Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Film Comic 8 : Casino Kings
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga. Film lanjutan Comic 8 ini tayang secara nasional tanggal 15 Juli 2015. Meski begitu, film ini sudah dilaunching duluan di Jakarta. Sayang tidak di kota Semarang lebih dulu :) Berikut review singkatnya.
Tidak mengherankan jika film Comic 8 akan mendapatkan jumlah penonton yang besar di hari pertamanya. Kekuatan pasar yang saat ini dikuasai remaja membawa mereka merajai jumlah penonton dan diprediksi bisa mendapatkan satu juta penonton asal dapat bertahan hingga 1 bulan. Semua orang akan berharap untuk itu.
Sebelum menonton film ini diketahui dulu, bahwa film ini akan bersambung (Part 1). Jadi pastikan bahwa nonton film ini jangan berharap lebih.
Di Semarang, film ini dibuka di dua teater. Animonya sangat tinggi bila melihat antrian yang menunggu sebelum bioskop dibuka. Mulai dari anak-anak dan orang tuanya, remaja hingga dewasa. Keren deh.
.
Kekuatan efek
.
Dengan durasi 102 menit, kurang dari 2 jam, film besutan sutradara Anggi Umbara ini memang harus diacungi jempol. Pasar penonton di Semarang benar-benar tersihir untuk memenuhi kuota tempat duduk di bioskop Semarang. Bukan hanya Cinema XXI (Mall Ciputra) tapi juga di Bioskop E-Plaza.
.
Seperti biasa kekuatan efek pemain film ini yang sebagian besar adalah Comic Stand Up menjadi daya tarik tersendiri. Kali ini mereka berkolaborasi dengan banyak pemain senior yang begitu populer di jamannya. Seperti Barry Prima, George Rudy, Lidya Kandau, Willy Dozan dan lainnya.
Efek lainnya adalah tentang visualisasi yang biasa ditampilin dari film sebelumnya. Sangat wah, keren dan sepertinya penonton mudah menerima bila melihat kilas balik film Comic 8 sebelumnya.
Kekuatan cerita??
Jangan harap deh mendapatkan alur cerita menarik disini. Alur ceritanya diputar-putar mulu. Kebiasaan yang juga sudah dilakukan film sebelumnya. Dan paling nyebelin adalah film ini bersambung hingga februari 2016 (bener nggak sih). Kan ini part 1.
Namun jangan lupa siapa yang menjadi pemainnya. Dijamin ngakak abis deh melihat polah tikah mereka yang tiada henti membuat penonton sangat berisik alias tertawa.
.
Detail
.
Pada bagian pertama ini, ceritanya lebih besar. Bisa dilihat dari jumlah pemainnya yang bertambah. Para Comic diberi misi untuk mencari tahu dimana keberadaan The Kings yang identik dengan Casino.
Mereka bukan lagi berhadapan dengan polisi, tapi dunia judi yang berisi sarang mafia, jagoan dan buaya yang super raksasa. Mengapa ada buaya ini dihadirkan? Karena begitulah awal ceritanya yang pada akhirnya benang merahnya nyambung setelah mereka kembali kena pencucian otak seperti film sebelumnya.
...
Sambutan luar biasa film ini di Semarang seperti full tempat duduk dan dua bioskop adalah indikasi film ini sangat menarik dan menghibur. Apalagi libur lebaran, pasti tambah rame deh.
Selain masih dihuni nama-nama comic sebelumnya, kali ini mereka ditemani banyak comic lain, plus para pemain senior dan yang sedang naik daun seperti Yayan Ruhian.
Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2016, kota Semarang identik dengan acara 'dugderan'. Acara ini menurut saya dibagi dalam 3 bentuk event seperti pasar dugderan, karnaval budaya dan karnaval anak-anak - remaja. Lalu, bagaimana dengan timeline? Yang dibahas di halaman ini adalah 'karnaval budaya Dugderan' yang berlangsung di Balaikota. Kemudian karnaval ini berjalan menuju Masjid Agung Semarang dan berhenti di Masjid Agung Jawa Tengah. Memantau hashtag #Dugderan2016 Acara karnaval budaya dugderan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2016 di Balaikota mulai siang hari. Tahun ini, saya memutuskan tidak mengikuti acara seperti tahun-tahun sebelumnya dengan datang secara langsung. Saya mengikuti perkembangan acara lewat timeline dengan hashtag. Salah satu akun yang menginfokan perkembangan acara di sana adalah akun @VisitJawaTengah seperti berikut ini. Semangat Siang. Yuk, bersiap dengan kemeriahan #Dugderan2016 ? Nantikan #LiveTweet nya dari Balaikota S...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Kehadiran Parjo (Pancong & Burjo) yang berkolaborasi dengan Padangju di Jalan Jolotundo sejak akhir Juni kemarin jelas bukan sekadar menambah daftar tempat nongkrong baru. Bagi kami yang gemar mengamati dinamika urban dan bisnis kuliner lokal di Kota Semarang, ekspansi brand besar dari Semarang Atas ini menjadi pemantik peta persaingan baru yang semakin sengit di kawasan sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Jolotundo beberapa tahun terakhir memang sedang seksi-seksinya bersolek menjadi hub kuliner baru. Sebelum Parjo datang membawa hiruk-pikuk meja biliar dan operasional 24 jamnya, koridor jalan ini sudah lebih dulu dihidupkan oleh beberapa kedai kopi lokal. Dua di antaranya yang cukup mencolok dan sempat kami ulas adalah Kopi Maju 57 dan Bale Kompi —kedai kopi baru yang baru saja kami tulis pada bulan Mei 2025 lalu. Pertanyaannya, bagaimana kehadiran raksasa baru dari Tembalang ini memengaruhi ekosistem tempat ngopi yang sudah mapan di sekitarnya? Guncangan Efek FOMO Jangk...
Smartphone merek asal Tiongkok ini sebenarnya tidak pernah masuk dalam rencana kami saat berniat memiliki ponsel 5G pertama. Namun karena satu dan lain hal, kami akhirnya tergoda untuk melakukan sedikit "perjudian." Apa yang sebenarnya membuat kami mendadak tertarik dengan itel P55 5G ini? Cerita bermula saat keberuntungan kami mendadak luntur di pertengahan tahun. Smartphone utama yang kami gunakan sehari-hari performa baterainya drop total. Bahkan, saking parahnya, bagian layarnya sampai terangkat (melendung). Padahal semenjak mempensiunkan ASUS Zenfone 5, kami sangat mengandalkan perangkat ini—yang kebetulan didapat dari kebaikan rekan-rekan komunitas bola kami (istilahnya, kami dipinjamkan perangkat untuk operasional). Karena perangkat yang kami gunakan, termasuk tablet, bukanlah barang baru, masalah umur memang tidak bisa bohong. Sadar bahwa menunggu perangkat ini benar-benar mati total akan memicu masalah besar bagi produktivitas blog, kami memutuskan untuk mempercepat ...
Bagi sebagian besar orang, laptop tipis dan ringan sering kali diidentikkan dengan barang ringkih yang harus diperlakukan super hati-hati. Tapi, pemandangan berbeda justru tersaji di acara ASUS Media Gathering Semarang kemarin. Pihak ASUS Indonesia langsung mematahkan stigma tersebut lewat sebuah eksperimen ekstrem yang sukses membuat para blogger dan jurnalis di ruangan menahan napas. Targetnya adalah ASUS ExpertBook Ultra , sebuah laptop bisnis premium yang tebalnya cuma sekitar 1 sentimeter dengan bobot di bawah 1 kilogram. Di atas meja, laptop dalam kondisi tertutup ini mulai ditumpuk lempengan besi barbel. Tidak main-main, angkanya merangkak naik dari 10 kg, 30 kg, 50 kg, hingga menyentuh angka 100 kilogram! Ruangan sempat riuh, bahkan ada celetukan miris karena khawatir bodi laptopnya akan langsung melengkung atau layarnya retak menjadi serpihan. Namun, momen magis terjadi saat barbel diturunkan satu per satu dan laptop perlahan dibuka. Clack! Layar laptop langsung menyala nor...
Comments
Post a Comment