Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

💻 Mengintip ASUS ROG Zephyrus Duo (2026) GX651: Ketika Formula Zenbook DUO Disuntik Ramuan Monster

Awal Juni kemarin, lini masa media sosial mendadak riuh. Isinya seragam: potongan video pendek para kreator yang sedang membolak-balik, menekuk, bahkan mencopot keyboard sebuah laptop misterius. Usut punya usut, keriuhan itu bersumber dari ribuan kilometer di seberang sana, tepatnya dari ajang Computex 2026 yang berlangsung pada 2–5 Juni 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center (TaiNEX), Taiwan.

Memantau kemeriahan festival teknologi terbesar di Asia lewat layar kaca ternyata tidak mengurangi rasa takjub. Apalagi begitu melihat megahnya booth Republic of Gamers (ROG) yang tahun ini merayakan hari jadinya yang ke-20 dengan instalasi raksasa bertuliskan "20th Anniversary". Di bawah pilar utama mereka—Innovate, Perform, Dominate—perhatian kami langsung tertambat pada satu perangkat monster yang menjadi bintang pameran: ASUS ROG Zephyrus Duo (2026) GX651.

Sebenarnya, jika ditelusuri mundur lewat cuitan akun X resmi seperti ROG Japan, tanda-tanda kehadiran laptop ini sudah terendus sejak awal Januari 2026 di ajang CES Las Vegas sebagai sebuah pamer konsep. Namun, di panggung Computex 2026 kemarinlah wujud finalnya benar-benar dipamerkan secara masif ke publik sebelum akhirnya langsung diboyong resmi ke pasar Indonesia.

Ketika Formula Zenbook DUO Disuntik Ramuan Monster

Jujur saja, jika bicara soal laptop dua layar, ingatan kami langsung melompat ke seri Zenbook DUO yang lebih kasual. Konsep dua layar vertikal berukuran sama besar dengan keyboard magnetik nirkabel yang bisa dilepas-pasang itu terasa sangat pas untuk produktivitas harian.

Gambar by x @ASUSROGJP

Nah, apa yang dipamerkan di Taipei kemarin seperti melihat formula sukses Zenbook DUO yang ditarik masuk ke dalam lab rahasia Republic of Gamers, lalu disuntik ramuan monster.

Kalau pada generasi pendahulunya Zephyrus Duo identik dengan layar sekunder kecil memanjang (ScreenPad Plus) yang posisinya mepet di atas keyboard, versi 2026 ini melakukan "hijrah" total. Ia mengadopsi konsep dual screen penuh dengan dua layar OLED 16 inci beresolusi 3K yang identik!

Berkat keyboard magnetiknya yang bisa dicopot sepenuhnya dari bodi utama, laptop ini mendadak punya fleksibilitas gila. Mau dipakai rebahan dengan mode Dual Screen setara monitor 21 inci lebih? Bisa. Mau diputar vertikal seperti buku terbuka (Book Mode) untuk memanjakan mata saat melihat timeline panjang atau baris kode program? Sangat bisa. Begitu keyboard-nya ditempelkan kembali, ia otomatis terisi daya secara nirkabel. Sederhana tapi genius.

Spesifikasi "Rata Kanan" yang Realistis

Tentu, karena ini trah tertinggi ROG, ASUS tidak main-main di sektor jeroan untuk menyambut era Agentic AI komputasi lokal. Di balik kedua layar indahnya, laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 (Arsitektur Panther Lake), serta kartu grafis kasta tertinggi NVIDIA GeForce RTX 5090 berarsitektur Blackwell.

Secara fisik, kami harus realistis melihat wujudnya. Laptop ini tidak akan seringkih atau setipis Zenbook biasa. Menampung komponen sebuas itu tentu membutuhkan bodi bagian bawah yang lebih tebal, kokoh, dan sistem pendingin khusus agar suhunya tetap terjaga saat dipakai kerja rodi atau bermain game "rata kanan". Tapi di situlah letak seninya: ia adalah sebuah mesin performa ekstrem yang dibungkus dalam fleksibilitas masa depan.

Menghargai Sebuah Mahakarya Inovasi

Di Indonesia, laptop ultra-premium ini dibanderol dengan harga yang cukup membuat napas berdesir: Rp129.799.000. Angka yang jelas akan memicu perdebatan panjang jika kita memandangnya dari sudut pandang fungsionalitas harian bagi kaum mending.

Namun, sepulang dari keriuhan Computex 2026 di Taipei—meski kami hanya menikmatinya lewat guliran layar media sosial—kami memilih untuk melihat perangkat ini dengan cara lain. Di ulang tahun ROG yang ke-20 ini, ROG Zephyrus Duo GX651 bukan sekadar barang jualan massal untuk semua orang. Ia adalah sebuah masterpiece, sebuah pernyataan keras dari ASUS bahwa batas antara performa gaming monster dan produktivitas tanpa batas kini benar-benar bisa melebur dengan sangat elegan.

Bagaimana dengan Anda, sempat berpapasan juga dengan laptop layar ganda ini di lini masa media sosial Anda kemarin?

Referensi & Sumber Bacaan:

  • Spesifikasi & Harga Resmi: Laman Resmi ASUS ROG Indonesia

  • Liputan Langsung Computex 2026: Jagat Review / Kompas Tekno

  • Impresi Awal & Lini Masa Global: Akun Resmi @ASUSROG / ROG Japan (X & Threads)

Artikel terkait:

Comments

Popular posts from this blog

🛕 Pura Agung Giri Natha Semarang: Oase Religi Tradisi Bali di Atas Bukit Gajahmungkur

🚌 Plot Twist Trans Semarang di Uptown Mall: Bertahun-tahun Salah Halte, Ternyata Pulangnya Lewat Sini!

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

🎬 Menengok LOFF 2026 dari Luar Pagar: Menanti Pintu Sinema Semarang Benar-benar Terbuka ke Layar Lebar

🦈 Selamat Tinggal Bitly, Saatnya Kembali ke Jalan Ninja URL Asli