Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Hari Media Sosial 2021, Kehilangan Jati Diri ?

Akhirnya sebagian pengguna yang kami kenal mulai kehilangan jati diri, khususnya di media sosial semacam Twitter. Mereka sudah tidak peduli dan bahkan, sengaja melepaskan branding diri demi yang namanya kebebasan atau bahasanya 'bisa sambat'.

Bila tahun lalu kami melihat Twitter yang semakin personal, maka tahun ini kami mengangkat sisi akibatnya semakin personal. Rasanya kami sudah biasa sekarang melihat akun dengan foto profil yang berbeda dari image yang selama ini sudah dibangun. Termasuk akun-akun penggemar idol.

Melepaskan branding

Sebuah percakapan beberapa bulan lalu begitu ramai. Akun yang kami kenal dengan branding profesi mendadak diserang pengguna karena informasi yang dibagikan buat sebagian pengguna kurang berkenan.

Tak berapa lama, si pemilik akun mengubah image/branding dirinya tak lagi berbicara (tweet) atas nama profesinya. Murni pendapat pribadi. Padahal sebelumnya, si pemilik sudah berusaha mengklarifikasi akun pribadi berbeda dengan profesi.

Itu adalah salah satu saja bagaimana media sosial sekarang begitu riuhnya. Yang selama ini mungkin diam atau sekedar melihat, malah tertarik arus dan tergerus.

Mereka (sebagian) sudah tidak peduli dengan apa yang dibagikan selama itu dapat melepaskan pikiran untuk menghibur atau sekedar hiburan.

Dengan mengubah semua image/branding yang dulunya melekat, rasa aman tanpa dikontrol pengguna lain adalah jalan yang mereka ambil sekarang.

Selamat bermedia sosial

Bukan hanya mereka (sebagian), kami pun terkadang tergoda. Namun saat hampir mencoba, kami diingatkan kembali tentang siapa kami yang sudah membangun image dari dulu. Manusia, wajar melakukan kesalahan. Asal jangan berharap mengejar viral.

Untuk platform lain, kurang lebih sama. Tapi entah kenapa sorotan paling banyak yang kami lihat terdapat di Twitter. Mungkin karena algoritma Twitter berhasil memanipulasi pikiran kami. Entah, bagaimana denganmu?

Selamat bermedia sosial untuk kita semua. Mengatakan bijak membagikan posting rasanya sudah sering terdengar. Namun yang tetap untuk diingatkan, khususunya tahun 2021 ini di era yang semakin riuh, yaitu tetaplah bertanggung jawab.

Apapun yang dibagikan oleh akunmu adalah pikiranmu. Jadi jangan sampai melarikan diri dengan membawa berbagai alasan. Jangan ragu untuk meminta maaf, yang penting saling menghormati.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT