Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Pasar Apung Semarang, Destinasi Wisata Baru?

Ada-ada saja ide kreatif Pemkot Semarang yang membuat suasana Kota semakin ramai. Akhirnya kami bisa melihat langsung bagaimana Pasar Apung yang diadaptasi dari Kalimantan ini di kawasan Banjir Kanal Barat. Sudah diresmikan dari minggu lalu, seperti apa suasananya?

Minggu pagi (21/8), kami sengaja mampir ke Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang. Meninggalkan keramaian suasana Car Free Day yang sudah rutin berjalan tiap minggu. 

Sempat salah tempat

Terlalu percaya diri, ternyata tempat yang kami singgahi bukan lokasi utama Pasar Apung Semarang. Kami malah datang ke sekitaran Pleret. Padahal lokasi pasar apung berada di Taman Bridge Fountain Semarang.

Terpaksa mutar lagi dan beberapa saat, sudah terlihat beberapa orang menegok ke lokasi saat kami melewati jembatan. Yah, seperti di atas ini suasana keramaiannya. 

Destinasi wisata baru?

Meski ini sudah minggu kedua digelar, Pasar Apung Semarang sepertinya bakal menjadi tempat wisata baru yang akan dikembangkan Pemkot Semarang menurut kami.

Selama bulan Agustus, kamu bisa coba datang ke sini tiap minggu pagi. Jamnya sama seperti CFD, yaitu dari jam 6 pagi sampai jam 9 menjelang siang.

Pakai rompi

Bila membaca referensi media, penjual di pasar apung sebagian adalah pelaku UMKM. Sedangkan buat masyarakat yang ingin membeli, tidak dipungut biaya. Cukup menaruh kartu tanda pengenal kepada panitia di meja saat mendaftar. Kemudian akan diberi kartu nantinya.

Semua orang yang terlibat di sungat, diwajibkan mengenai rompi. Panitia sudah menyediakan cukup banyak di dekat meja registasi.


...

Kami datang ke sini, sementara waktu hanya ingin melihat suasananya saja. Mau belanja demi mencoba sensasi rasanya belum bisa. Jangan ditanya tentang isi dompet.

Suasana lainnya bisa terlihat bagaimana antusias masyarakat. Panitia bahkan menyediakan hiburan dengan menghadirkan para pemusik. Saat kami di sana, beberapa ibu-ibu tampak semangat bernyanyi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli