Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Kresem Art Street – Semarang yang Hidup di Malam Kota Lama

Bayangin jalanan Kota Lama yang biasanya cuma dipenuhi turis selfie tiba-tiba berubah jadi panggung riuh penuh kreativitas! Kresem Art Street perdana, Sabtu, 17 Mei 2025, bikin kawasan bersejarah ini hidup dengan cara yang beda. 

Malam Minggu itu, jalan utama Kota Lama ditutup total – no motor, no mobil, cuma lautan orang yang antusias, entah yang sengaja datang buat acara atau cuma iseng jalan-jalan sambil nyari foto Instagramable.

Kami nggak mau ketinggalan dong, apalagi Kota Lama malam itu kayak magnet! Selain Kresem Art Street, ada dua acara kece lainnya, Tilas Seni Semarang dan Craftopia Heritage, yang bikin suasana makin meriah. 

Bayangin, mural-mural keren bermunculan di dinding bangunan kolonial, musik mengalun, tarian memukau, plus aroma lumpia dan tahu gimbal ngeliatin dari stan kuliner. Semarang banget, kan?

Ngulik Nama “Kresem”

Penasaran sama nama “Kresem”? Awalnya kami kira ini nama buah kersen yang manis itu, tapi ternyata bukan! Dari website resminya, kresem.id, Kresem adalah singkatan dari Kreator Semarang, sebuah ruang kolaborasi buat para pelaku seni dan kreatif di kota ini. 

Bukan cuma komunitas, tapi wadah buat seniman, musisi, desainer, sampai pengrajin buat tumbuh bareng. Keren, ya? Jadi, Kresem Art Street ini kayak panggung raksasa buat mereka unjuk gigi.

Apa yang Bikin Kresem Art Street Spesial?

Acara ini dijadwalkan mulai jam 16.00 WIB, tapi kami baru nyampe pas malam udah mulai kelap-kelip lampu Kota Lama. Depan Gereja Blenduk, jalanan mendadak ramai. 

Ada Gema Nusantara Pelajar Orkestra yang bikin suasana megah, Sanggar Tari Sobokarti yang memukau dengan gerakan lincah, plus Fashion Show yang nampilin Batik Semarang dengan motif khas yang bikin bangga. 

Belum lagi penampilan dari KDS, Kawista, Tandawa Ratri, Kencono Papat, sampai Halmahera Music – semua bikin penonton nggak bisa diam di tempat!

Yang bikin kami takjub, nggak cuma seni panggungnya. Dinding-dinding tua Kota Lama berubah jadi kanvas raksasa penuh mural dan grafiti. Ada yang gambar cerita sejarah Semarang, ada juga yang nyanyi soal isu sosial – pokoknya bikin mata nggak bisa kedip! 

Drama Hujan di Pesta Rakyat

Sayangnya, pas suasana lagi panas-panasnya, gerimis datang nyanyi. Awalnya sih cuma rintik-rintik, penyelenggara masih santai. Tapi begitu hujan deres, penonton mulai lari cari teduhan, dan pesta rakyatnya sempat pause. 


Untungnya, panitia cerdas! Mereka nggak batalin acara, cuma pindah ke spot yang lebih terlindung. Namanya juga acara outdoor di Kota Lama, harus siap sama drama cuaca, kan? Kudos buat panitia yang stay cool!

Kota Lama yang Makin Hidup

Kresem Art Street bukan cuma soal seni, tapi juga soal ngidupin lagi semangat ekonomi kreatif Semarang. Kota Lama, dengan gedung-gedung kolonialnya yang iconic, memang tempat sempurna buat acara kayak gini. 

Dari poster di Instagram (@kreator_Semarang), kami lihat ada dukungan dari EKRAF, Pemkot Semarang, sampe Jenderal Ahmad Yani Airport – bikin kami yakin acara ini nggak bakal cuma sekali jalan. Pasti bakal ada lagi edisi-edisi berikutnya yang lebih meriah!

Tips buat Sobat dotsemarang

Mau ke Kresem Art Street berikutnya? Catet nih:

  • Datang Awal: Mulai jam 4 sore biar puas lihat mural dan nikmatin suasana sebelum ramai.
  • Pakaian: Nyaman aja, tapi bawa jaket tipis buat jaga-jaga kalau malam dingin atau hujan.
  • Kamera Siap: Mural dan pertunjukan di Kota Lama ini Instagramable banget!
  • Jajan Lokal: Jangan lupa cicipi lumpia atau tahu gimbal di stan kuliner.
  • Eksplor Sekitar: Mampir ke Semarang Contemporary Art Gallery atau Lawang Sewu buat lengkapin petualanganmu.

Kresem Art Street bikin kami jatuh cinta lagi sama Kota Lama. Acara ini bukan cuma soal seni, tapi juga soal kebersamaan dan kebanggaan jadi warga Semarang. Jadi, Sobat, kapan nih kita ketemu di acara Kresem berikutnya? Share pengalamanmu di kolom komentar atau tag kami di @dotsemarang ya!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

📩 Balas DM Threads di Komputer, Apakah Bisa? Pengalaman Kami Menggunakan Chromebook

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape

Agenda Jateng Fair 2018

🚴 Car Free Day Simpang Lima Semarang Kembali Berdenyut: Persentase Keramaian Masih di Bawah 40 Persen?