Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Festival Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh 2025: Semarang Rayakan Toleransi

Pada Sabtu, 26 April 2025, Kota Semarang kembali meriah dengan Festival Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh 2025, sebuah perayaan keberagaman yang memukau ribuan warga. Bertema "Keberagaman sebagai Perekat Persatuan dan Kesatuan Guna Mendukung Program Ayo Wisata ke Semarang", acara ini memperingati Hari Raya Nyepi, HUT Kota Semarang ke-478, serta mempromosikan toleransi dan wisata budaya. Bagi keluarga yang mencari pengalaman wisata, festival ini wajib masuk daftar!

Rute dan Suasana Pawai

Pawai dimulai pukul 15.15 WIB dari Balai Kota Semarang, melintasi Jalan Pandanaran, dan berakhir di Lapangan Pancasila, Simpang Lima. Ribuan warga memadati rute, meski hujan sempat mengguyur sesaat setelah pawai dimulai. Untungnya, hujan cepat reda, dan semangat peserta tak pudar. 

Sekitar 850 orang dari berbagai komunitas berpartisipasi, termasuk umat Hindu, Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Konghucu, dan Penghayat Kepercayaan, serta perwakilan dari ISI Yogyakarta dan Bali.

Atraksi Memukau

Pawai menampilkan tiga ogoh-ogoh, patung simbolik yang menggambarkan Bhuta Kala (sifat negatif manusia), namun di Semarang bersifat inklusif dan budaya. Ada pula Warak Ngendog oleh Peradah Semarang, barongsai dari komunitas Tionghoa, dan iringan musik baleganjur. Acara ditutup dengan sendratari Legenda Selat Bali yang memukau di Simpang Lima.

Makna Festival

Festival ini menunjukkan harmoni antarumat beragama dan mendukung program Ayo Wisata ke Semarang. Digelar sejak 2010 (meski terhenti selama pandemi), acara ini memperkuat Semarang sebagai kota toleran. Meski ada kendala anggaran, antusiasme warga tetap tinggi, membuktikan dukungan terhadap budaya dan kerukunan.

Baca Lebih Lanjut

Penasaran dengan cerita di balik layar, seperti interaksi seru dengan peserta pawai atau tips menikmati festival tahun depan? Dukung kami di Trakteer untuk membaca artikel lengkapnya DI SINI, termasuk foto eksklusif dan panduan wisata Semarang! Donasi Anda membantu kami terus berbagi cerita budaya lokal.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

⚡ SPKLU Ultra Fast Charging 120kW Hadir di Bank Jateng Cabang Utama Semarang

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda