Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Hari Media Sosial 2021, Kehilangan Jati Diri ?

Akhirnya sebagian pengguna yang kami kenal mulai kehilangan jati diri, khususnya di media sosial semacam Twitter. Mereka sudah tidak peduli dan bahkan, sengaja melepaskan branding diri demi yang namanya kebebasan atau bahasanya 'bisa sambat'.

Bila tahun lalu kami melihat Twitter yang semakin personal, maka tahun ini kami mengangkat sisi akibatnya semakin personal. Rasanya kami sudah biasa sekarang melihat akun dengan foto profil yang berbeda dari image yang selama ini sudah dibangun. Termasuk akun-akun penggemar idol.

Melepaskan branding

Sebuah percakapan beberapa bulan lalu begitu ramai. Akun yang kami kenal dengan branding profesi mendadak diserang pengguna karena informasi yang dibagikan buat sebagian pengguna kurang berkenan.

Tak berapa lama, si pemilik akun mengubah image/branding dirinya tak lagi berbicara (tweet) atas nama profesinya. Murni pendapat pribadi. Padahal sebelumnya, si pemilik sudah berusaha mengklarifikasi akun pribadi berbeda dengan profesi.

Itu adalah salah satu saja bagaimana media sosial sekarang begitu riuhnya. Yang selama ini mungkin diam atau sekedar melihat, malah tertarik arus dan tergerus.

Mereka (sebagian) sudah tidak peduli dengan apa yang dibagikan selama itu dapat melepaskan pikiran untuk menghibur atau sekedar hiburan.

Dengan mengubah semua image/branding yang dulunya melekat, rasa aman tanpa dikontrol pengguna lain adalah jalan yang mereka ambil sekarang.

Selamat bermedia sosial

Bukan hanya mereka (sebagian), kami pun terkadang tergoda. Namun saat hampir mencoba, kami diingatkan kembali tentang siapa kami yang sudah membangun image dari dulu. Manusia, wajar melakukan kesalahan. Asal jangan berharap mengejar viral.

Untuk platform lain, kurang lebih sama. Tapi entah kenapa sorotan paling banyak yang kami lihat terdapat di Twitter. Mungkin karena algoritma Twitter berhasil memanipulasi pikiran kami. Entah, bagaimana denganmu?

Selamat bermedia sosial untuk kita semua. Mengatakan bijak membagikan posting rasanya sudah sering terdengar. Namun yang tetap untuk diingatkan, khususunya tahun 2021 ini di era yang semakin riuh, yaitu tetaplah bertanggung jawab.

Apapun yang dibagikan oleh akunmu adalah pikiranmu. Jadi jangan sampai melarikan diri dengan membawa berbagai alasan. Jangan ragu untuk meminta maaf, yang penting saling menghormati.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📖 Catatan dari Luar Pagar Grand Opening Gramedia Jalma Semarang: Mewah, tapi…

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

🚗 Wajah Baru Eks Gedung GO Majapahit: Pengalaman Pertama Servis Mobil Tanpa Drama di QuikFix & New Prodi Ban Semarang

⚽ Cerita Senyap Nonton Piala Dunia 2026 Lewat Platform Alternatif Snack Video

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren