Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Menuju Festival Kota Lama Bulan September 2022, Panitia Gelar Wayang On The Street

Sepertinya acara yang kami tonton ini sudah kedua kalinya. Sebelumnya, gelaran yang sama dilaksanakan pada bulan Maret. Sekarang, dilakukan di bulan April. Momen puasa dan ternyata antusiasnya sangat baik, khususnya penonton yang menyaksikan.

Jumat malam (8/4), setelah kegiatan buka bersama di Masjid Pekojan bareng komunitas budaya Kota Semarang, kami tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. Kami sepakat melihat gelaran Wayang Orang yang tampil di panggung terbuka Oudetrap Theater Kota Lama Semarang.

Festival Kota Lama 2022

Tahun ini (2022), Festival Kota Lama direncanakan akan digelar dari tanggal 15-25 September (info dari poster acara). Masih ada waktu setengah tahun lagi tentunya. Waktu yang cukup panjang dan panitia sepertinya kali ini mempersiapkannya dengan sangat mateng.

Bila melihat aktivitas promosi ini, Wayang Orang bakal jadi salah satu kesenian yang akan turut ditampilkan. Kerja sama dengan Ngesti Pandowo sepertinya akan terus berlanjut hingga hari H acara.

Strategi yang menarik tentunya dan kami harap bakal ada kejutan untuk Festival Kota Lama yang tahun ini sudah berjalan 12 tahun. 

Ngesti Pandowo

Ini cara baru dan kami menyukainya. Pertunjukkan yang biasanya dilakukan di dalam ruangan, kali ini ditaruh di ruang terbuka yang memang didesain sebagai panggung.

Saat kami menyaksikan, antusias orang-orang luar biasa. Mereka lebih dekat dan membuat semangat. Tanpa sadar, kita kembali melihat bagaimana kesenian yang di era sekarang semakin jarang terlihat.

Sebagai salah satu ikon budaya di Kota Semarang, Wayang Orang Ngesti Pandomo sudah seharusnya lebih dekat dengan masyarakat.

Edisi kedua ini, cerita yang diangkat adalah Gathutkaca Nostalgia dalam senja (Tibute to BP. Edi Darmono).

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

Event Cosplay di Kota Semarang