Tengah ini. Namun, halaman ini akan kami fokuskan terlebih dahulu pada kehadiran bioskopnya. Kehadiran 23 Semarang XXI ini sekaligus menorehkan catatan sebagai bioskop jaringan XXI ke-11 yang beroperasi di Kota Semarang. Jika ditambahkan dengan Cinepolis dan NSC Mangkang, maka total kini ada 14 bioskop yang tersebar di Kota ATLAS.
Awalnya kami pikir saat tiba di Mal 23 Semarang, kami bisa langsung mengintip ke dalam bioskopnya. Kami penasaran ingin melihat bagaimana penataan interiornya, mulai dari lobby, tempat duduk tunggu, toilet, hingga area kafenya. Jika suasananya terasa menarik, kami bahkan tidak ragu untuk langsung membeli tiket saat itu juga.
Sayangnya, harapan tersebut belum terwujud. Pintu kaca bioskop ternyata masih tertutup rapat ketika kami tiba di lokasi. Saat itu waktu menunjukkan sudah lewat jam 10 pagi. Apakah kami datang terlalu pagi?
Sepertinya memang begitu. Berdasarkan informasi resmi, jam operasional 23 Semarang XXI ini dijadwalkan mulai dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB. Jadi bagi pengunjung yang datang tepat jam 11 siang seperti kami, pintu masuk baru saja dibuka dan para staf biasanya masih melakukan persiapan teknis sebelum pemutaran film pertama yang umumnya dimulai sekitar pukul 12.00 WIB.
Meskipun belum sempat mencoba menonton langsung karena faktor jam operasional tersebut, fasad depan bioskop yang terletak di Lantai 3 ini terlihat sangat modern dan estetik. Menariknya lagi, tepat di sebelah logo utama, terpampang jelas tulisan "The Premiere". Ini menjadi sinyal konfirmasi bahwa 23 Semarang XXI juga menyiapkan studio kelas premium bagi penonton yang menginginkan kenyamanan ekstra dengan fasilitas mewah.
Bicara soal harga tiket masuk (HTM), bioskop 23 Semarang XXI ternyata menawarkan tarif yang terbilang sangat ramah di kantong untuk ukuran mal baru yang megah. Berdasarkan pantauan kami pada umbul-umbul promo yang bertebaran di sepanjang jalan akses utama menuju kawasan POJ City, kisaran harga tiketnya sangat bersahabat.
Untuk kelas Teater Deluxe (Reguler) selama masa pembukaan di bulan Mei 2026 ini, tarif HTM yang dipatok adalah sebagai berikut:
Senin - Kamis: Rp30.000
Jumat: Rp35.000
Sabtu, Minggu / Hari Libur: Rp40.000
Sebuah strategi harga yang sangat menarik dan kompetitif, membuat alternatif hiburan di kawasan pesisir Semarang ini tetap terjangkau oleh berbagai kalangan.
Mengenai kapasitas layar, 23 Semarang XXI mengonfirmasi kepemilikan total 4 studio. Jumlah tersebut terbagi menjadi 3 Studio Reguler (Deluxe) dan 1 Studio The Premiere.
| Gambar dari @adelinegabriella, postingan aslinya klik di sini |
Hal yang paling mencuri perhatian kami justru datang dari jagat maya. Melalui unggahan salah satu pengguna Threads dengan akun @adelinegabriella pada tanggal 26 Mei kemarin, kami mendapatkan gambaran visual yang sangat menarik mengenai konsep arsitektur bagian dalam studionya, khususnya di Studio 1.
Jika mayoritas XXI modern di Kota Semarang menerapkan desain pintu masuk studio yang berada di bagian depan-samping (di samping layar bawah), maka XXI Mal 23 ini membawa penyegaran interior modern yang justru memicu rasa nostalgia.
Saat masuk melewati lorong pintu, penonton diarahkan berjalan melalui jalur yang menurun. Begitu pintu studio dibuka, posisi penonton langsung berada di bagian belakang-tengah atau barisan kursi paling atas. Pandangan mata akan langsung menghadap secara simetris ke arah layar di bawah, dibelah oleh tangga tengah yang megah menuju ke baris depan.
Desain layout seperti ini langsung menuai pujian dari para pencinta sinema lokal. Konsep arsitektur ini dinilai sangat latecomer-friendly alias ramah bagi penonton yang terlambat masuk studio. Penonton yang telat tidak perlu lagi merasa khawatir atau canggung karena harus memotong sorotan layar atau mengganggu pandangan penonton lain yang sudah duduk. Mereka bisa langsung menyelinap mencari barisan kursi dari arah belakang dengan tenang.
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, banyak pengguna Threads yang langsung menyamakan sensasi arsitektur simetris ini dengan tata letak bioskop-bioskop legendaris zaman dulu. Sebut saja seperti memori pada kejayaan bioskop JM 21, Delta Surabaya, hingga Empire XXI di Bandung Indah Plaza.
Meski pengalaman menontonnya belum kami rasakan sendiri secara langsung, setidaknya kami kini memiliki gambaran besar kelak jika momentum menonton itu datang.
| Gambar dari @adelinegabriella, postingan aslinya klik di sini |
Selain mencermati sisi harga tiket dan estetika arsitektur bioskop, kami juga tidak melewatkan catatan mengenai film Indonesia apa saja yang mendapatkan kehormatan meresmikan layar baru di XXI Mal 23 ini.
Melalui pantauan akun informasi perfilman yang kami kelola di X @Kofindo, saat bioskop ini resmi dibuka pada tanggal 23 Mei kemarin, film Indonesia pertama yang diputar adalah Gudang Merica dan Semua Akan Baik-baik Saja. Sebuah fakta historis lokal yang cukup menarik untuk dicatat dalam perkembangan sinema di Semarang.
Selamat atas pembukaan resmi 23 Semarang XXI! Semoga kehadiran bioskop ke-11 dari jaringan Cinema XXI ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dan mampu memperluas jangkauan distribusi film-film berkualitas yang dirilis di Kota Semarang. Harapan besarnya tentu agar tidak ada lagi judul film bagus yang terlewatkan alias tidak kebagian jatah tayang di kota ini—meskipun kami sendiri terkadang masih menyimpan sedikit rasa pesimis untuk hal itu.
Catatan selanjutnya mengenai ulasan lengkap pengalaman menonton secara mendalam akan kami bagikan secara khusus melalui blog komunitas film kami di laman bioskopsemarang.blogspot.com. Hanya tinggal masalah waktu saja, entah kapan kira-kira kesempatan gowes sore kami berikutnya bisa langsung berlanjut dengan agenda mencicipi kenyamanan menonton di dalam studio baru ini.
Artikel terkait :
Comments
Post a Comment