Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Pasar Apung Semarang, Destinasi Wisata Baru?

Ada-ada saja ide kreatif Pemkot Semarang yang membuat suasana Kota semakin ramai. Akhirnya kami bisa melihat langsung bagaimana Pasar Apung yang diadaptasi dari Kalimantan ini di kawasan Banjir Kanal Barat. Sudah diresmikan dari minggu lalu, seperti apa suasananya?

Minggu pagi (21/8), kami sengaja mampir ke Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang. Meninggalkan keramaian suasana Car Free Day yang sudah rutin berjalan tiap minggu. 

Sempat salah tempat

Terlalu percaya diri, ternyata tempat yang kami singgahi bukan lokasi utama Pasar Apung Semarang. Kami malah datang ke sekitaran Pleret. Padahal lokasi pasar apung berada di Taman Bridge Fountain Semarang.

Terpaksa mutar lagi dan beberapa saat, sudah terlihat beberapa orang menegok ke lokasi saat kami melewati jembatan. Yah, seperti di atas ini suasana keramaiannya. 

Destinasi wisata baru?

Meski ini sudah minggu kedua digelar, Pasar Apung Semarang sepertinya bakal menjadi tempat wisata baru yang akan dikembangkan Pemkot Semarang menurut kami.

Selama bulan Agustus, kamu bisa coba datang ke sini tiap minggu pagi. Jamnya sama seperti CFD, yaitu dari jam 6 pagi sampai jam 9 menjelang siang.

Pakai rompi

Bila membaca referensi media, penjual di pasar apung sebagian adalah pelaku UMKM. Sedangkan buat masyarakat yang ingin membeli, tidak dipungut biaya. Cukup menaruh kartu tanda pengenal kepada panitia di meja saat mendaftar. Kemudian akan diberi kartu nantinya.

Semua orang yang terlibat di sungat, diwajibkan mengenai rompi. Panitia sudah menyediakan cukup banyak di dekat meja registasi.


...

Kami datang ke sini, sementara waktu hanya ingin melihat suasananya saja. Mau belanja demi mencoba sensasi rasanya belum bisa. Jangan ditanya tentang isi dompet.

Suasana lainnya bisa terlihat bagaimana antusias masyarakat. Panitia bahkan menyediakan hiburan dengan menghadirkan para pemusik. Saat kami di sana, beberapa ibu-ibu tampak semangat bernyanyi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?