Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Kresem Art Street – Semarang yang Hidup di Malam Kota Lama

Bayangin jalanan Kota Lama yang biasanya cuma dipenuhi turis selfie tiba-tiba berubah jadi panggung riuh penuh kreativitas! Kresem Art Street perdana, Sabtu, 17 Mei 2025, bikin kawasan bersejarah ini hidup dengan cara yang beda. 

Malam Minggu itu, jalan utama Kota Lama ditutup total – no motor, no mobil, cuma lautan orang yang antusias, entah yang sengaja datang buat acara atau cuma iseng jalan-jalan sambil nyari foto Instagramable.

Kami nggak mau ketinggalan dong, apalagi Kota Lama malam itu kayak magnet! Selain Kresem Art Street, ada dua acara kece lainnya, Tilas Seni Semarang dan Craftopia Heritage, yang bikin suasana makin meriah. 

Bayangin, mural-mural keren bermunculan di dinding bangunan kolonial, musik mengalun, tarian memukau, plus aroma lumpia dan tahu gimbal ngeliatin dari stan kuliner. Semarang banget, kan?

Ngulik Nama “Kresem”

Penasaran sama nama “Kresem”? Awalnya kami kira ini nama buah kersen yang manis itu, tapi ternyata bukan! Dari website resminya, kresem.id, Kresem adalah singkatan dari Kreator Semarang, sebuah ruang kolaborasi buat para pelaku seni dan kreatif di kota ini. 

Bukan cuma komunitas, tapi wadah buat seniman, musisi, desainer, sampai pengrajin buat tumbuh bareng. Keren, ya? Jadi, Kresem Art Street ini kayak panggung raksasa buat mereka unjuk gigi.

Apa yang Bikin Kresem Art Street Spesial?

Acara ini dijadwalkan mulai jam 16.00 WIB, tapi kami baru nyampe pas malam udah mulai kelap-kelip lampu Kota Lama. Depan Gereja Blenduk, jalanan mendadak ramai. 

Ada Gema Nusantara Pelajar Orkestra yang bikin suasana megah, Sanggar Tari Sobokarti yang memukau dengan gerakan lincah, plus Fashion Show yang nampilin Batik Semarang dengan motif khas yang bikin bangga. 

Belum lagi penampilan dari KDS, Kawista, Tandawa Ratri, Kencono Papat, sampai Halmahera Music – semua bikin penonton nggak bisa diam di tempat!

Yang bikin kami takjub, nggak cuma seni panggungnya. Dinding-dinding tua Kota Lama berubah jadi kanvas raksasa penuh mural dan grafiti. Ada yang gambar cerita sejarah Semarang, ada juga yang nyanyi soal isu sosial – pokoknya bikin mata nggak bisa kedip! 

Drama Hujan di Pesta Rakyat

Sayangnya, pas suasana lagi panas-panasnya, gerimis datang nyanyi. Awalnya sih cuma rintik-rintik, penyelenggara masih santai. Tapi begitu hujan deres, penonton mulai lari cari teduhan, dan pesta rakyatnya sempat pause. 


Untungnya, panitia cerdas! Mereka nggak batalin acara, cuma pindah ke spot yang lebih terlindung. Namanya juga acara outdoor di Kota Lama, harus siap sama drama cuaca, kan? Kudos buat panitia yang stay cool!

Kota Lama yang Makin Hidup

Kresem Art Street bukan cuma soal seni, tapi juga soal ngidupin lagi semangat ekonomi kreatif Semarang. Kota Lama, dengan gedung-gedung kolonialnya yang iconic, memang tempat sempurna buat acara kayak gini. 

Dari poster di Instagram (@kreator_Semarang), kami lihat ada dukungan dari EKRAF, Pemkot Semarang, sampe Jenderal Ahmad Yani Airport – bikin kami yakin acara ini nggak bakal cuma sekali jalan. Pasti bakal ada lagi edisi-edisi berikutnya yang lebih meriah!

Tips buat Sobat dotsemarang

Mau ke Kresem Art Street berikutnya? Catet nih:

  • Datang Awal: Mulai jam 4 sore biar puas lihat mural dan nikmatin suasana sebelum ramai.
  • Pakaian: Nyaman aja, tapi bawa jaket tipis buat jaga-jaga kalau malam dingin atau hujan.
  • Kamera Siap: Mural dan pertunjukan di Kota Lama ini Instagramable banget!
  • Jajan Lokal: Jangan lupa cicipi lumpia atau tahu gimbal di stan kuliner.
  • Eksplor Sekitar: Mampir ke Semarang Contemporary Art Gallery atau Lawang Sewu buat lengkapin petualanganmu.

Kresem Art Street bikin kami jatuh cinta lagi sama Kota Lama. Acara ini bukan cuma soal seni, tapi juga soal kebersamaan dan kebanggaan jadi warga Semarang. Jadi, Sobat, kapan nih kita ketemu di acara Kresem berikutnya? Share pengalamanmu di kolom komentar atau tag kami di @dotsemarang ya!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?