Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Kota Semarang Sudah Menerapkan Parkir Elektronik, Bisa Bayar Lewat Aplikasi E-wallet

Meski sudah dikenalin sejak bulan Februari kemarin, mungkin buat yang belum tahu atau di luar Kota Semarang, informasi ini masih menarik menurut kami. Ibu Kota Jawa Tengah terus bergerak maju untuk penerapan teknologi.

Di Instagram, kami sudah lebih dulu membagikan informasi ini di sana. Tepatnya tanggal 12 Februari. Lama ya baru diposting di blog sekarang.

Pembayaran elektronik

Awal-awal kehadiran parkir elektronik ini kami lihat di jalan MT. Haryono arah ke Bubakan. Terlihat di pinggir jalan ada tiang-tiang dengan info seperti gambar yang ada di halaman ini.

Gambar screenshot

Di dalam pengumumannya, pembayaran bisa dilakukan dengan banyak aplikasi pembayaran online atau e-wallet semacam Gopay, OVO, dan sebagainya. 

Bisa juga lewat aplikasi bank-bank online yang tentunya sudah mendukung pembayaran lewat QRIS. Lalu, gimana cara bayarnya?

Bila melihat gambar screenshoot dari website radarsemarang, petugas parkir pakaian tertentu akan mendatangi pemilik kendaraan dan mengeluarkan perangkat elektronik (seperti smartphone).

Saat itu, seperti pembayaran online pada umumnya, pemilik kendaraan akan memindai atau scan barcode yang ada dengan ponsel pintar pemilik.

Sebagian ruas jalan

Ruas jalan yang diterapkan pada awal kehadiran pembayaran parkir elektronik ini adalah 

  • Jalan KH Agus Salim mulai simpang Pekojan hingga Bubakan
  • Jalan KH Wahid Hasyim mulai simpang Kauman hingga simpang Beteng
  • Jalan Pekojan mulai simpang Pekojan hingga Jalan Inspeksi.

Entah, bagaimana dengan sekarang. Apakah sudah nambah lagi atau masih di daftar di atas saja, mengingat masih dilakukan tahap uji coba selama 3 bulan. 

Strategi 

Tentu ini adalah sebuah inovasi yang menarik. Dengan kehadiran parkir elektronik, Pemkot Semarang bisa mendapatkan pemasukan yang lebih terperinci. Seperti yang ditulis di website solopos.com pada tanggal 24 Maret 2022 di bawah ini. 

Dari sisi pendapatan yang masuk ke Pemkot Semarang, Joko mengaku peningkatan pendapatan dari parkir semenjak diterapkannya parkir elektronik memang meningkat cukup pesat. Sebut saja kawasan Jalan MT Haryono atau Mataram, peningkatan pemasukan yang diterima lebih dari 100%. Terlebih lagi dengan menggunakan sistem elektronik seperti ini maka pemantauan secara langsung bisa dilakukan oleh perbankan, bahkan kebocoran pun bisa turut ditekan.

Kira-kira, inovasi apalagi yang dihadirkan Pemerintah Kota Semarang?

Artikel terkait :

Comments