Langsung ke konten utama

Tidak Ada Logo Akun Kota Semarang di Acara Ini (April)


Salah satu acara yang menyita perhatian dotsemarang awal bulan ini adalah Pameran Buku. Bukan saja karena gencarnya promosi lewat spanduk di jalan-jalan, tapi juga karena tidak ada logo akun kota buat acara tersebut.

Sebagai raja di jagat media sosial, akun-akun twitter kota Semarang selalu menghiasi acara yang ada di kota Semarang. Namun tidak kali ini. Sebut saja akun Wisatasemarang dan Metro, atau EventSMG yang jumlah followersnya diatas 80 ribu.

Dominasi radio 

Bila diperhatiin dengan seksama dari gambar di atas, rupanya akun twitter radio Semarang sangat mendominasi. Beberapa akun official twitter radio Semarang bahkan ada yang followersnya diatas 10 ribu.

Selain kuat juga promosi lewat media sosial, radio tentu punya kelebihan untuk saluran promosi mereka. Radio masih menarik buat sebagian masyarakat, apalagi generasi muda.

Ada juga media mainstream yang tetap hadir, dan berita online yang semakin eksis keberadaannya. Menarik melihat keberadaan media pendukung acara ini.

Sepertinya tidak perlu khawatir

Melihat acara yang didukung kantor Perpustakaan Dan Arsip Kota Semarang, acara ini benar-benar getol mempromosikan diri. Hampir disetiap jalan ada beragam promosi dengan bentuk yang berbeda-beda menghiasi awal bulan ini.

Panitia acara (EO) rasanya sangat percaya diri. Apalagi sasaran pengunjung dengan segmen remaja dan anak-anak yang dapat terlihat dari formasi acara yang mendominasi. Saya pikir mereka tidak perlu khawatir dan tentu acara ini pasti ramai. 

...

Melihat tren ini, dotsemarang bertanya-tanya sendiri mengapa ini bisa tidak seperti biasanya? Apakah akun kota Semarang sudah kurang menarik lagi? Apa karena setiap media resmi yang ada juga menggunakan media sosial lebih baik?

Rasa percaya diri acara ini memang sangat besar. Dominasi promosi spanduk dimana-mana merupakan kunci mereka meski itu berarti banyak mengeluarkan biaya tersendiri.

Bila akun kota saja kurang menarik, bagaimana tren marketing lewat blogger? Semarang masih belum bersahabat dengan blogger beberapa tahun belakangan. Padahal tren mengundang blogger dalam sebuah acara sedang marak tahun ini di kota-kota besar Indonesia.

Mungkinkah, ini lebih soal pengaruh dan jumlah followers yang kurang targeted? Atau karena deal kerjasama yang tidak saling menguntungkan atau ini semacam kurang percaya diri saja.

Catatan menarik buat akun kota Semarang awal April tahun ini terutama soal marketing media sosial. Apakah akan dijawab setelah acara ini usai dengan deal kerjasama berikutnya? Atau tetap diam tanpa memberi logo kebanggaan pada slot sebuah acara?

**Postingan ini dimasukkan dalam label (kategori) CATATAN dan MARKETING. Klik link untuk melihat post lainnya.

Artikel terkait :


...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Februari 2018

Tahun baru Imlek di Semarang kali ini dijadikan momen mengadakan pameran handphone awal tahun 2018. Bila dilihat rentang waktu terakhir pameran diadakan, desember, ini berarti ada jeda 1 bulan kosong yang biasanya awal tahun selalu ada pameran. Ingin ganti hape?

Tuan rumah pameran hape di Semarang kali ini jatuh pada Paragon Mall dan Plasa Simpang Lima Semarang. Tidak ada Java Mall yang identik dengan pameran kali ini. Mungkin tempatnya sedang dipakai pameran lainnya.

Gadget Super Sale by Sinar Mas Selluler (SMS)

Pameran handphone di Paragon Mall digelar dari tanggal 14 Februari - 18 Februari 2018. Sepertinya mengambil momen hari Valentine mengawali pameran ini berlangsung.


Harga Asus Zenfone di Pameran Handphone Semarang Februari 2018
Pameran di Paragon sendiri sudah kami lihat. Saat kami kunjungi hari ini (16/2), mereka berbagi tempat dengan acara dari sebuah Bank yang sedang mengadakan roadshow dengan program menariknya.

Selain berkunjung ke stan ASUS, kami juga mengunjungi stan Nok…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Review The Cannibal Bistro & Bar

Bicara tentang tempat nongkrong di salah satu kawasan Semarang atas, Tembalang, tak ada habisnya. Kawasan yang menjadi pusat mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip ini memang sangat terkenal bagi kami yang tinggal di Semarang.

Generasi millenials yang sedang berkuliah di sana sangat beruntung dengan banyaknya ragam pilihan tempat melepaskan penat setelah belajar di bangku kelas. Bila malas keluar pun, ada layanan pesan antar yang juga bisa dimanfaatkan.

Sabtu kemarin (10/2) kami sedang berkunjung ke salah satu tempat nongkrong yang berada di jalan Mulawarman. Kami sadar bahwa lokasinya terbilang jauh untuk kami yang kebanyakan menghabiskan aktivitas di Semarang bawah.


Namun semua terbayar saat kunjungan pertama kali kami ke sini mendapati pemandangan yang indah, yaitu pematang sawah.

Apakah ini andalan view dari the cannibal? Sepertinya iya, bila membandingkan dengan beberapa tempat nongkrong yang pernah kami kunjungi sebelumnya.

Cannibal? Alasan dibalik nama

Ini bagian dalam sete…

Agenda Semarang Februari 2018

Selamat datang bulan Februari. Bulan yang dianggap sebagian orang bulan penuh cinta ini bertepatan dengan salah satu acara di kota Semarang, Pasar Imlek Semawis. Berikut daftar acara di kota Semarang selama bulan Februari.

Agenda rutin :
[Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan & Pemuda. [Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan.Agenda lainnya :
[1-12 Feb] - Pameran Otomotif Plasa 2018 di atrium Plasa Simpang Lima Semarang.[7-19 Feb] - Pameran Batik & Craft 'Harmoni Batik Indonesia' di Java Mall.[12-14 Feb] - Pasar Imlek Semawis 2018. Detail informasi klik di sini.[14-18 Feb] - Pameran Handphone di Paragon Mall.[15-25 Feb] - Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima Semarang.[1…

Review Film Terjebak Nostalgia

Film Terjebak Nostalgia rilis di bioskop tanggal 1 desember 2016. Membawa durasi waktu sekitar 95 menit, film sutradara Rako Prijanto ini memiliki Raisa sebagai pemeran utamanya yang diduetkan dengan aktor ganteng Chicco Jerikho.
Saya sengaja memutuskan nonton film yang dibintangi Raisa Andriana ketimbang film Cinta Laki-laki Biasa yang sebenarnya saya sudah menandai film ini untuk ditonton. Hadirnya Raisa adalah salah satu faktor utama yang membuat saya tertarik, apalagi ini debutnya di layar lebar. 
Cerita
Selama nonton film ini suasana yang dibangun selalu menyenangkan. Saya pikir ceritanya akan mudah ditebak dengan awal ceritanya yang mirip-mirip film Drama Korea atau India.

Ternyata tidak, film yang mengambil syuting di Jabotabek dan New York ini ternyata penuh teka-teki. Rekan saya, kali ini saya berdua, bahkan sudah menebak ceritanya dan seolah biasa. Tapi buat saya tetap menarik.
Jatuh cinta, tema yang selalu menarik untuk diangkat. Dikemas dengan menarik, Raisa menemukan puja…