📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026
Awal Juni kemarin, lini masa media sosial mendadak riuh. Isinya seragam: potongan video pendek para kreator yang sedang membolak-balik, menekuk, bahkan mencopot keyboard sebuah laptop misterius. Usut punya usut, keriuhan itu bersumber dari ribuan kilometer di seberang sana, tepatnya dari ajang Computex 2026 yang berlangsung pada 2–5 Juni 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center (TaiNEX), Taiwan.
Memantau kemeriahan festival teknologi terbesar di Asia lewat layar kaca ternyata tidak mengurangi rasa takjub. Apalagi begitu melihat megahnya booth Republic of Gamers (ROG) yang tahun ini merayakan hari jadinya yang ke-20 dengan instalasi raksasa bertuliskan "20th Anniversary". Di bawah pilar utama mereka—Innovate, Perform, Dominate—perhatian kami langsung tertambat pada satu perangkat monster yang menjadi bintang pameran: ASUS ROG Zephyrus Duo (2026) GX651.
Sebenarnya, jika ditelusuri mundur lewat cuitan akun X resmi seperti ROG Japan, tanda-tanda kehadiran laptop ini sudah terendus sejak awal Januari 2026 di ajang CES Las Vegas sebagai sebuah pamer konsep. Namun, di panggung Computex 2026 kemarinlah wujud finalnya benar-benar dipamerkan secara masif ke publik sebelum akhirnya langsung diboyong resmi ke pasar Indonesia.
Jujur saja, jika bicara soal laptop dua layar, ingatan kami langsung melompat ke seri Zenbook DUO yang lebih kasual. Konsep dua layar vertikal berukuran sama besar dengan keyboard magnetik nirkabel yang bisa dilepas-pasang itu terasa sangat pas untuk produktivitas harian.
![]() |
| Gambar by x @ASUSROGJP |
Nah, apa yang dipamerkan di Taipei kemarin seperti melihat formula sukses Zenbook DUO yang ditarik masuk ke dalam lab rahasia Republic of Gamers, lalu disuntik ramuan monster.
Kalau pada generasi pendahulunya Zephyrus Duo identik dengan layar sekunder kecil memanjang (ScreenPad Plus) yang posisinya mepet di atas keyboard, versi 2026 ini melakukan "hijrah" total. Ia mengadopsi konsep dual screen penuh dengan dua layar OLED 16 inci beresolusi 3K yang identik!
Berkat keyboard magnetiknya yang bisa dicopot sepenuhnya dari bodi utama, laptop ini mendadak punya fleksibilitas gila. Mau dipakai rebahan dengan mode Dual Screen setara monitor 21 inci lebih? Bisa. Mau diputar vertikal seperti buku terbuka (Book Mode) untuk memanjakan mata saat melihat timeline panjang atau baris kode program? Sangat bisa. Begitu keyboard-nya ditempelkan kembali, ia otomatis terisi daya secara nirkabel. Sederhana tapi genius.
Tentu, karena ini trah tertinggi ROG, ASUS tidak main-main di sektor jeroan untuk menyambut era Agentic AI komputasi lokal. Di balik kedua layar indahnya, laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 (Arsitektur Panther Lake), serta kartu grafis kasta tertinggi NVIDIA GeForce RTX 5090 berarsitektur Blackwell.
Secara fisik, kami harus realistis melihat wujudnya. Laptop ini tidak akan seringkih atau setipis Zenbook biasa. Menampung komponen sebuas itu tentu membutuhkan bodi bagian bawah yang lebih tebal, kokoh, dan sistem pendingin khusus agar suhunya tetap terjaga saat dipakai kerja rodi atau bermain game "rata kanan". Tapi di situlah letak seninya: ia adalah sebuah mesin performa ekstrem yang dibungkus dalam fleksibilitas masa depan.
Di Indonesia, laptop ultra-premium ini dibanderol dengan harga yang cukup membuat napas berdesir: Rp129.799.000. Angka yang jelas akan memicu perdebatan panjang jika kita memandangnya dari sudut pandang fungsionalitas harian bagi kaum mending.
Namun, sepulang dari keriuhan Computex 2026 di Taipei—meski kami hanya menikmatinya lewat guliran layar media sosial—kami memilih untuk melihat perangkat ini dengan cara lain. Di ulang tahun ROG yang ke-20 ini, ROG Zephyrus Duo GX651 bukan sekadar barang jualan massal untuk semua orang. Ia adalah sebuah masterpiece, sebuah pernyataan keras dari ASUS bahwa batas antara performa gaming monster dan produktivitas tanpa batas kini benar-benar bisa melebur dengan sangat elegan.
Bagaimana dengan Anda, sempat berpapasan juga dengan laptop layar ganda ini di lini masa media sosial Anda kemarin?
Referensi & Sumber Bacaan:
Spesifikasi & Harga Resmi: Laman Resmi ASUS ROG Indonesia
Liputan Langsung Computex 2026: Jagat Review / Kompas Tekno
Impresi Awal & Lini Masa Global: Akun Resmi @ASUSROG / ROG Japan (X & Threads)
Artikel terkait:
Comments
Post a Comment