Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Hampir Sebulan, Film Indonesia Berpuasa


Tanggal 15 Juli 2015 dipastikan seluruh bioskop Indonesia akan banyak menayangkan film-film Indonesia. Momen mendekati hari raya adalah salah satu alasan film Indonesia kembali hadir setelah hampir satu bulan berpuasa.

Seperti mengambil istilah wanita yang sedang bosan menunggu, sebel juga *uh! Begitulah melihat perjalanan film Indonesia sebelum tanggal 15 juli yang memutuskan tidak ambil bagian kala film Hollywood merajai seluruh bioskop tanah air.

Minat penonton benar-benar teralihkan dengan kehadiran beragam film Hollywood yang memang sudah dinanti kehadirannya. Yah, anggapan mana ada yang mau mati konyol sangat benar disematkan saat itu.

Mau tidak mau, kita harus memaklumi bahwa timing yang tepat tetap menjadi pioritas dan mempersilahkan film luar beraksi terlebih dahulu. Film Indonesia tidak lagi melihat tujuan seperti apa yang disuguhkan atau diterima, tetapi lebih tidak berharap film-film mereka turun hanya dalam kurun waktu 3 hari.

Ada untungnya buat saya sih sebenarnya bila tidak menonton film Indonesia kala itu. Selain menghemat waktu, juga menghemat pengeluaran untuk menyaksikan film Indonesia yang saat ini harganya sekitar 30 ribu hari biasa dan weekend bisa mencapai 50 ribu rupiah.

Mungkin bisa saya katakan bahwa sebelum tanggal 15 Juli adalah waktu yang paling buruk buat dunia perfilman Indonesia tahun 2015 ini.

Artikel terkait :


...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat