Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Iftar Picnic, Tema Paket Buka Puasa Hotel Grand Candi Semarang yang Dibandrol 150 Ribu

Kata iftar diambil dari bahasa Arab yang artinya berbuka puasa. Sedangkan picnic, tidak perlu ditanyakan lagi. Dengan 150 ribu per-orang, kita dapat merasakan berbagai hidangan banyak negara dalam satu ruangan, yakni Hotel Grand Candi.

Masih dengan tema yang sama seperti tahun lalu, kami kembali hadir di hotel yang terletak di jalan Sisingamangaraja hari kedua puasa, Senin sore (4/4). Senang bisa diundang kembali.

Promo

Karena temanya masih sama, yang beda hanya daftar menunya, pihak hotel memanfaatkan puasa kali ini lebih agresif. Apalagi status level PPKM Kota Semarang yang semakin memudahkan masyarakat dan pemilik bisnis.

Geser gambarnya untuk melihat yang lain

Untuk minggu pertama saja, pihak hotel memberikan potongan langsung sebesar Rp20.000. Itu artinya kita hanya membayar Rp130.000 per-orangnya.

Lanjut minggu kedua sampai keempat, ada promo pesan 10 gratis 1. Sasarannya jelas, orang-orang yang lebih banyak datang untuk berbuka puasa. Mungkin kamu ingin sekalian reuni atau lama tidak bertemu.

Hidangan

Tidak semua hidangan kami santap. Puasa hanya selalu membuat perasaan seperti fatamorgana sebelum berbuka. Setelah buka, harapan mau makan ini dan itu langsung hampa.

Keunggulan hotel bintang lima adalah ruangannya yang luas. Kafe flamboyan namanya dan masih sama, membuat tempat-tempat hidangan tahun lalu terlihat sama.

Mengutip dari caption Instagram hotel, Kita bisa menikmati berbagai macam hidangan khas Nusantara, Western, Arabian, Oriental, Korean, Mediterranian, sampai dengan Mexican yang tersaji dalam menu All You Can Eat yang berganti setiap harinya. 😃

Daerah tengah, masih jadi tempat yang memanjakan mata dengan banyaknya menu makanan kecil atau takjil. Dari kurma, serabi, roti, buah dan masih banyak lagi.

Live cooking selalu menarik perhatian yang kali ini datang dengan bahan daging dan juga martabak India. Hmm..sayang sekali kami tidak mencobanya kali ini.

Nanti kami update gambarnya, tapi kalau penasaran ada di instagram (atas)

Masih deretan yang sama, ada soto Padang. Ini pertama kalinya kami tahu ada hidangan ini. Sebelahnya lagi ada gorengan dan buah-buah yang baik untuk pencernaan.

Es krim yang tahun lalu kami santap, ternyata masih ada dan tempatnya masih sama. Dekat pintu masuk.  Detail semua menu bisa dilihat di highlights atau sorotan stories Instagram @grandcandismg.

...

Yang membuat nyaman di sini adalah tempat mengambil makanan dan meja makan terpisah karena luas. Dan tenang, yang lupa bawa powerbank, di sini banyak colokan ternyata. 

Oh ya, sebelum masuk atau setelah keluar dari kafe, coba lihat mobil bulat yang bentuknya unik. Videonya ada di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?